Sumenep ( ANGKAT BERITA) – Dalam upaya menciptakan lingkungan kampus yang aman dan bebas dari kekerasan seksual, Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (Satgas PPKPT) Universitas Bahaudin Mudhary (UNIBA) Madura terus aktif melakukan sosialisasi dan edukasi dalam bentuk kuliah tamu kepada mahasiswa. Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen UNIBA Madura dalam mendukung kebijakan nasional terkait pencegahan dan penanganan kekerasan seksual di lingkungan perguruan tinggi.
Kegiatan sosialisasi yang berlangsung di ruangan Edutorium Jagha Tembhe ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran mahasiswa mengenai pentingnya memahami bentuk-bentuk kekerasan seksual, cara melaporkan kejadian, serta peran dan fungsi Satgas PPKPT dalam memberikan perlindungan bagi korban.
Ketua Satgas PPKPT Uniba Madura, Dedy Ahmadi, menegaskan bahwa upaya ini tidak hanya sebatas penyampaian informasi, tetapi juga menciptakan sistem pelaporan yang aman dan terpercaya bagi mahasiswa yang menjadi korban atau mengetahui adanya tindakan kekerasan seksual di kampus.
“Kami ingin membangun kampus yang nyaman bagi seluruh mahasiswa. Melalui edukasi dan sosialisasi ini, kami berharap mahasiswa lebih berani untuk berbicara dan melaporkan jika mengalami atau melihat tindakan kekerasan seksual,” ujar Dedy Ahmadi dalam sesi sosialisasi.
Selain memberikan sosialisasi, Satgas PPKPT Uniba Madura juga menggandeng berbagai pihak, dari POLRES Sumenep dan Dinas Sosial P3A Kabupaten Sumenep menjadi narasumber di acara kuliah tamu untuk bersama-sama menciptakan lingkungan kampus yang bebas dari kekerasan seksual. Upaya ini sejalan dengan regulasi yang telah ditetapkan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) terkait pencegahan dan penanganan kekerasan seksual di perguruan tinggi.
Mahasiswa yang hadir dalam kegiatan ini menyambut baik langkah yang dilakukan Satgas PPKPT. Mereka menganggap bahwa sosialisasi ini sangat penting untuk memberikan pemahaman yang lebih luas mengenai kekerasan seksual serta cara-cara untuk menghindari dan menanganinya.
Dengan adanya sosialisasi dan edukasi yang terus digalakkan, UNIBA Madura berharap dapat menciptakan lingkungan akademik yang lebih aman, nyaman, dan berintegritas, serta memberikan perlindungan maksimal bagi seluruh sivitas akademika dari segala bentuk kekerasan seksual.





Komentar