Kepala DPRKP Pamekasan Dituding Lalai, Proyek SPAM Jadi Sorotan

- Redaksi

Selasa, 7 Oktober 2025 - 17:36 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Tampak team saat turun ke tempat proyek spam banyubulu proppo.

Pamekasan, (ANGKAT BERITA) – Dugaan pelanggaran teknis pada proyek Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) di Dusun Lembana, Desa Banyubulu, Kecamatan Proppo, Kabupaten Pamekasan, makin menelanjangi lemahnya fungsi pengawasan Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPRKP) setempat.

Proyek yang sejak awal disebut-sebut “siluman” lantaran tidak dilengkapi papan informasi itu kembali menuai sorotan, tim media menemukan besi tulangan hanya berdiameter 6–7 milimeter dengan jarak antar sengkang mencapai 20 sentimeter, spesifikasi yang dinilai jauh dari standar konstruksi air bersih yang aman dan layak.

Kepala DPRKP Pamekasan, Muharram, ST., ketika dikonfirmasi wartawan, hanya memberikan jawaban singkat tanpa penjelasan teknis yang memadai.

“Kalau tidak sesuai, ya bongkar,” ujarnya, Jumat (03/10).

Namun, hingga kini tidak ada tanda-tanda tindak lanjut dari dinas. bahkan ketika wartawan kembali menanyakan hasil resmi peninjauan lapangan, Muharram tidak memberikan jawaban apa pun.

Baca Juga :  Meningkatkan Kesiagaan dan Perhatian Kapolres Pamekasan dalam Pemeriksaan Petugas Penjagaan di Ruang Tahanan

“Kami sudah dua kali turun langsung ke lokasi dan menemukan fakta besi hanya 6,4 mm, saat dinas mengajak turun bersama, kami tidak ikut karena sudah punya bukti, tapi pertanyaannya, jika hasilnya sama, mengapa tidak ada tindakan apa pun sampai hari ini?” ungkap salah satu wartawan, Selasa (07/10/25).

Sikap diam Muharram justru memperkuat kesan bahwa pengawasan di DPRKP Pamekasan benar-benar mandul, jika memang ditemukan pelanggaran hingga muncul perintah “bongkar”, maka publik berhak bertanya di mana peran pengawasan dinas sejak awal proyek berjalan?

Pemerhati kebijakan publik Agus Sugito menilai, apa yang terjadi menunjukkan lemahnya manajemen dan tanggung jawab pengawasan di bawah kepemimpinan Muharram.

Baca Juga :  Sertijab 23 PJU dan Kapolres Jajaran Polda Jatim, Salah Satunya Kapolres Pamekasan

“Kalau sampai muncul perintah bongkar, itu bukti bahwa pengawasan tidak berjalan, harusnya dicegah sejak awal, bukan setelah masyarakat ribut,” tegasnya.

Menurut Agus, pernyataan singkat Muharram justru memperlihatkan ketidakseriusan dalam menjalankan fungsi pengawasan.

“Kalimat ‘kalau tidak sesuai bongkar’ itu bukan solusi, tapi bentuk pembenaran atas kelalaian, pengawasan itu bukan datang setelah masalah, tapi memastikan sejak awal proyek sesuai aturan,” tandasnya.

Publik kini menunggu apakah DPRKP Pamekasan akan benar-benar menindaklanjuti temuan lapangan, ataukah kasus ini hanya akan berakhir seperti banyak proyek lain, dibungkam tanpa kejelasan, sementara uang rakyat terus dikorbankan.

Berita Terkait

Perempuan di Sampang Diduga Dianiaya dan Disiram Sambal, Polisi Turun Tangan
Temuan Dugaan Tumpang Tindih Proyek HIPPA Desa Nyalabuh Laok Dipersoalkan, GASI Soroti Sikap BBWS Brantas
Ditetapkan Tersangka, SPDP Kasus Dugaan Pencabulan Disabilitas Warga Camplong Diterima Kejari Sampang
Tanggapi Keluhan Masyarakat, SPBU Karang Anyar Siap Evaluasi Pelayanan
Besi Tulangan Proyek SPAM Murtajih Terukur 11,2 Milimeter, DPRKP Pamekasan Belum Beri Penjelasan
Aset Tanah Pemkab Sampang Dijual, DPRD Mengaku Tak Pernah Membahas
Proyek Pelebaran Jembatan dan Jalan Pantura bProbolinggo-lumajang diduga Tanpa Mikirkan Hajat Pengguna Jalan.
Bocah 8 Tahun Tenggelam di Sungai Rawas, Ditemukan Meninggal Dunia

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 16:49 WIB

Perempuan di Sampang Diduga Dianiaya dan Disiram Sambal, Polisi Turun Tangan

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 12:30 WIB

Temuan Dugaan Tumpang Tindih Proyek HIPPA Desa Nyalabuh Laok Dipersoalkan, GASI Soroti Sikap BBWS Brantas

Kamis, 13 Agustus 2026 - 20:37 WIB

Tanggapi Keluhan Masyarakat, SPBU Karang Anyar Siap Evaluasi Pelayanan

Kamis, 13 Agustus 2026 - 18:54 WIB

Besi Tulangan Proyek SPAM Murtajih Terukur 11,2 Milimeter, DPRKP Pamekasan Belum Beri Penjelasan

Rabu, 12 Agustus 2026 - 23:19 WIB

Aset Tanah Pemkab Sampang Dijual, DPRD Mengaku Tak Pernah Membahas

Berita Terbaru