Masjid Mirip Ka’bah di Sampang Jadi Pintu Masuk Ekonomi? Aktivis Ingatkan Risiko Disorientasi!”

- Redaksi

Minggu, 26 Januari 2025 - 15:11 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_131072

SAMPANG || ANGKAT BERITA – Pembangunan masjid yang menyerupai Ka’bah di Kecamatan Jrengik, Kabupaten Sampang, terus menjadi sorotan publik. Dalam pemberitaan yang beredar, sejumlah aktivis mengungkapkan pendapat mereka terkait proyek ini, yang dinilai memiliki dimensi lebih dari sekadar tempat ibadah. Minggu (26/01/25)

Maz Ulul, seorang aktivis  kebijakan publik, mengapresiasi inisiatif pembangunan masjid tersebut yang telah disepakati melalui forum musyawarah bersama ulama dan tokoh masyarakat setempat.

Namun, ia menekankan pentingnya pendekatan yang lebih mendalam, terutama dalam memastikan bahwa masjid tetap memprioritaskan fungsi utamanya sebagai pusat ibadah dan pembinaan keagamaan.

“Masjid memang bisa menjadi pusat penggerak ekonomi lokal, seperti mendukung produk khas daerah, misalnya batik atau oleh-oleh khas Kabupaten Sampang Madura, Namun, kita harus berhati-hati agar orientasi profit tidak mengaburkan nilai utama masjid sebagai tempat spiritual,” ujar Maz Ulul saat dimintai tanggapan.

Baca Juga :  Meriahkan HUT ke-49, RSMZ Sampang Gelar Lomba untuk Pegawai

Ia menilai bahwa gagasan menjadikan masjid sebagai bagian dari pengembangan ekonomi kreatif adalah langkah positif. Namun, dominasi aspek ekonomi berpotensi memunculkan disorientasi fungsi, Oleh karena itu, ia mengusulkan adanya pengawasan ketat dari berbagai pihak, termasuk ulama, pemerintah, dan masyarakat.

Selain itu, Ulul menyoroti pentingnya menjaga sensitivitas norma agama dan sosial jika masjid tersebut mulai diarahkan sebagai destinasi wisata.

“Koordinasi dengan berbagai elemen masyarakat sangat penting agar tidak terjadi polemik di kemudian hari, transformasi fungsi masjid harus dilakukan secara bijak dan tetap berpedoman pada norma agama,” tegasnya.

Baca Juga :  Jaringan Narkoba di Simalungun Runtuh, Polsek Tanah Jawa Berhasil Tangkap Dua Pelaku

Ia juga mengapresiasi semangat gotong royong dalam pembangunan masjid ini, namun mengingatkan bahwa masjid seharusnya tetap menjadi pusat spiritualitas, bukan hanya pintu masuk untuk tujuan ekonomi.

“Masjid memiliki makna sakral yang harus dijaga, upaya apapun untuk mengembangkan potensi ekonomi di sekitarnya harus tetap seimbang dengan nilai spiritual dan sosial,” tutupnya.

Pembangunan masjid ini menjadi simbol aspirasi masyarakat sekaligus tantangan untuk mengelola sinergi antara aspek keagamaan, sosial, dan ekonomi secara bijak dan berkelanjutan.

Berita Terkait

Temuan Dugaan Tumpang Tindih Proyek HIPPA Desa Nyalabuh Laok Dipersoalkan, GASI Soroti Sikap BBWS Brantas
Besi Tulangan Proyek SPAM Murtajih Terukur 11,2 Milimeter, DPRKP Pamekasan Belum Beri Penjelasan
Bukan Sekedar Dijual, Tanah Aset Pemkab Sampang Diduga Hilangkan Lahan Produktif Warga
“Parah” Proyek HIPPA di Pamekasan Akali Pekerjaan, Saluran Lama Dipoles Seolah Bangunan Baru
Proyek Pelebaran Jembatan dan Jalan Pantura bProbolinggo-lumajang diduga Tanpa Mikirkan Hajat Pengguna Jalan.
Dua Kali Mangkir Pemeriksaan, Direktur PT SBP SH Bakal Dijemput Paksa Polisi
80 Tahun Indonesia Merdeka, PUDAM Bangkalan Perkuat Semangat Pelayanan
Kolaborasi Budaya Melayu-Tionghoa Tutup Meriah Pentas Bhineka Kebangsaan, Tanjab Barat Teguhkan Semangat Persatuan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 12:30 WIB

Temuan Dugaan Tumpang Tindih Proyek HIPPA Desa Nyalabuh Laok Dipersoalkan, GASI Soroti Sikap BBWS Brantas

Kamis, 13 Agustus 2026 - 18:54 WIB

Besi Tulangan Proyek SPAM Murtajih Terukur 11,2 Milimeter, DPRKP Pamekasan Belum Beri Penjelasan

Kamis, 13 Agustus 2026 - 08:49 WIB

Bukan Sekedar Dijual, Tanah Aset Pemkab Sampang Diduga Hilangkan Lahan Produktif Warga

Kamis, 13 Agustus 2026 - 06:23 WIB

“Parah” Proyek HIPPA di Pamekasan Akali Pekerjaan, Saluran Lama Dipoles Seolah Bangunan Baru

Rabu, 12 Agustus 2026 - 18:50 WIB

Proyek Pelebaran Jembatan dan Jalan Pantura bProbolinggo-lumajang diduga Tanpa Mikirkan Hajat Pengguna Jalan.

Berita Terbaru