SADIS! Pria di Camplong Diserang Clurit, Luka Parah di Kepala dan Lengan.

- Redaksi

Senin, 20 Oktober 2025 - 10:38 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Sampang ( ANGKAT BERITA) — Aksi penganiayaan berat kembali mengguncang wilayah Kecamatan Camplong, Kabupaten Sampang.

Seorang pria bernama Hairuddin (29), warga Dusun Gung Dalem, Desa Banjar Talelah, menjadi korban penganiayaan berat yang diduga dilakukan secara bersama-sama dan direncanakan terlebih dahulu oleh sejumlah pelaku berinisial M dkk.

Peristiwa berdarah itu terjadi di SPBU 5469206 Camplong, Jl. Raya Camplong, Desa Tambaan, Kecamatan Camplong, pada Senin (20/10/2025) sekitar pukul 01.00 WIB.

Menurut keterangan awal, korban diserang dengan senjata tajam jenis clurit hingga mengalami luka robek di bagian kepala belakang, kedua lengan, dan punggung tangan kanan.

Baca Juga :  Anggota Polisi Alami Luka Bacok Saat Gerebek Bandar Narkoba di Sanggra Agung, Socah.

Korban langsung dilarikan ke RSUD Kabupaten Sampang untuk mendapatkan perawatan medis, polisi juga telah mengamankan barang bukti berupa satu kaos biru kombinasi merah dan satu celana jeans biru yang terdapat bercak darah.

Kasus ini kini dalam proses penyidikan dengan sangkaan Pasal 353 ayat (1) dan (2) KUHP Jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP, subsider Pasal 351 ayat (1) dan (2) KUHP Jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP, tentang penganiayaan berat yang dilakukan secara bersama-sama dan berencana.

Baca Juga :  FMPK Desak Kejari Sumenep Segera Tetapkan Tersangka Dugaan Korupsi Logistik KPU

Kasihumas Polres Sampang, AKP Eko, saat dikonfirmasi membenarkan adanya kejadian tersebut.

“Benar, telah terjadi dugaan penganiayaan berat di wilayah Camplong, untuk pelaku masih belum diamankan, saat ini masih dalam proses lidik,” ujar AKP Eko, Senin (20/10/2025).

Pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan mendalam guna mengungkap motif dan mengidentifikasi seluruh pelaku yang terlibat.

Berita Terkait

Meriahkan Agustusan Jalan Sehat Dusun Krikilan Desa Ngembeh Bertabur Doorprize Utama Kulkas dan Sepeda Gunung
Ada Apa dengan Laporan Dugaan Kekerasan Seksual Anak di Polres Pelabuhan Belawan? Hampir Tiga Pekan, SP2HP Belum Diterima Pelapor
Berlarut-Larut Kasus Sengketa Tanah Dengan PDAM Gresik Ahli Waris Gandeng LBH Brawijaya Majapahit Nusantara Sidoarjo
Ada Apa dengan Laporan Dugaan Kekerasan Seksual Anak di Polres Pelabuhan Belawan? Hampir Tiga Pekan, SP2HP Belum Diterima Pelapor
Temuan Dugaan Tumpang Tindih Proyek HIPPA Desa Nyalabuh Laok Dipersoalkan, GASI Soroti Sikap BBWS Brantas
Rayakan HUT ke-25, Demokrat Muratara Turun ke Desa Gelar Gotong Royong dan Cek Kesehatan Gratis
Bukan Sekedar Dijual, Tanah Aset Pemkab Sampang Diduga Hilangkan Lahan Produktif Warga
“Parah” Proyek HIPPA di Pamekasan Akali Pekerjaan, Saluran Lama Dipoles Seolah Bangunan Baru

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Minggu, 16 Agustus 2026 - 11:29 WIB

Meriahkan Agustusan Jalan Sehat Dusun Krikilan Desa Ngembeh Bertabur Doorprize Utama Kulkas dan Sepeda Gunung

Minggu, 16 Agustus 2026 - 09:30 WIB

Ada Apa dengan Laporan Dugaan Kekerasan Seksual Anak di Polres Pelabuhan Belawan? Hampir Tiga Pekan, SP2HP Belum Diterima Pelapor

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 21:25 WIB

Berlarut-Larut Kasus Sengketa Tanah Dengan PDAM Gresik Ahli Waris Gandeng LBH Brawijaya Majapahit Nusantara Sidoarjo

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 12:30 WIB

Temuan Dugaan Tumpang Tindih Proyek HIPPA Desa Nyalabuh Laok Dipersoalkan, GASI Soroti Sikap BBWS Brantas

Jumat, 14 Agustus 2026 - 13:01 WIB

Rayakan HUT ke-25, Demokrat Muratara Turun ke Desa Gelar Gotong Royong dan Cek Kesehatan Gratis

Berita Terbaru