HMI Cabang Bangkalan Desak SKK MIGAS–PHE WMO Tegakkan Komitmen Lingkungan dan Migas Berkeadilan

- Redaksi

Jumat, 26 September 2025 - 14:41 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy


Bangkalan .angkatberita id

Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Bangkalan menggelar audiensi dengan Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK MIGAS) dan Pertamina Hulu Energi West Madura Offshore (PHE WMO). Dalam pertemuan ini, HMI menyoroti dua isu strategis, yakni dampak lingkungan dari aktivitas migas serta komitmen keadilan pengelolaan migas di Madura.

HMI Cabang Bangkalan menegaskan bahwa persoalan lingkungan tidak bisa lagi dipandang sebelah mata. Aktivitas eksplorasi dan produksi migas harus dijalankan dengan prinsip keberlanjutan agar tidak merugikan masyarakat pesisir maupun ekosistem laut. Mereka menekankan bahwa kerusakan lingkungan hanya akan menimbulkan kerugian jangka panjang dan mencederai hak generasi mendatang untuk menikmati sumber daya alam yang bersih dan lestari.

Baca Juga :  Sabung Ayam di Kokop Bangkalan Disorot, Kasatreskrim Perintahkan Pembubaran, Kapolsek Bungkam

Selain itu, HMI juga menyoroti implementasi Participating Interest (PI) 10% yang menjadi hak daerah penghasil migas. Menurut mereka, PI 10% seharusnya menjadi instrumen nyata untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Bangkalan. Namun, hingga kini dampaknya dinilai belum sepenuhnya dirasakan. Transparansi dan keberpihakan dinilai penting agar PI 10% tidak hanya menjadi angka formalitas di atas kertas.

Kresna, Ketua Umum HMI Cabang Bangkalan menegaskan, “Eksploitasi migas ini harus memegang prinsip keadilan. Meskipun Kabupaten Bangkalan hanya menerima PI 10%, daerah ini tidak boleh jalan di tempat. Migas seharusnya menjadi motor kemajuan, bukan sekadar pemasukan tanpa arah. Sudah seharusnya Pemkab Bangkalan tidak diam dan benar-benar mengawal agar hak daerah ini bisa dioptimalkan demi kesejahteraan masyarakat.”

Baca Juga :  Dua Pengacara Muda Perkuat Barisan dan Soliditas WPK di Bangkalan.

Melalui audiensi ini, HMI Cabang Bangkalan berharap SKK MIGAS dan PHE WMO meneguhkan komitmen pada tata kelola migas yang berkeadilan, ramah lingkungan, dan berpihak pada masyarakat lokal. Dengan demikian, keberadaan migas di Madura tidak hanya menopang kebutuhan energi nasional, tetapi juga menjadi sumber kemaslahatan dan pembangunan berkelanjutan bagi daerah penghasil.

 

 

Robin

Berita Terkait

Berlarut-Larut Kasus Sengketa Tanah Dengan PDAM Gresik Ahli Waris Gandeng LBH Brawijaya Majapahit Nusantara Sidoarjo
Ada Apa dengan Laporan Dugaan Kekerasan Seksual Anak di Polres Pelabuhan Belawan? Hampir Tiga Pekan, SP2HP Belum Diterima Pelapor
Temuan Dugaan Tumpang Tindih Proyek HIPPA Desa Nyalabuh Laok Dipersoalkan, GASI Soroti Sikap BBWS Brantas
Rayakan HUT ke-25, Demokrat Muratara Turun ke Desa Gelar Gotong Royong dan Cek Kesehatan Gratis
Bukan Sekedar Dijual, Tanah Aset Pemkab Sampang Diduga Hilangkan Lahan Produktif Warga
“Parah” Proyek HIPPA di Pamekasan Akali Pekerjaan, Saluran Lama Dipoles Seolah Bangunan Baru
Aset Tanah Pemkab Sampang Dijual, DPRD Mengaku Tak Pernah Membahas
HMI Dorong Evaluasi IPAL 22 Puskesmas di Bangkalan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 21:25 WIB

Berlarut-Larut Kasus Sengketa Tanah Dengan PDAM Gresik Ahli Waris Gandeng LBH Brawijaya Majapahit Nusantara Sidoarjo

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 21:22 WIB

Ada Apa dengan Laporan Dugaan Kekerasan Seksual Anak di Polres Pelabuhan Belawan? Hampir Tiga Pekan, SP2HP Belum Diterima Pelapor

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 12:30 WIB

Temuan Dugaan Tumpang Tindih Proyek HIPPA Desa Nyalabuh Laok Dipersoalkan, GASI Soroti Sikap BBWS Brantas

Jumat, 14 Agustus 2026 - 13:01 WIB

Rayakan HUT ke-25, Demokrat Muratara Turun ke Desa Gelar Gotong Royong dan Cek Kesehatan Gratis

Kamis, 13 Agustus 2026 - 08:49 WIB

Bukan Sekedar Dijual, Tanah Aset Pemkab Sampang Diduga Hilangkan Lahan Produktif Warga

Berita Terbaru