Tanjabbarat||angkatberita.id— Warga Kelurahan Dusun Kebun, Kecamatan Batang Asam, kembali dirundung kekhawatiran akibat limbah kelapa sawit dari PT. Portius Tanjung Jabung Barat yang terdampar di wilayah mereka. Meskipun telah beberapa kali dilakukan rapat di tingkat kecamatan, belum ada keputusan pasti dari pihak perusahaan mengenai penanganan limbah tersebut. Kamis (25 Juli 2024)
Sari Agung, sebuah desa yang selama ini dikenal dengan lingkungan alaminya, kini harus berhadapan dengan ancaman pencemaran akibat limbah industri kelapa sawit. Warga setempat mengaku sudah berulang kali menyampaikan keluhan mereka, namun hingga kini belum mendapatkan tanggapan yang memuaskan dari PT. Portius.
“Rapat demi rapat sudah dilakukan, tapi kami belum melihat langkah konkret dari pihak perusahaan. Kami khawatir dampak limbah ini akan merusak kesehatan dan mata pencaharian kami,” ujar salah seorang warga yang tak ingin disebutkan namanya.
PT. Portius, sebagai perusahaan besar yang bergerak di bidang industri kelapa sawit, diharapkan segera mengambil langkah cepat dan tepat untuk mengatasi masalah ini. Selain itu, transparansi dalam pengelolaan limbah sangat dibutuhkan agar masyarakat bisa merasa aman dan nyaman.
Masyarakat Dusun Kebun meminta agar pihak berwenang segera turun tangan untuk memastikan PT. Portius bertanggung jawab atas limbah yang mereka hasilkan. Mereka berharap pemerintah daerah dan instansi terkait dapat menekan perusahaan untuk segera menyelesaikan masalah ini dengan tuntas.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari PT. Portius Tanjung Jabung Barat mengenai masalah ini. Masyarakat berharap ada itikad baik dan tindakan nyata dari perusahaan untuk mengembalikan kelestarian lingkungan Desa Sari Agung






Komentar