Pelaksanaan Proyek Lapangan Sepakbola Sampang Dikhawatirkan Tak Tepat Waktu, Pekerjaan Baru Dimulai

- Redaksi

Selasa, 19 November 2024 - 18:32 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Kondisi lapangan yang masih pengerjaan Urugan


Sampang (ANGKAT BERITA) – Proyek pembangunan lapangan sepakbola yang berlokasi di Kelurahan Dalpenang, Kecamatan Sampang, Kabupaten Sampang, dengan nilai kontrak sebesar Rp 2,5 miliar, menuai perhatian publik. Senin 19/11

Proyek yang dikerjakan oleh CV. IKA Mulya Cipta Mandiri dari Kabupaten Jember ini berada di bawah leading sektor Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan, dan Pariwisata (Disporabudpar) Sampang. Berdasarkan informasi dari laman LPSE, proyek tersebut dijadwalkan dimulai pada 25 Oktober 2024 dan harus selesai pada 25 Desember 2024.

Namun, hingga kini progres proyek masih jauh dari target. Berdasarkan pantauan di lapangan, aktivitas pembangunan baru dimulai sekitar satu minggu yang lalu, meski proyek telah berjalan lebih dari sebulan sejak tanggal kontrak dimulai.









Saat ini, pekerjaan masih berada pada tahap pengurugan tanah, yang menandakan ketertinggalan signifikan dalam jadwal.

Kondisi ini memunculkan kekhawatiran bahwa proyek tersebut tidak akan selesai tepat waktu. Dengan sisa waktu kurang dari satu bulan, publik mempertanyakan kemampuan pelaksana proyek untuk menyelesaikan pembangunan sesuai dengan spesifikasi dan kualitas yang diharapkan.

Kebutuhan Pengawasan Ketat
Melihat perkembangan yang ada, pengawasan terhadap proyek ini sangat diperlukan agar sesuai dengan aturan yang berlaku dan tidak mengorbankan kualitas pekerjaan demi mengejar waktu. Jika tidak dilakukan dengan baik, keterlambatan ini dapat merugikan pemerintah daerah dan masyarakat setempat yang menantikan fasilitas olahraga tersebut.

CV. IKA Mulya Cipta Mandiri, sebagai pelaksana proyek, diharapkan segera memberikan penjelasan terkait kendala yang menyebabkan keterlambatan pekerjaan. Selain itu, Disporabudpar Sampang sebagai leading sektor juga perlu memberikan klarifikasi mengenai pengawasan mereka terhadap proyek ini.

Media hingga kini masih berusaha menghubungi pelaksana proyek serta pihak terkait untuk mendapatkan keterangan lebih lanjut terkait kendala dan langkah yang akan diambil agar proyek dapat diselesaikan sesuai target.

Dampak Jika Tidak Terselesaikan
Keterlambatan ini berpotensi merugikan masyarakat, terutama generasi muda yang membutuhkan fasilitas olahraga untuk mendukung kegiatan positif. Selain itu, jika proyek gagal terselesaikan tepat waktu, potensi denda keterlambatan juga dapat membebani pelaksana proyek dan anggaran pemerintah.

Masyarakat setempat diimbau untuk turut mengawasi perkembangan proyek ini guna memastikan penggunaannya sesuai dengan kebutuhan publik dan memenuhi spesifikasi yang dijanjikan. Dengan adanya perhatian bersama, diharapkan pembangunan lapangan sepakbola ini dapat diselesaikan tepat waktu dan memberikan manfaat yang maksimal.

Baca Juga :  Kepala Desa Tanjung Tayas Diduga Jarang Berada di Kantor, Pelayanan Dipertanyakan

;;;;;;;

Berita Terkait

Temuan Dugaan Tumpang Tindih Proyek HIPPA Desa Nyalabuh Laok Dipersoalkan, GASI Soroti Sikap BBWS Brantas
Besi Tulangan Proyek SPAM Murtajih Terukur 11,2 Milimeter, DPRKP Pamekasan Belum Beri Penjelasan
Bukan Sekedar Dijual, Tanah Aset Pemkab Sampang Diduga Hilangkan Lahan Produktif Warga
“Parah” Proyek HIPPA di Pamekasan Akali Pekerjaan, Saluran Lama Dipoles Seolah Bangunan Baru
Proyek Pelebaran Jembatan dan Jalan Pantura bProbolinggo-lumajang diduga Tanpa Mikirkan Hajat Pengguna Jalan.
Dua Kali Mangkir Pemeriksaan, Direktur PT SBP SH Bakal Dijemput Paksa Polisi
Layangan Kembali Menghiasi Langit Kuala Tungkal, 130 Peserta Ramaikan Lomba Sauk’an
Layangan Kembali Menghiasi Langit Kuala Tungkal, 130 Peserta Ramaikan Lomba Sauk’an

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 12:30 WIB

Temuan Dugaan Tumpang Tindih Proyek HIPPA Desa Nyalabuh Laok Dipersoalkan, GASI Soroti Sikap BBWS Brantas

Kamis, 13 Agustus 2026 - 18:54 WIB

Besi Tulangan Proyek SPAM Murtajih Terukur 11,2 Milimeter, DPRKP Pamekasan Belum Beri Penjelasan

Kamis, 13 Agustus 2026 - 08:49 WIB

Bukan Sekedar Dijual, Tanah Aset Pemkab Sampang Diduga Hilangkan Lahan Produktif Warga

Kamis, 13 Agustus 2026 - 06:23 WIB

“Parah” Proyek HIPPA di Pamekasan Akali Pekerjaan, Saluran Lama Dipoles Seolah Bangunan Baru

Rabu, 12 Agustus 2026 - 18:50 WIB

Proyek Pelebaran Jembatan dan Jalan Pantura bProbolinggo-lumajang diduga Tanpa Mikirkan Hajat Pengguna Jalan.

Berita Terbaru