Breaking News

Video Dun Belanda Bikin Geger, Wabup Aceh Timur Bantah Keras dan Beri Ultimatum 2×24 Jam

Video Dun Belanda kembali menghebohkan publik. Wabup Aceh Timur angkat bicara, membantah isi video dan memberi tenggat klarifikasi 2x24 jam.

Angkat Berita - Redaksi
2 menit baca•410 tayangan

Aceh Timur/angkatberita.id – Polemik yang melibatkan kreator konten media sosial Dun Belanda kembali mencuat. Setelah sebelumnya menyampaikan permintaan maaf secara terbuka kepada Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky atas unggahan yang dipersoalkan, kini Dun Belanda kembali menjadi sorotan menyusul pernyataannya dalam sebuah video yang beredar di media sosial.

Sebelumnya, Dun Belanda mengakui kesalahannya dan menyampaikan permintaan maaf kepada Bupati Aceh Timur, keluarga, serta tim pendukung. Permintaan maaf tersebut juga dituangkan dalam surat pernyataan yang ditandatangani di atas materai.

Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky menerima permintaan maaf tersebut dan mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama mendukung jalannya pemerintahan serta pembangunan di Kabupaten Aceh Timur.

Namun, polemik kembali muncul setelah beredar video yang memperlihatkan Dun Belanda menyatakan bahwa dirinya selama ini mengkritik Bupati Aceh Timur atas arahan orang nomor dua di lingkungan Pemerintah Kabupaten Aceh Timur.

Dalam video yang beredar, Dun Belanda mengaku dijanjikan sebuah mobil dan rumah apabila berhasil “menggulingkan” Bupati Aceh Timur. Pernyataan itu kemudian memicu reaksi dari Wakil Bupati Aceh Timur, T. Zainal Abidin.

Saat dikonfirmasi media ini melalui sambungan telepon WhatsApp, T. Zainal Abidin membantah seluruh pernyataan tersebut. Ia menegaskan tidak pernah mengenal secara pribadi Dun Belanda maupun memberikan janji apa pun seperti yang disebutkan dalam video.

“Saya tidak kenal dengan Dun Belanda. Saya hanya pernah mendengar namanya. Tidak pernah ada pembicaraan ataupun janji membeli mobil maupun rumah seperti yang disampaikan dalam video itu,” kata T. Zainal Abidin.

Menurut Wakil Bupati, pernyataan tersebut merupakan tuduhan yang tidak benar dan telah merugikan nama baiknya. Ia meminta Dun Belanda memberikan klarifikasi secara terbuka dalam waktu 2 x 24 jam.

“Saya memberikan waktu 2 x 24 jam kepada yang bersangkutan untuk mengklarifikasi pernyataannya. Jika tidak ada klarifikasi, kami akan mempertimbangkan menempuh jalur hukum dengan melaporkan persoalan ini kepada pihak kepolisian,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa masyarakat berhak menilai informasi yang beredar, namun dirinya memastikan tidak pernah meminta ataupun mengarahkan siapa pun untuk menjatuhkan Bupati Aceh Timur.

Hingga berita ini diterbitkan, Dun Belanda belum memberikan tanggapan ataupun klarifikasi atas bantahan yang disampaikan Wakil Bupati Aceh Timur terkait isi video yang beredar di media sosial tersebut.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Nasional

Artikel Populer