Tiga Gudang Diduga Penimbun BBM Subsidi di Jalinsum Musi Rawas-Muratara Digerebek Polisi,14 Orang Diamankan

- Redaksi

Rabu, 22 April 2026 - 10:10 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

MURATARA – Aparat kepolisian dari Tim Tindak Pidana Tertentu (Tipidter) Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Sumatera Selatan menggerebek tiga gudang yang diduga menjadi lokasi penimbunan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi di kawasan Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum), tepatnya di jalur antara Lubuk Linggau dan Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Selasa (21/4/2026).

Operasi penindakan tersebut dipimpin langsung oleh Kasubdit IV Tipidter Ditreskrimsus Polda Sumsel, AKBP Ahmad Budi Martoni. Penggerebekan dilakukan setelah petugas menerima laporan masyarakat terkait aktivitas mencurigakan yang diduga berkaitan dengan distribusi ilegal BBM subsidi.

AKBP Ahmad Budi Martoni menjelaskan, ketiga gudang yang digerebek tersebut kuat diduga menjadi tempat penimbunan BBM subsidi yang diperoleh secara tidak sah untuk kemudian diperjualbelikan kembali dengan harga di atas ketentuan.

Baca Juga :  Berkebun Satgas Yonif 521/DY Bantu Warga Membuka Lahan di Distrik Bolakme

“Dari hasil penggerebekan, kami berhasil mengamankan barang bukti berupa puluhan ton BBM subsidi jenis solar, pertalite, hingga minyak tanah yang disimpan di dalam gudang,” ujarnya.

Selain menyita barang bukti, petugas juga mengamankan 14 orang yang diduga terlibat dalam praktik ilegal tersebut. Mereka masing-masing berinisial II dan AD sebagai sopir, FD selaku pemilik gudang, EG yang merupakan kerabat pemilik, HA sebagai penjaga gudang, serta delapan pekerja gudang yakni RK, FF, RS, RR, FE, dan YS.

Baca Juga :  Pangdam I/BB Pimpin Sertijab, Penyerahan Jabatan, dan Tradisi Korps Pejabat Kodam I/BB

Para terduga pelaku saat ini telah diamankan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut di Mapolda Sumsel. Polisi juga tengah mendalami peran masing-masing serta menelusuri kemungkinan adanya jaringan distribusi BBM ilegal yang lebih luas.

“Kasus ini masih dalam pengembangan. Tidak menutup kemungkinan akan ada tersangka lain yang terlibat, termasuk pihak-pihak yang menjadi pemasok maupun penadah BBM subsidi ini,” tegasnya.

Ia menegaskan Kepolisian akan terus melakukan pengawasan dan penindakan tegas terhadap praktik ilegal yang merugikan negara dan masyarakat.

Berita Terkait

“Parah” Proyek HIPPA di Pamekasan Akali Pekerjaan, Saluran Lama Dipoles Seolah Bangunan Baru
Proyek Pelebaran Jembatan dan Jalan Pantura bProbolinggo-lumajang diduga Tanpa Mikirkan Hajat Pengguna Jalan.
Dua Kali Mangkir Pemeriksaan, Direktur PT SBP SH Bakal Dijemput Paksa Polisi
Layangan Kembali Menghiasi Langit Kuala Tungkal, 130 Peserta Ramaikan Lomba Sauk’an
Kelurahan Kraton Sajikan Konsep Kerohanian Warnai HUT RI ke-81.
Pentas Budaya Minang dan India Warnai Malam Kebersamaan di Kuala Tungkal
80 Tahun Indonesia Merdeka, PUDAM Bangkalan Perkuat Semangat Pelayanan
Kolaborasi Budaya Melayu-Tionghoa Tutup Meriah Pentas Bhineka Kebangsaan, Tanjab Barat Teguhkan Semangat Persatuan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Kamis, 13 Agustus 2026 - 06:23 WIB

“Parah” Proyek HIPPA di Pamekasan Akali Pekerjaan, Saluran Lama Dipoles Seolah Bangunan Baru

Rabu, 12 Agustus 2026 - 18:50 WIB

Proyek Pelebaran Jembatan dan Jalan Pantura bProbolinggo-lumajang diduga Tanpa Mikirkan Hajat Pengguna Jalan.

Selasa, 11 Agustus 2026 - 18:16 WIB

Dua Kali Mangkir Pemeriksaan, Direktur PT SBP SH Bakal Dijemput Paksa Polisi

Selasa, 11 Agustus 2026 - 16:38 WIB

Layangan Kembali Menghiasi Langit Kuala Tungkal, 130 Peserta Ramaikan Lomba Sauk’an

Selasa, 11 Agustus 2026 - 16:38 WIB

Kelurahan Kraton Sajikan Konsep Kerohanian Warnai HUT RI ke-81.

Berita Terbaru