Miris! AMI Ungkap Data Selfie Napi dengan “Inek” di Rutan Medaeng

- Redaksi

Senin, 23 Desember 2024 - 16:58 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy


Surabaya, ( ANGKAT BERITA) Aliansi Madura Indonesia (AMI) menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) Jawa Timur, Senin (23/12).

Dalam aksi ini, AMI menyampaikan sejumlah data yang mengungkap dugaan ketidakprofesionalan serta bobroknya kinerja sejumlah Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) dan Rumah Tahanan (Rutan) di Jawa Timur.

Ketua Umum AMI, Baihaqi, menyatakan bahwa sejumlah Lapas dan Rutan di Jawa Timur diduga telah menjadi tempat penyalahgunaan wewenang, peredaran narkoba, dan penyalahgunaan telepon genggam oleh narapidana. Beberapa di antaranya bahkan disebut telah berubah menjadi “Las Vegas” karena maraknya praktik pungutan liar dan peredaran narkoba.

Dugaan Pelanggaran di Lapas dan Rutan
Beberapa temuan yang disampaikan AMI mencakup:

Lapas Kelas IIA Jember
Diduga terjadi praktik pungutan liar, peredaran narkoba jenis sabu-sabu, dan penyalahgunaan telepon genggam.

Lapas Kelas IIA Sidoarjo
Dugaan kasus serupa, dengan indikasi adanya perlindungan terhadap aktivitas ilegal tersebut.

Baca Juga :  Syamsiah, Korban yang Dikorbankan: Fakta Persidangan Bongkar Rekayasa Kotor di Balik Kasus Penipuan








Rutan Kelas I Surabaya (Medaeng)
Terjadi insiden kaburnya narapidana. AMI juga membeberkan data bahwa seorang narapidana kasus narkoba di Rutan Medaeng diketahui memiliki pil ekstasi, lengkap dengan bukti foto swafoto yang telah dikantongi AMI.

Rutan Kelas IIB Situbondo dan Gresik
Kedua Rutan ini diduga menjadi tempat peredaran narkoba jenis sabu-sabu dan penyalahgunaan telepon genggam.
Tuntutan AMI

Dalam aksinya, AMI mengajukan tuntutan tegas kepada Kemenkumham Jawa Timur, di antaranya:

1. Pencopotan Kepala Lapas (Kalapas) dan Kepala Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (KPLP) di Lapas Kelas IIA Jember dan Sidoarjo.

2. Pencopotan Kepala Rutan (Karutan) dan Kepala Pengamanan Rutan (KPR) di Rutan Kelas I Surabaya (Medaeng), Situbondo, dan Gresik.

“Kami memiliki banyak data dan bukti atas berbagai pelanggaran ini. Salah satunya adalah bukti foto swafoto seorang anak bandar narkoba di Rutan Medaeng yang memiliki pil ekstasi. Ini hanya salah satu contoh dari banyaknya kasus yang kami temukan,” tegas Baihaqi, Ketua Umum AMI.

Aksi ini mencerminkan kekecewaan mendalam terhadap lemahnya pengawasan dan pengelolaan di sejumlah Lapas dan Rutan di Jawa Timur. AMI berharap tuntutan ini segera ditindaklanjuti oleh pihak Kemenkumham untuk memperbaiki sistem pemasyarakatan dan mencegah maraknya pelanggaran hukum di dalam institusi tersebut.

Baca Juga :  Kuasa Hukum Tegaskan Kholisa Hanya Saksi dalam Kasus Dugaan Pencurian Emas di Pamekasan

;;;

Berita Terkait

Perempuan di Sampang Diduga Dianiaya dan Disiram Sambal, Polisi Turun Tangan
Ditetapkan Tersangka, SPDP Kasus Dugaan Pencabulan Disabilitas Warga Camplong Diterima Kejari Sampang
Sengketa hak asuh anak di Pasuruan Berlanjut ke MA, LPA dan GM FKPPI Minta Pertimbangkan Fakta Persidangan
Terbitkan Surat Sehat Tanpa Periksa Pasien, Oknum Dokter Puskesmas Menggala Disorot Tajam LPK-GPI
Dua Kali Mangkir Pemeriksaan, Direktur PT SBP SH Bakal Dijemput Paksa Polisi
Manajemen SPBU 54.612.08 Diduga Tak Responsif, Aktivitas Pengisian Berulang Disebut Berlanjut dengan Pola Jam Berubah
Dugaan Pelanggaran POJK, KB Bukopin Pamekasan Tahan SK Pensiun Nasabah Setahun Lebih
Marak Dugaan Perjudian di Desa Kalibendo, Warga Pasirian Desak Polres Lumajang Tindak Tegas Penyelenggara

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 16:49 WIB

Perempuan di Sampang Diduga Dianiaya dan Disiram Sambal, Polisi Turun Tangan

Selasa, 11 Agustus 2026 - 16:38 WIB

Sengketa hak asuh anak di Pasuruan Berlanjut ke MA, LPA dan GM FKPPI Minta Pertimbangkan Fakta Persidangan

Selasa, 11 Agustus 2026 - 16:38 WIB

Terbitkan Surat Sehat Tanpa Periksa Pasien, Oknum Dokter Puskesmas Menggala Disorot Tajam LPK-GPI

Selasa, 11 Agustus 2026 - 16:38 WIB

Dua Kali Mangkir Pemeriksaan, Direktur PT SBP SH Bakal Dijemput Paksa Polisi

Selasa, 11 Agustus 2026 - 16:38 WIB

Manajemen SPBU 54.612.08 Diduga Tak Responsif, Aktivitas Pengisian Berulang Disebut Berlanjut dengan Pola Jam Berubah

Berita Terbaru