Direktur Ide@ Sentil Dinkes Sampang “Jangan Bungkus Luka dengan Data”

- Redaksi

Kamis, 10 Juli 2025 - 09:40 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Direktur Indonesia Analysis Politic and Policy Consulting (Ide@), Samhari, S.Ip,

Sampang, angkatberita.id – Polemik penyebutan Pulau Mandangin sebagai wilayah dengan riwayat kusta dalam forum resmi bersama Menteri Kesehatan RI terus menjadi perhatian.

Meski telah dilakukan klarifikasi oleh Plt Kepala Dinas Kesehatan dan Keluarga Berencana (Dinkes KB) Kabupaten Sampang, sejumlah pihak menilai sikap tersebut belum menyentuh akar persoalan.

Direktur Indonesia Analysis Politic and Policy Consulting (Ide@), Samhari, S.Ip, menyayangkan pernyataan yang disampaikan secara terbuka dengan menyebut nama wilayah secara eksplisit, apalagi dalam konteks penyakit yang selama ini sarat dengan stigma sosial.

“Kita semua sepakat bahwa data penting, tapi menyampaikan data sensitif tanpa mempertimbangkan dampak sosial adalah kelalaian komunikasi, ini bukan soal benar atau salah secara teknis, tapi soal empati terhadap masyarakat yang selama ini berjuang lepas dari label negatif,” tegas Samhari, Kamis (10/7/2025).

Baca Juga :  Stigma Kusta Diurai, Pernyataan dr. Intan Tampar Narasi Dinas Kesehatan Sampang

Menurutnya, klarifikasi yang disampaikan Dinkes cenderung bersifat defensif dan terkesan hanya ingin meluruskan posisi institusi, bukan benar-benar menunjukkan kepekaan terhadap keresahan warga Pulau Mandangin.

“Jangan sampai klarifikasi berubah menjadi upaya pembenaran, yang dibutuhkan masyarakat adalah pengakuan bahwa ada kekeliruan dalam penyampaian, lalu diikuti dengan sikap rendah hati dan komitmen memperbaiki cara berkomunikasi ke depan,” imbuhnya.

Samhari menilai, penyebutan Mandangin dalam forum nasional tanpa pelibatan suara lokal memperlihatkan kurangnya pendekatan partisipatif dalam kebijakan kesehatan publik.

“Pulau Mandangin bukan sekedar titik di peta data penyakit, di sana ada harga diri, sejarah, dan masa depan warga, penyampaian apa pun yang menyentuh aspek ini harus melalui pendekatan yang menghargai martabat masyarakat setempat,” katanya.

Baca Juga :  Penerima Jaspel Dibuat Per Kelompok, Memungkinkan Oknum Pimpinan RSUD Sumenep Rekayasa Jumlah

Ia pun mengajak seluruh pemangku kebijakan di bidang kesehatan untuk lebih memahami bahwa penghapusan stigma tidak cukup hanya dengan menyatakan “niat baik”, tetapi harus diwujudkan lewat cara berkomunikasi yang membangun dan menyembuhkan.

“Kalau pemerintah menginginkan eliminasi stigma, maka langkah pertama adalah berhenti mengulang cara lama yang menyakiti, ubah pendekatan, libatkan warga, dan bicara dengan empati,” tutupnya.

Sebelumnya, Dinkes Sampang menyebut penyampaian data kepada Menkes RI murni berdasarkan dokumen sejarah dan dua kasus aktif di Mandangin yang saat ini sudah tertangani, namun, pernyataan itu justru memicu reaksi warga karena dianggap menghidupkan kembali stigma lama terhadap wilayah mereka.

Berita Terkait

HMI Dorong Evaluasi IPAL 22 Puskesmas di Bangkalan
Abdul Majid, Wartawan Muratara, Raih Top Juara D’Star Dangdut IMTV Competition di Jakarta
Ini Perjalanan Karier Pembalap Internasional M Zidan Keluar Juara Umum Motocross Grasstrack Open 2026 Muratara
Wabup Muratara Buka Ajang Bergensi Tingkat Nasional Super Grasstrack Open 2026 di Sirkuit pratama
Juknis Tunjangan Guru Dirombak, Pencairan Kini Lebih Cepat Mulai April 2026
Dugaan Mark Up Sapi Bantuan Rp7,5 M Mengemuka, Publik Desak Polda Aceh Turun Tangan
Dana Sapi Meugang Rp 7,5 Miliar di Aceh Timur Disorot, APH Didesak Selidiki
Sapi Meugang Rp7,5 Miliar Jadi Sorotan: Nana Thama dan Tim Investigasi AWPI Tegas Minta Aparat Hukum Bongkar Pengadaan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Selasa, 11 Agustus 2026 - 16:38 WIB

HMI Dorong Evaluasi IPAL 22 Puskesmas di Bangkalan

Senin, 20 Juli 2026 - 10:16 WIB

Abdul Majid, Wartawan Muratara, Raih Top Juara D’Star Dangdut IMTV Competition di Jakarta

Minggu, 24 Mei 2026 - 22:17 WIB

Ini Perjalanan Karier Pembalap Internasional M Zidan Keluar Juara Umum Motocross Grasstrack Open 2026 Muratara

Sabtu, 23 Mei 2026 - 19:37 WIB

Wabup Muratara Buka Ajang Bergensi Tingkat Nasional Super Grasstrack Open 2026 di Sirkuit pratama

Rabu, 15 April 2026 - 04:54 WIB

Juknis Tunjangan Guru Dirombak, Pencairan Kini Lebih Cepat Mulai April 2026

Berita Terbaru