Sampang ( ANGKAT BERITA) -Pengerjaan proyek rehabilitasi ruang kelas SDN Ragung 2 di Kecamatan Pangarengan, Kabupaten Sampang, yang didanai dari DAU APBD 2024 sebesar Rp299.928.590,41, menuai kritik tajam. Proyek yang dipercayakan kepada CV. Samsu Indah Abadi seharusnya meningkatkan fasilitas pendidikan, namun justru memunculkan kekhawatiran akan kualitas dan ketepatan penyelesaiannya.
Pantauan di lapangan pada Jumat (7/12/2024) mengungkapkan berbagai kejanggalan serius. Tidak ada papan nama proyek sebagai bentuk transparansi kepada publik. Lebih parah lagi, pekerjaan tanah dan pondasi belum terlihat, sementara pengerjaan kusen, pintu, dan jendela sama sekali belum dimulai. Secara keseluruhan, progres pekerjaan baru mencapai 40%. Dengan sisa waktu yang terbatas sebelum masa kontrak berakhir pada 16 Desember 2024, besar kemungkinan proyek ini tidak akan selesai tepat waktu.
Tidak hanya itu, material yang digunakan seperti pasir dan batu disinyalir tidak sesuai dengan Rencana Anggaran Biaya (RAB). Hal ini memunculkan kekhawatiran akan kualitas bangunan yang dihasilkan, yang seharusnya menjadi fasilitas pendidikan yang layak dan aman bagi para siswa.
Ketua investigasi Team Garuda08, Maz Ulul, menyoroti ketidakberesan ini dengan tegas. “Proyek ini jauh dari standar yang ditetapkan. Tidak hanya progresnya lambat, kami juga menduga adanya penyimpangan pada kualitas material yang digunakan. Jika ini terus dibiarkan, pelaksana proyek bisa masuk daftar hitam (blacklist),” ujar Maz Ulul.
Hingga berita ini diturunkan, pihak pelaksana belum dapat dihubungi untuk memberikan klarifikasi. Minimnya transparansi dan dugaan penyimpangan ini mengundang desakan dari berbagai pihak agar pemerintah daerah segera turun tangan untuk melakukan inspeksi mendalam dan memastikan tidak ada penyalahgunaan dana publik dalam proyek ini.
Proyek ini menjadi ujian bagi pemerintah Kabupaten Sampang dalam menjaga akuntabilitas penggunaan anggaran, sekaligus memastikan bahwa kepentingan masyarakat, terutama dalam bidang pendidikan, tidak dikorbankan.
;;;;;;;






Komentar