Terkait Pemberitaan Menu MBG di Aengsareh begini Penjelasan Kepala SPPG

- Redaksi

Selasa, 24 Februari 2026 - 21:25 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Sampang (ANGKAT BERITA)– Menanggapi pemberitaan terkait menu Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dibagikan kepada siswa di SDN Karang Dalam 1 dan dipersoalkan karena dinilai berporsi kecil, Kepala SPPG Aengsareh, Nuraini Rahila, S.M, menyampaikan klarifikasi resmi.

Ia menegaskan bahwa menu yang dibagikan kepada siswa telah disusun sesuai dengan alokasi anggaran yang berlaku dan dapat dipertanggungjawabkan secara administratif maupun teknis.

Menurut Nuraini, dalam pelaksanaan program MBG terdapat mekanisme prakiraan harga bahan baku yang bersifat dinamis, harga yang diprediksi pada tahap perencanaan tidak selalu sama dengan harga riil di tingkat pemasok. 

Selain itu, terdapat faktor penyusutan atau penyortiran bahan, seperti buah yang mengalami reject setelah diseleksi, sehingga dalam prakteknya diperlukan penyesuaian anggaran.

Baca Juga :  Wakil Bupati Lantik dan Ambil Sumpah Jabatan 16 Pejabat Manajerial di Lingkungan Pemkab Tanjung Jabung Barat

“Setiap hari kami tidak bisa memastikan anggaran itu persis sama, karena ada prakiraan harga, harga yang kami prediksi bisa berbeda saat pembelian di supplier, misalnya buah yang kami pesan sejumlah tertentu, setelah disortir ada yang tidak layak, sehingga kami harus menambah anggaran,” jelasnya. Selasa (24/02)

Ia menambahkan, dalam sistematika MBG dikenal mekanisme subsidi silang, apabila dalam satu menu terjadi kekurangan anggaran, maka akan ditutup pada menu berikutnya dalam periode yang sama, sebaliknya, apabila terdapat efisiensi, maka akan dimaksimalkan pada menu selanjutnya.

Baca Juga :  Hiburan Malam Kian Tak Terkendali, Ketua I MUI Dungkek Ultimatum Pemkab Sumenep: Tutup atau Kami Turun ke Jalan

Dalam satu periode, lanjutnya, anggaran harus tetap sesuai dengan arahan Badan Gizi Nasional dan tidak boleh mengalami minus, jika terdapat sisa anggaran, maka akan dioptimalkan kembali pada periode berikutnya.

Terkait menu rapel tiga hari yang menjadi sorotan, pihak SPPG Aengsareh merinci komponen sebagai berikut:

Telur puyuh: Rp 2.300

Apel: Rp 4.500

Buah naga: Rp 6.600

Donat (2 pcs): Rp7.000

Susu: Rp 3.650

Total: Rp 24.050

Pihak SPPG Aengsareh juga menyampaikan harapan agar ke depan dilakukan konfirmasi terlebih dahulu kepada pihak dapur sebelum pemberitaan dipublikasikan, sehingga informasi yang diterima masyarakat dapat tersaji secara utuh dan berimbang.

Berita Terkait

Bukan Sekedar Dijual, Tanah Aset Pemkab Sampang Diduga Hilangkan Lahan Produktif Warga
“Parah” Proyek HIPPA di Pamekasan Akali Pekerjaan, Saluran Lama Dipoles Seolah Bangunan Baru
Aset Tanah Pemkab Sampang Dijual, DPRD Mengaku Tak Pernah Membahas
80 Tahun Indonesia Merdeka, PUDAM Bangkalan Perkuat Semangat Pelayanan
HMI Dorong Evaluasi IPAL 22 Puskesmas di Bangkalan
Perkuat Kolaborasi dengan Kemenaker, Wabup Katamso Usulkan Modernisasi BLK dan Perluasan Program Magang
Layangan Kembali Menghiasi Langit Kuala Tungkal, 130 Peserta Ramaikan Lomba Sauk’an
Dugaan Pelanggaran POJK, KB Bukopin Pamekasan Tahan SK Pensiun Nasabah Setahun Lebih

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Kamis, 13 Agustus 2026 - 08:49 WIB

Bukan Sekedar Dijual, Tanah Aset Pemkab Sampang Diduga Hilangkan Lahan Produktif Warga

Kamis, 13 Agustus 2026 - 06:23 WIB

“Parah” Proyek HIPPA di Pamekasan Akali Pekerjaan, Saluran Lama Dipoles Seolah Bangunan Baru

Rabu, 12 Agustus 2026 - 23:19 WIB

Aset Tanah Pemkab Sampang Dijual, DPRD Mengaku Tak Pernah Membahas

Selasa, 11 Agustus 2026 - 16:38 WIB

80 Tahun Indonesia Merdeka, PUDAM Bangkalan Perkuat Semangat Pelayanan

Selasa, 11 Agustus 2026 - 16:38 WIB

HMI Dorong Evaluasi IPAL 22 Puskesmas di Bangkalan

Berita Terbaru