“Warga Geram” PT. Portius Tanjung Jabung Barat Diduga Lari dari Tanggung Jawab Pengelolaan Limbah Kelapa Sawit.

- Redaksi

Kamis, 25 Juli 2024 - 04:44 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Tanjabbarat||angkatberita.id— Warga Kelurahan Dusun Kebun, Kecamatan Batang Asam, kembali dirundung kekhawatiran akibat limbah kelapa sawit dari PT. Portius Tanjung Jabung Barat yang terdampar di wilayah mereka. Meskipun telah beberapa kali dilakukan rapat di tingkat kecamatan, belum ada keputusan pasti dari pihak perusahaan mengenai penanganan limbah tersebut. Kamis (25 Juli 2024)

Sari Agung, sebuah desa yang selama ini dikenal dengan lingkungan alaminya, kini harus berhadapan dengan ancaman pencemaran akibat limbah industri kelapa sawit. Warga setempat mengaku sudah berulang kali menyampaikan keluhan mereka, namun hingga kini belum mendapatkan tanggapan yang memuaskan dari PT. Portius.

Baca Juga :  Pelaku Curanmor Di Talang Jeruk Pagaralam ,terekam Kamera CCTV.

“Rapat demi rapat sudah dilakukan, tapi kami belum melihat langkah konkret dari pihak perusahaan. Kami khawatir dampak limbah ini akan merusak kesehatan dan mata pencaharian kami,” ujar salah seorang warga yang tak ingin disebutkan namanya.

PT. Portius, sebagai perusahaan besar yang bergerak di bidang industri kelapa sawit, diharapkan segera mengambil langkah cepat dan tepat untuk mengatasi masalah ini. Selain itu, transparansi dalam pengelolaan limbah sangat dibutuhkan agar masyarakat bisa merasa aman dan nyaman.

Baca Juga :  100 Prajurit Ksatria Condromowo Ikut Serta Dalam Misi Kemanusiaan Erupsi Gunung Semeru

Masyarakat Dusun Kebun meminta agar pihak berwenang segera turun tangan untuk memastikan PT. Portius bertanggung jawab atas limbah yang mereka hasilkan. Mereka berharap pemerintah daerah dan instansi terkait dapat menekan perusahaan untuk segera menyelesaikan masalah ini dengan tuntas.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari PT. Portius Tanjung Jabung Barat mengenai masalah ini. Masyarakat berharap ada itikad baik dan tindakan nyata dari perusahaan untuk mengembalikan kelestarian lingkungan Desa Sari Agung

Berita Terkait

Empat Orang Satu Keluarga Terjatuh di Jalan Imam Bonjol Sampang, Diduga Akibat Tumpahan Minyak
Temuan Dugaan Tumpang Tindih Proyek HIPPA Desa Nyalabuh Laok Dipersoalkan, GASI Soroti Sikap BBWS Brantas
Besi Tulangan Proyek SPAM Murtajih Terukur 11,2 Milimeter, DPRKP Pamekasan Belum Beri Penjelasan
Bukan Sekedar Dijual, Tanah Aset Pemkab Sampang Diduga Hilangkan Lahan Produktif Warga
“Parah” Proyek HIPPA di Pamekasan Akali Pekerjaan, Saluran Lama Dipoles Seolah Bangunan Baru
Proyek Pelebaran Jembatan dan Jalan Pantura bProbolinggo-lumajang diduga Tanpa Mikirkan Hajat Pengguna Jalan.
Dua Kali Mangkir Pemeriksaan, Direktur PT SBP SH Bakal Dijemput Paksa Polisi
80 Tahun Indonesia Merdeka, PUDAM Bangkalan Perkuat Semangat Pelayanan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Minggu, 16 Agustus 2026 - 19:05 WIB

Empat Orang Satu Keluarga Terjatuh di Jalan Imam Bonjol Sampang, Diduga Akibat Tumpahan Minyak

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 12:30 WIB

Temuan Dugaan Tumpang Tindih Proyek HIPPA Desa Nyalabuh Laok Dipersoalkan, GASI Soroti Sikap BBWS Brantas

Kamis, 13 Agustus 2026 - 18:54 WIB

Besi Tulangan Proyek SPAM Murtajih Terukur 11,2 Milimeter, DPRKP Pamekasan Belum Beri Penjelasan

Kamis, 13 Agustus 2026 - 08:49 WIB

Bukan Sekedar Dijual, Tanah Aset Pemkab Sampang Diduga Hilangkan Lahan Produktif Warga

Kamis, 13 Agustus 2026 - 06:23 WIB

“Parah” Proyek HIPPA di Pamekasan Akali Pekerjaan, Saluran Lama Dipoles Seolah Bangunan Baru

Berita Terbaru