Sampang ( ANGKAT BERITA) – Warga Dusun Bung Carba, Desa Karangpenang Oloh, Kecamatan Karangpenang, dibuat geram dengan sikap lamban pihak terkait dalam menangani jembatan yang ambruk di wilayah mereka. Padahal, jembatan tersebut menjadi akses vital bagi aktivitas warga sehari-hari.
H. Hasib, tokoh masyarakat Karangpenang, mengungkapkan bahwa Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) bersama Forkopimcam telah turun ke lokasi pada November lalu. “Mereka sudah datang, melihat langsung, bahkan menaruh police line di sekitar lokasi. Tapi, setelah itu, tidak ada kabar sama sekali,” ujarnya dengan nada kecewa, Senin (10/12/2024).
Ambruknya jembatan ini tak hanya menghambat mobilitas warga, tetapi juga mengancam keselamatan mereka. Kini, kekhawatiran semakin meningkat karena sudah memasuki musim hujan, yang membuat kondisi jalan alternatif semakin licin dan berbahaya. “Setiap hari, warga terpaksa mencari jalan alternatif yang jauh lebih berisiko. Dengan cuaca seperti ini, potensi kecelakaan meningkat. Kami sudah menunggu terlalu lama, tapi belum ada tindakan nyata dari BPBD,” tambah H. Hasib.

Warga menilai tindakan BPBD yang hanya memasang garis polisi tanpa tindak lanjut merupakan bentuk ketidakpedulian terhadap keselamatan masyarakat. “Kami butuh tindakan, bukan janji! Sampai kapan jembatan ini dibiarkan ambruk?” seru salah satu warga dengan nada emosi.
Hingga berita ini diturunkan, Kepala Dinas BPBD belum memberikan tanggapan terkait persoalan ini. Sementara itu, warga terus mendesak agar pemerintah daerah segera mengambil langkah konkret untuk mengatasi permasalahan ini sebelum situasi semakin memburuk.
Musim hujan yang terus berlangsung menjadi ancaman serius bagi warga setempat, terutama jika perbaikan jembatan terus tertunda. Kondisi ini menjadi cermin betapa pentingnya pemerintah mendengarkan aspirasi masyarakat dan memberikan solusi cepat untuk masalah infrastruktur yang berdampak langsung pada kehidupan sehari-hari. Apakah jembatan ini akan terus dibiarkan menjadi “monumen ketidakpedulian”? Warga menunggu jawabannya.;;;;;;;






Komentar