SUMENEP||angkatberita – Di tengah kemeriahan Madura Culture Festival (MCF) 2026, pelayanan publik Polresta Sumenep mencuri perhatian. Bupati Sumenep H. Achmad Fauzi Wongsojudo, S.H., M.H., orang nomor satu di Kota Keris, meninjau langsung stand pelayanan yang dibuka hingga malam hari di lokasi MCF, Stadion A. Yani Sumenep jl. Mastasek, Pabian, Kec. Kota Sumenep, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, Sabtu malam hari (29/08/2026).
Dalam peninjauan tersebut, Bupati Fauzi didampingi langsung oleh Kapolresta Sumenep Kombes Pol. Ariek Indra Sentanu, S.H., S.I.K., M.H., dan disambut oleh Kasat Lantas Polresta Sumenep Kompol Eko Aprianto, S.I.K., M.H.
Bupati Sumenep tampak memantau secara detail fasilitas dan kesiapan personel dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat pengunjung festival. Mulai dari Pelayanan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) Malam Hari, hingga Pelayanan Informasi Yanlik Bidang Regident yang meliputi SIM, BPKB, dan STNK.
Tidak hanya pelayanan Regident, Polresta Sumenep juga memanfaatkan momentum MCF 2026 untuk melakukan sosialisasi program unggulan “Halo Kapolresta” dan Call Center 110 sebagai sarana pengaduan dan informasi cepat bagi masyarakat.
Kasat Lantas Polresta Sumenep Kompol Eko Aprianto, menyampaikan bahwa kehadiran stand pelayanan di tengah festival budaya ini merupakan bentuk komitmen Polri untuk mendekatkan diri dan memudahkan masyarakat.
“Sesuai arahan Bapak Kapolresta, kami hadir di MCF 2026 tidak hanya untuk pengamanan, tapi juga memberikan pelayanan. Masyarakat yang siang hari sibuk bekerja, bisa memanfaatkan malam hari sambil menikmati festival untuk membayar PKB, konsultasi SIM, STNK, BPKB, serta mengetahui layanan Halo Kapolresta dan Call Center 110. Alhamdulillah, hal ini mendapat apresiasi langsung dari Bapak Bupati,” ujar Kompol Eko.
Sementara itu, Bupati Sumenep H. Achmad Fauzi Wongsojudo memberikan apresiasi atas inovasi Polresta Sumenep. Menurutnya, langkah ini sangat membantu masyarakat dan selaras dengan semangat MCF 2026 yang menghadirkan pelayanan yang humanis dan merakyat.
“Ini luar biasa. Di tengah pelestarian budaya, pelayanan publik tetap berjalan bahkan sampai malam. Ini bentuk nyata kolaborasi antara Pemerintah Daerah dan Polresta Sumenep dalam memberikan yang terbaik untuk warga Kota Keris,” ungkap Bupati Fauzi.
Madura Culture Fest (MCF) 2026 sendiri kembali digelar sebagai ajang tahunan kebanggaan Kabupaten Sumenep untuk mempromosikan kekayaan budaya Madura. Dengan adanya pelayanan kepolisian di dalamnya, MCF tahun ini tidak hanya menjadi pesta budaya, tetapi juga pesta pelayanan publik.
Polresta Sumenep mengimbau kepada seluruh masyarakat dan pengunjung MCF 2026 untuk memanfaatkan stand pelayanan tersebut selama festival berlangsung, terangnya.

Komentar