Diam-Diam Jalankan Restoratif Justice, Kubu Ma’ruf Tuai Sorotan: Abdussalam Akhirnya Buka Suara

- Redaksi

Jumat, 10 Oktober 2025 - 15:09 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

BANGKALAN.angkatberita.id

Isu terkait langkah diam-diam kubu Ma’ruf alias Aruf Kenzo dalam menjalankan proses Restoratif Justice (RJ) akhirnya mendapat tanggapan langsung dari Abdussalam,atau kerap disapa Dossalam Ketua LSM Khabertana dan salah satu pengurus Madas.

Ia membeberkan duduk perkara yang selama ini menjadi bahan perbincangan publik pasca aksi demonstrasi di depan kantor DPP Surabaya pada Kamis, 9 Oktober 2025.

Sebelumnya, sejumlah media online memberitakan bahwa Abdussalam mengaku kecewa terhadap langkah Ma’ruf yang diduga menjalankan proses damai atau RJ tanpa berkoordinasi dengan kuasa hukumnya, yaitu Bung Taufik. Namun, klarifikasi terbaru yang disampaikan Abdussalam melalui pesan suara WhatsApp justru menunjukkan sikap berbeda.

Baca Juga :  Geuchik Sah Raja dan Sijudo Temui Bupati Aceh Timur, Minta Perbaikan Infrastruktur dan Bantuan untuk Warga Terisolir Banjir

Dalam keterangannya, Abdussalam menegaskan bahwa dirinya tidak mempermasalahkan langkah Ma’ruf yang memilih penyelesaian melalui jalur RJ. Menurutnya, keputusan tersebut merupakan hak penuh Ma’ruf sebagai pihak yang menjadi korban dalam kasus dugaan penganiayaan.

“Koordinasi ini disampaikan Ma’ruf setelah aksi demo kemarin. Kami menyerahkan sepenuhnya kepada Ma’ruf, dan mungkin itulah langkah hukum yang terbaik melalui proses RJ,” ujarnya.

Meski demikian, Abdussalamjuga menyampaikan, meskipun ada upaya kesepakatan damai, tidak menutup kemungkinan pihak berwenang masih melanjutkan proses pemanggilan terhadap H. Fathurrahman alias Haji Kur, yang diduga melakukan tindak kekerasan terhadap aktivis Aruf Kenzo.

Baca Juga :  Kemenag Bangkalan Akan Tindak Tegas Oknum Guru MTsN Terlibat Pungli

“Saya tidak tahu kebijakan apa yang akan diambil pihak terkait, baik Ketua DPRD Bangkalan maupun lainnya, terhadap Haji Kur. Apakah akan tetap diberi sanksi hukum atau tidak, itu bergantung pada keputusan nanti,” jelas Abdussalam kepada media, Jumat (10/10).

Kasus dugaan penganiayaan terhadap aktivis Aruf Kenzo sebelumnya menyita perhatian publik, terutama setelah aksi demonstrasi yang digelar sejumlah aktivis di Surabaya sebagai bentuk solidaritas dan desakan penegakan hukum. Kini, keputusan Ma’ruf untuk menempuh jalur RJ menjadi babak baru yang menimbulkan pro dan kontra di kalangan masyarakat serta pegiat hukum di Bangkalan.

 

Robin

Berita Terkait

Berlarut-Larut Kasus Sengketa Tanah Dengan PDAM Gresik Ahli Waris Gandeng LBH Brawijaya Majapahit Nusantara Sidoarjo
Ada Apa dengan Laporan Dugaan Kekerasan Seksual Anak di Polres Pelabuhan Belawan? Hampir Tiga Pekan, SP2HP Belum Diterima Pelapor
Temuan Dugaan Tumpang Tindih Proyek HIPPA Desa Nyalabuh Laok Dipersoalkan, GASI Soroti Sikap BBWS Brantas
Rayakan HUT ke-25, Demokrat Muratara Turun ke Desa Gelar Gotong Royong dan Cek Kesehatan Gratis
Bukan Sekedar Dijual, Tanah Aset Pemkab Sampang Diduga Hilangkan Lahan Produktif Warga
“Parah” Proyek HIPPA di Pamekasan Akali Pekerjaan, Saluran Lama Dipoles Seolah Bangunan Baru
Aset Tanah Pemkab Sampang Dijual, DPRD Mengaku Tak Pernah Membahas
Dugaan Pelanggaran POJK, KB Bukopin Pamekasan Tahan SK Pensiun Nasabah Setahun Lebih

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 21:25 WIB

Berlarut-Larut Kasus Sengketa Tanah Dengan PDAM Gresik Ahli Waris Gandeng LBH Brawijaya Majapahit Nusantara Sidoarjo

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 21:22 WIB

Ada Apa dengan Laporan Dugaan Kekerasan Seksual Anak di Polres Pelabuhan Belawan? Hampir Tiga Pekan, SP2HP Belum Diterima Pelapor

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 12:30 WIB

Temuan Dugaan Tumpang Tindih Proyek HIPPA Desa Nyalabuh Laok Dipersoalkan, GASI Soroti Sikap BBWS Brantas

Jumat, 14 Agustus 2026 - 13:01 WIB

Rayakan HUT ke-25, Demokrat Muratara Turun ke Desa Gelar Gotong Royong dan Cek Kesehatan Gratis

Kamis, 13 Agustus 2026 - 08:49 WIB

Bukan Sekedar Dijual, Tanah Aset Pemkab Sampang Diduga Hilangkan Lahan Produktif Warga

Berita Terbaru