Breaking News

Dibungkus Kerudung Biru Bertuliskan ‘Elye’, Bayi Laki-Laki Ditemukan Hidup di Kursi Rusak Sumenep

Yusuf Clasico - Penulis
2 menit baca•882 tayangan
Olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) penemuan bayi laki-laki yang dibuang di atas sofa rusak di tepi jalan Dusun Drusah, Desa Prenduan, Pragaan, Sumenep. Bayi dengan berat 2,2 kg tersebut pertama kali ditemukan warga sekitar pukul 05.00 WIB.

SUMENEP (ANGKATBERITA) – Warga Dusun Drusah, Desa Prenduan, Kecamatan Pragaan, Kabupaten Sumenep digegerkan dengan penemuan seorang bayi laki-laki yang masih hidup di atas kursi rusak di pinggir jalan, Senin (19/10/2026) sekitar pukul 05.00 WIB. Bayi tersebut ditemukan dalam kondisi dibungkus kain kerudung berwarna biru dongker bertuliskan “elye”.

Peristiwa ini kini dalam penanganan Polsek Prenduan, Polresta Sumenep guna mengungkap dugaan tindak pidana pembuangan dan penelantaran bayi.

Kapolresta Sumenep Kombes Pol Ariek Indra Sentanu, S.H., S.I.K., M.H. melalui Kapolsek Prenduan AKP Hudi Susilo, S.H. membenarkan kejadian tersebut.

“Benar, kami telah menerima laporan penemuan bayi laki-laki di wilayah Desa Prenduan. Saat ini personel sudah melakukan olah TKP dan penyelidikan lebih lanjut,” ujar AKP Hudi Susilo.

Bayi tersebut pertama kali ditemukan oleh seorang warga bernama Suhartoro. Saat itu, Suhartoro baru saja selesai mengantarkan ibu mertuanya berjualan ke pasar dan melintas di jalan Dusun Drusah.

Ia mendengar suara tangisan bayi dari tepi jalan. Setelah dihampiri, sumber suara tersebut ternyata seorang bayi laki-laki yang diletakkan di atas kursi rusak dan diselimuti kerudung biru dongker.

Dari hasil pemeriksaan awal, bayi tersebut diperkirakan memiliki berat badan sekitar 2.200 gram dengan panjang tubuh kurang lebih 48 sentimeter dan dalam kondisi hidup.

Suhartoro kemudian segera membawa bayi tersebut ke rumahnya dan memberitahukan kepada istri serta mertuanya.

Untuk penanganan awal, ia menghubungi penolong persalinan tradisional sebelum akhirnya bayi dievakuasi ke Puskesmas Pragaan untuk mendapatkan perawatan medis.

Menindaklanjuti laporan warga, personel Polsek Prenduan langsung mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP), melakukan pemeriksaan, dan mengamankan barang bukti.

“Barang bukti yang kami amankan berupa satu kain kerudung warna biru dongker bertuliskan ‘elye’ yang membungkus bayi tersebut,” jelas Kapolsek.

Hingga saat ini, identitas orang tua maupun pihak yang diduga membuang bayi tersebut masih dalam penyelidikan. Polisi terus melakukan pendalaman untuk mengungkap kronologi lengkap kejadian.

Polresta Sumenep mengapresiasi tindakan cepat dan kepedulian warga yang telah menyelamatkan bayi tersebut.

Pihak kepolisian juga mengimbau kepada masyarakat yang mengetahui atau memiliki informasi terkait peristiwa ini agar segera melapor ke Polsek Prenduan atau Polresta Sumenep untuk membantu proses penyelidikan, tegasnya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Nasional

Artikel Populer