Surat Kedua AUMA untuk Miniatur Ka’bah Diabaikan ” Sekda dan Kemenag Belum Bersedia Kordinasi “

- Redaksi

Jumat, 17 Januari 2025 - 11:15 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SAMPANG||ANGKAT BERITA -Hingga saat ini, rapat Kordinasi yang direncanakan oleh Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Sampang bersama Sekretaris Daerah (Sekda) Pemkab Sampang untuk membahas bangunan mirip Ka’bah di Jalan Raya Jrengik belum juga terlaksana, alias menemui jalan buntu.

Sebelumnya, Kemenag Sampang menyatakan akan segera menggelar rapat tersebut sebagai tindak lanjut atas keberatan yang dilayangkan oleh Aliansi Ulama Madura (AUMA).

Namun, ketika dikonfirmasi terkait penundaan rapat, Humas Kemenag, Faisol, hanya menyampaikan bahwa hal tersebut bisa ditanyakan langsung kepada Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra).

Baca Juga :  Polres Langkat Intensifkan Patroli UKL dan Razia Knalpot Brong, 19 Sepeda Motor Diamankan

“Terakait dgn rapat ditunda lengkapnya bisa konfirmasi ke kabag kesra” ungkapnya Rabu (15/01/25)

Sayangnya, upaya konfirmasi kepada Kabag Kesra M. Syaiful Muqoddas melalui pesan singkat hingga saat ini belum mendapatkan tanggapan.

Kepala Kemenag Sampang, Fandi, juga hanya memberikan pernyataan normatif tanpa menyebut langkah konkret yang akan dilakukan. Publik menilai respons tersebut terkesan sebatas formalitas dalam menanggapi surat dari AUMA.

Baca Juga :  Tebang Pilih Sekda Sampang "Kasus Perselingkuhan Dinas Pendidikan Ngambang"

Hingga berita ini diturunkan, belum ada kepastian kapan rapat pembahasan akan dilaksanakan, sementara kontroversi di masyarakat terus berlanjut.

Perlu diketahui bahwa Aliansi Ulama MAdura (AUMA) Sempat Dua kali Mengeluarkan Surat Usulan terkait beberapa point perihal Bangunan Menyerupai Ka’bah di kab.Sampang, Hingga kini para pihak terkait yang dikirimi surat belum satu pun melaksanakan beberapa saran atau usulan yang terlampir dalam poin point yang di usulkan oleh AUMA.

(Redaksi/Tim)

Berita Terkait

Temuan Dugaan Tumpang Tindih Proyek HIPPA Desa Nyalabuh Laok Dipersoalkan, GASI Soroti Sikap BBWS Brantas
Besi Tulangan Proyek SPAM Murtajih Terukur 11,2 Milimeter, DPRKP Pamekasan Belum Beri Penjelasan
Bukan Sekedar Dijual, Tanah Aset Pemkab Sampang Diduga Hilangkan Lahan Produktif Warga
“Parah” Proyek HIPPA di Pamekasan Akali Pekerjaan, Saluran Lama Dipoles Seolah Bangunan Baru
Proyek Pelebaran Jembatan dan Jalan Pantura bProbolinggo-lumajang diduga Tanpa Mikirkan Hajat Pengguna Jalan.
Dua Kali Mangkir Pemeriksaan, Direktur PT SBP SH Bakal Dijemput Paksa Polisi
80 Tahun Indonesia Merdeka, PUDAM Bangkalan Perkuat Semangat Pelayanan
Kolaborasi Budaya Melayu-Tionghoa Tutup Meriah Pentas Bhineka Kebangsaan, Tanjab Barat Teguhkan Semangat Persatuan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 12:30 WIB

Temuan Dugaan Tumpang Tindih Proyek HIPPA Desa Nyalabuh Laok Dipersoalkan, GASI Soroti Sikap BBWS Brantas

Kamis, 13 Agustus 2026 - 18:54 WIB

Besi Tulangan Proyek SPAM Murtajih Terukur 11,2 Milimeter, DPRKP Pamekasan Belum Beri Penjelasan

Kamis, 13 Agustus 2026 - 08:49 WIB

Bukan Sekedar Dijual, Tanah Aset Pemkab Sampang Diduga Hilangkan Lahan Produktif Warga

Kamis, 13 Agustus 2026 - 06:23 WIB

“Parah” Proyek HIPPA di Pamekasan Akali Pekerjaan, Saluran Lama Dipoles Seolah Bangunan Baru

Rabu, 12 Agustus 2026 - 18:50 WIB

Proyek Pelebaran Jembatan dan Jalan Pantura bProbolinggo-lumajang diduga Tanpa Mikirkan Hajat Pengguna Jalan.

Berita Terbaru