Aceh Utara/angkatberita.id — Sebanyak 25 unit hunian sementara (huntara) di Desa Rumoh Rayeuk, Kecamatan Langkahan, Kabupaten Aceh Utara, mengalami kerusakan berat setelah diterjang angin kencang yang disertai hujan lebat pada Selasa, 2 Juni 2026, sekitar pukul 17.30 WIB.
Peristiwa tersebut memaksa puluhan penghuni meninggalkan bangunan yang rusak dan mengungsi ke rumah kerabat maupun tetangga terdekat demi keselamatan.
Menurut keterangan warga, angin datang secara tiba-tiba dengan intensitas yang cukup kuat. Dalam hitungan menit, sejumlah atap bangunan terlepas dan beterbangan, sementara sebagian dinding huntara roboh maupun mengalami keretakan.
“Anginnya sangat kencang dan datang tiba-tiba. Kami kaget melihat atap rumah tetangga sudah terbang terbawa angin. Kami langsung berlari keluar menyelamatkan diri karena takut bangunan roboh menimpa warga,” kata Kepala Desa Rumoh Rayeuk, A’Kthaillah, Selasa malam.
Kerusakan yang terjadi membuat sebagian besar bangunan huntara tidak lagi layak ditempati. Pemerintah desa bersama warga kemudian mengevakuasi para penghuni ke lokasi yang lebih aman.
Huntara tersebut diketahui baru selesai dibangun beberapa bulan lalu sebagai tempat tinggal sementara bagi warga yang terdampak banjir di kawasan itu. Rusaknya bangunan menimbulkan kekhawatiran mengenai ketahanan konstruksi terhadap cuaca ekstrem.
Sejumlah warga menduga kerusakan parah yang terjadi tidak hanya disebabkan oleh kuatnya terpaan angin, tetapi juga karena konstruksi bangunan yang dinilai kurang kokoh.
Pemerintah desa dan pihak kecamatan menyatakan akan segera menyalurkan bantuan darurat berupa kebutuhan pokok serta perlengkapan tidur bagi warga terdampak. Sementara itu, upaya perbaikan maupun pembangunan kembali huntara akan dikoordinasikan dengan Pemerintah Kabupaten Aceh Utara.
Tidak ada laporan korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut. Namun, kerugian material diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.
Warga berharap pemerintah segera mengambil langkah cepat agar para penghuni huntara dapat kembali memperoleh tempat tinggal yang aman dan layak.
(Sumber : Ridwan)

Komentar