Beredar Kasus MBG Basi, FKPB Datangi Koorwil Pendidikan Kota Bangkalan

- Redaksi

Jumat, 26 September 2025 - 22:57 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bangkalan.angkatberita.id

Forum Komunikasi Pemuda Bangkalan (FKPB) melakukan audiensi dengan Koordinator Wilayah (Koorwil) Pendidikan Kecamatan Kota Bangkalan, Jumat (26/9/2025). Pertemuan ini digelar menyusul mencuatnya pemberitaan terbaru terkait kasus Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diduga basi dan tidak layak konsumsi di SDN Mlajah 1 dan SDN Mlajah 2.

Ketua FKPB, Taufik Nurhidayat, menyampaikan bahwa program MBG yang sejatinya dirancang untuk memberi kegembiraan serta menambah gizi bagi siswa, justru menimbulkan ketidaknyamanan di lapangan. Menurutnya, siswa-siswi di dua sekolah tersebut tidak dapat menikmati MBG karena menu yang disediakan diduga tidak layak konsumsi.

Baca Juga :  Belum Lama Rampung, Jalan Jeruk Porot–Tanah Merah Garapan CV Nizam Jaya Sudah Retak

“Kami mengapresiasi pihak sekolah yang sudah melakukan pengecekan terlebih dahulu sebelum makanan dibagikan. Ketika ditemukan tidak layak konsumsi, pihak sekolah memilih tidak mendistribusikan kepada siswa. Itu langkah tepat,” ujar Taufik.

Namun, FKPB juga mendesak agar pihak Koorwil mengambil langkah tegas. Mereka meminta distribusi MBG dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) terkait untuk dihentikan sementara.

“Ini penting agar ada efek jera. Kalau tidak ada sanksi, kami khawatir kasus serupa akan terus berulang,” tegas Taufik.

Baca Juga :  Ngebor Air, Warga Klampis Dikejutkan Munculnya Cairan Diduga Minyak Bumi

Menanggapi hal itu, Handoko, Koorwil Pendidikan Kecamatan Kota Bangkalan, menyampaikan terima kasih atas masukan FKPB. Ia menegaskan pihaknya akan menyampaikan laporan dan keluhan tersebut kepada Dinas Pendidikan Kabupaten Bangkalan.

“Kami di Koorwil tidak punya kewenangan untuk memberi sanksi kepada pihak SPPG. Namun masukan ini akan segera kami koordinasikan ke dinas agar ditindaklanjuti sesuai aturan,” kata Handoko di ruang kerjanya.

 

Robin

Berita Terkait

Berlarut-Larut Kasus Sengketa Tanah Dengan PDAM Gresik Ahli Waris Gandeng LBH Brawijaya Majapahit Nusantara Sidoarjo
Ada Apa dengan Laporan Dugaan Kekerasan Seksual Anak di Polres Pelabuhan Belawan? Hampir Tiga Pekan, SP2HP Belum Diterima Pelapor
Temuan Dugaan Tumpang Tindih Proyek HIPPA Desa Nyalabuh Laok Dipersoalkan, GASI Soroti Sikap BBWS Brantas
Rayakan HUT ke-25, Demokrat Muratara Turun ke Desa Gelar Gotong Royong dan Cek Kesehatan Gratis
Bukan Sekedar Dijual, Tanah Aset Pemkab Sampang Diduga Hilangkan Lahan Produktif Warga
“Parah” Proyek HIPPA di Pamekasan Akali Pekerjaan, Saluran Lama Dipoles Seolah Bangunan Baru
Aset Tanah Pemkab Sampang Dijual, DPRD Mengaku Tak Pernah Membahas
80 Tahun Indonesia Merdeka, PUDAM Bangkalan Perkuat Semangat Pelayanan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 21:25 WIB

Berlarut-Larut Kasus Sengketa Tanah Dengan PDAM Gresik Ahli Waris Gandeng LBH Brawijaya Majapahit Nusantara Sidoarjo

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 21:22 WIB

Ada Apa dengan Laporan Dugaan Kekerasan Seksual Anak di Polres Pelabuhan Belawan? Hampir Tiga Pekan, SP2HP Belum Diterima Pelapor

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 12:30 WIB

Temuan Dugaan Tumpang Tindih Proyek HIPPA Desa Nyalabuh Laok Dipersoalkan, GASI Soroti Sikap BBWS Brantas

Jumat, 14 Agustus 2026 - 13:01 WIB

Rayakan HUT ke-25, Demokrat Muratara Turun ke Desa Gelar Gotong Royong dan Cek Kesehatan Gratis

Kamis, 13 Agustus 2026 - 08:49 WIB

Bukan Sekedar Dijual, Tanah Aset Pemkab Sampang Diduga Hilangkan Lahan Produktif Warga

Berita Terbaru