Potensi Seni di Bangkalan Terabaikan Pemerintah Dinilai Tutup Mata

- Redaksi

Selasa, 23 September 2025 - 03:08 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bangkalan. angkatberita.id

Dunia seni di Bangkalan kini kian terpinggirkan. Drs. Raden Fajar Iriadi Sosro Adiputro, maestro seni rupa (63 th) sekaligus pendiri sanggar lukis “Madurese” , menyuarakan kegelisahan karena pemerintah daerah dinilai tidak memberi ruang bagi seniman lokal untuk berkembang dan berkreasi.

Dalam keterangannya, seniman senior asli Bama ini alias Bangkalan Madura yang sering disapa Ir menganggap pemerintah setempat seakan tutup mata terhadap potensi besar yang dimiliki oleh para pelaku seni Bangkalan khususnya seni rupa.

Salah satu bukti yang diungkap Ir bahwa putra daerah memiliki potensi dalam dunia seni rupa, ia menyebut pada era tahun 80-an salah satu siswa SD Arosbaya waktu itu bernama Pujihari. Namanya sempat mencuat di kalangan seniman lokal bahkan luar daerah dengan karya lukisnya yang menawan. Sebuah lukisan dengan obyek “Ibu Kartini”, seniman cilik ini sempat membawa harum Bangkalan setelah mendapat penghargaan dari pemerintah India.

Baca Juga :  Wartawan Dianiaya Oknum Aparat di Probolinggo, Bung Taufik Kutuk Keras dan Desak Penegakan Hukum Tegas

Tidak hanya itu, Ir menceritakan kondisi masa lalu, seni lukis juga pernah tampil eksis dalam berbagai agenda resmi pemerintah. Kini, situasi berbanding terbalik, seni rupa seperti hilang dari denyut kehidupan masyarakat.

“Nyatanya saat ini semua kegiatan seni saya jalankan sendiri dan dari dompet pribadi. Sampai kapan seniman harus bertahan sendiri tanpa perhatian pemerintah?” ungkapnya di galeri Paseban alun-alun kota, Minggu malam (21/9).

Lebih lanjut dikatakan, potensi yang dimiliki masyarakat Bangkalan dalam berkesenian sangatlah kaya. Namun titisan dan bakat itu saat ini hanya berlabuh dalam jiwa. Seharusnya darah seni itu terus mengalir dan diapresiasikan dalam wujud nyata.

“Kasian banget kalau potensi itu dibekukan tanpa tersalurkan dalam bentuk karya” tandasnya.

Seniman senior itu juga menyinggung pemerintah setempat tentang kesibukannya dengan kegiatan birokrasinya yang diduga hanya bersifat seremonial semata tanpa memperdulikan denyut jiwa para seniman yang kini perlahan tampak akan mati.

Baca Juga :  Makrub Ubah Haluan, Cabut Laporan Penjambakan Tanpa Tekanan

Ir menegaskan, pemerintah harus segera bergegas dan membuka ruang dengan memberikan perhatian khusus kepada para seniman di Bangkalan.

Sarannya dengan menggelar pameran, festival, dan program pembinaan generasi muda. Kegiatan rutin seperti itu menurutnya dapat mengasah bakat dan membangkitkan jiwa serta mengangkat nama Bangkalan lewat aktifitas seni dan budaya.

“Kalau pemerintah terus abai, dunia kesenian di Bangkalan akan punah, dan kita akan kehilangan jati diri budaya,” tegas pria berjenggot yang kini sudah memutih.

Dengan pertanyaannya yang menggugah, “apakah pemerintah daerah akan tetap abai dengan panggilan sejarah ini, atau bangkit memberi ruang bagi para seniman Bangkalan agar jiwa serta titisan leluhur terus hidup dan mengalir pada darah generasi muda yang akan datang.?”

 

Robin

Berita Terkait

Berlarut-Larut Kasus Sengketa Tanah Dengan PDAM Gresik Ahli Waris Gandeng LBH Brawijaya Majapahit Nusantara Sidoarjo
Ada Apa dengan Laporan Dugaan Kekerasan Seksual Anak di Polres Pelabuhan Belawan? Hampir Tiga Pekan, SP2HP Belum Diterima Pelapor
Temuan Dugaan Tumpang Tindih Proyek HIPPA Desa Nyalabuh Laok Dipersoalkan, GASI Soroti Sikap BBWS Brantas
Rayakan HUT ke-25, Demokrat Muratara Turun ke Desa Gelar Gotong Royong dan Cek Kesehatan Gratis
Bukan Sekedar Dijual, Tanah Aset Pemkab Sampang Diduga Hilangkan Lahan Produktif Warga
“Parah” Proyek HIPPA di Pamekasan Akali Pekerjaan, Saluran Lama Dipoles Seolah Bangunan Baru
Aset Tanah Pemkab Sampang Dijual, DPRD Mengaku Tak Pernah Membahas
80 Tahun Indonesia Merdeka, PUDAM Bangkalan Perkuat Semangat Pelayanan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 21:25 WIB

Berlarut-Larut Kasus Sengketa Tanah Dengan PDAM Gresik Ahli Waris Gandeng LBH Brawijaya Majapahit Nusantara Sidoarjo

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 21:22 WIB

Ada Apa dengan Laporan Dugaan Kekerasan Seksual Anak di Polres Pelabuhan Belawan? Hampir Tiga Pekan, SP2HP Belum Diterima Pelapor

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 12:30 WIB

Temuan Dugaan Tumpang Tindih Proyek HIPPA Desa Nyalabuh Laok Dipersoalkan, GASI Soroti Sikap BBWS Brantas

Jumat, 14 Agustus 2026 - 13:01 WIB

Rayakan HUT ke-25, Demokrat Muratara Turun ke Desa Gelar Gotong Royong dan Cek Kesehatan Gratis

Kamis, 13 Agustus 2026 - 08:49 WIB

Bukan Sekedar Dijual, Tanah Aset Pemkab Sampang Diduga Hilangkan Lahan Produktif Warga

Berita Terbaru