Kapolres Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Patuh Siginjai 2024 : Fokus pada Penindakan Pelanggaran Lalu Lintas

- Redaksi

Selasa, 16 Juli 2024 - 12:38 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Tanjab Barat||angkatberita.id – Kapolres Tanjab Barat, AKBP Agung Basuki, S.I.K., M.M., memimpin apel gelar pasukan Operasi Patuh Siginjai 2024 yang digelar di lapangan Mapolres Tanjab Barat. Operasi yang akan berlangsung selama 14 hari ini, dari 15 hingga 28 Juli 2024, bertujuan untuk meningkatkan disiplin berlalu lintas di wilayah tersebut.

Apel gelar pasukan ini melibatkan berbagai unsur, termasuk TNI-Polri, Satpol PP, Dinas Perhubungan, serta instansi terkait lainnya. Turut hadir dalam acara tersebut antara lain Bupati Tanjab Barat Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., Kadis Perhubungan Syamsul Jauhari, Kadinkes Zaharudin, S.Km., Pasiops Kodim 0419/Tanjab LETTU Inf. Sigit Purnomo Rico, Kasi PKSPPS & PPNS Satpol PP Chandra Hadinata, S.Ap., dan Batuud Subdenpom II/2-2 Tanjab SERMA Heri Yansen.

Dalam arahannya, Kapolres Tanjab Barat menyampaikan instruksi dari Kapolda Jambi, Rusdi Hartono, mengenai pelaksanaan Operasi Patuh Siginjai 2024.

Baca Juga :  Proyek Rehab Jaringan Irigasi di Sampang Bermasalah, Warga Tagih Tanggung Jawab DPRD dan PUPR

“Operasi ini adalah bagian dari upaya harkamtibmas dalam rangka menciptakan kondisi kamseltibcarlantas pasca Hari Bhayangkara 2024. Selama 14 hari, operasi ini akan dilaksanakan di seluruh wilayah Indonesia dengan mengedepankan tindakan edukatif, persuasif, serta humanis, didukung oleh gakkum lantas secara elektronik baik statis maupun mobile,” jelas Kapolres Tanjab Barat.

Kapolres juga menekankan pentingnya penindakan pelanggaran lalu lintas yang menjadi prioritas selama operasi ini. Beberapa pelanggaran yang akan menjadi fokus penindakan antara lain melanggar rambu lalu lintas dan marka jalan, penggunaan handphone saat berkendara, tidak menggunakan helm SNI, berkendara melebihi batas kecepatan, pengemudi di bawah umur atau tanpa SIM.

“Serta berboncengan lebih dari satu orang, angkutan barang yang melebihi tonase dan syarat layak jalan, serta kendaraan yang tidak menggunakan plat nomor atau menggunakan plat nomor palsu.

Baca Juga :  Kantor GPI Minta Dikosongkan oleh Pemda, FPWI Bergerak Cepat !!!

“Dengan adanya Operasi Patuh Siginjai 2024, diharapkan tercipta kenyamanan dalam berkendara di wilayah Jambi. Selain itu, operasi ini juga bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya tertib berlalu lintas demi terwujudnya Indonesia Emas,” ujar Kapolres Tanjab Barat.

Sebelum mengakhiri sambutannya, Kapolres menekankan kepada seluruh personel yang terlibat dalam operasi untuk selalu mengutamakan keselamatan, bersikap santun, senyum, sapa, salam, serta humanis.

“Jaga diri, jaga nama baik kesatuan, serta ikhlas menuju yang terbaik,” tegas Kapolres Tanjab Barat.

Operasi ini diharapkan tidak hanya meningkatkan kesadaran berlalu lintas, tetapi juga menciptakan kenyamanan berkendara di wilayah Tanjab Barat. (*)

Berita Terkait

Empat Orang Satu Keluarga Terjatuh di Jalan Imam Bonjol Sampang, Diduga Akibat Tumpahan Minyak
Temuan Dugaan Tumpang Tindih Proyek HIPPA Desa Nyalabuh Laok Dipersoalkan, GASI Soroti Sikap BBWS Brantas
Besi Tulangan Proyek SPAM Murtajih Terukur 11,2 Milimeter, DPRKP Pamekasan Belum Beri Penjelasan
Bukan Sekedar Dijual, Tanah Aset Pemkab Sampang Diduga Hilangkan Lahan Produktif Warga
“Parah” Proyek HIPPA di Pamekasan Akali Pekerjaan, Saluran Lama Dipoles Seolah Bangunan Baru
Proyek Pelebaran Jembatan dan Jalan Pantura bProbolinggo-lumajang diduga Tanpa Mikirkan Hajat Pengguna Jalan.
Dua Kali Mangkir Pemeriksaan, Direktur PT SBP SH Bakal Dijemput Paksa Polisi
80 Tahun Indonesia Merdeka, PUDAM Bangkalan Perkuat Semangat Pelayanan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Minggu, 16 Agustus 2026 - 19:05 WIB

Empat Orang Satu Keluarga Terjatuh di Jalan Imam Bonjol Sampang, Diduga Akibat Tumpahan Minyak

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 12:30 WIB

Temuan Dugaan Tumpang Tindih Proyek HIPPA Desa Nyalabuh Laok Dipersoalkan, GASI Soroti Sikap BBWS Brantas

Kamis, 13 Agustus 2026 - 18:54 WIB

Besi Tulangan Proyek SPAM Murtajih Terukur 11,2 Milimeter, DPRKP Pamekasan Belum Beri Penjelasan

Kamis, 13 Agustus 2026 - 08:49 WIB

Bukan Sekedar Dijual, Tanah Aset Pemkab Sampang Diduga Hilangkan Lahan Produktif Warga

Kamis, 13 Agustus 2026 - 06:23 WIB

“Parah” Proyek HIPPA di Pamekasan Akali Pekerjaan, Saluran Lama Dipoles Seolah Bangunan Baru

Berita Terbaru