
Sampang||angkatberita.id – Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Sampang menyelenggarakan Gebyar Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) 2024 di Alun-Alun Trunojoyo. Kamis (5/8/24)
Acara ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Anak Nasional (HAN) dan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-79 Republik Indonesia.
Kegiatan Gebyar PAUD 2024 bertujuan untuk meningkatkan kreativitas, fisik motorik, serta hubungan emosional antara anak dan orang tua, melalui beragam lomba yang menyenangkan dan edukatif. Acara ini juga diadakan untuk memperkenalkan kembali permainan tradisional kepada generasi muda serta meningkatkan kesadaran tentang pola hidup sehat dan pencegahan stunting.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sampang, Moh. Fadeli, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan langkah nyata dalam mendukung tumbuh kembang anak-anak sejak usia dini. “Gebyar PAUD 2024 adalah momentum bagi kita untuk memperkuat komitmen dalam mendidik anak-anak yang akan menjadi generasi penerus bangsa. Melalui kegiatan ini, kami berharap dapat menanamkan nilai-nilai positif, mulai dari kreativitas, motorik, hingga pola hidup sehat, yang akan bermanfaat bagi masa depan mereka,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Panitia Gebyar PAUD, RR Dewi Trisna menambahkan bahwa kegiatan ini juga bertujuan untuk memperkuat hubungan emosional antara anak dan orang tua. “Kami ingin menekankan pentingnya peran orang tua dalam mendampingi tumbuh kembang anak. Melalui lomba-lomba ini, tidak hanya anak yang belajar, tetapi orang tua juga diajak untuk lebih aktif dalam mengasah kreativitas dan mempererat hubungan dengan anak,” ungkapnya.
Terdapat lima kategori lomba yang diadakan selama acara tersebut:
Lomba Pacca’ (Bakiak): Lomba ini diadakan untuk memperkenalkan anak didik kepada permainan tradisional Indonesia, yaitu bakiak atau pacca’. Selain menyenangkan, lomba ini juga bertujuan untuk melatih keseimbangan fisik anak.
Lomba Gerak dan Lagu Gerakan Sekolah Sehat: Lomba ini berfokus pada melatih fisik motorik anak melalui gerakan dan lagu yang ceria, serta mengajarkan pentingnya gaya hidup sehat sejak dini.
Lomba Mendongeng Anak dan Orang Tua: Lomba ini bertujuan untuk mempererat hubungan emosional antara anak dan orang tua, terutama ibu, melalui kegiatan mendongeng. Penanaman nilai-nilai karakter juga diharapkan dapat terbentuk melalui cerita-cerita yang dibawakan.
Lomba Cerita Bergambar: Bagian dari upaya pengembangan literasi pada anak-anak, lomba ini menggabungkan kreativitas bercerita dan seni visual. Anak-anak diajak untuk bercerita melalui gambar yang mereka buat.
Lomba Kreasi Video Gelora Cinta Sate Sagu: Lomba ini bertujuan untuk mengedukasi masyarakat tentang pola asuh yang baik guna mencegah stunting. Anak-anak didorong untuk membuat video kreatif yang mengangkat tema “sate sagu” dan pentingnya gerakan makan satu telur satu minggu sebagai upaya mencegah stunting.
Acara ini berlangsung dengan penuh antusiasme, dihadiri oleh ratusan anak PAUD dan orang tua, serta disaksikan oleh pejabat pemerintah setempat. Dengan adanya berbagai lomba ini, diharapkan anak-anak bisa terus berkembang secara fisik, mental, dan sosial, serta tumbuh menjadi generasi penerus yang berkualitas.
Selain itu, kegiatan ini juga menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya kesehatan dan pemenuhan gizi sejak usia dini, sebagai bagian dari komitmen pemerintah dalam mencegah stunting di Kabupaten Sampang.





Komentar