Proyek Jalan DD Rp215 Juta di Jaba’an Diduga Mangkrak, Kades Pilih Hindari Penjelasan Publik

- Redaksi

Sabtu, 27 Desember 2025 - 12:00 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kondisi proyek rehabilitasi jalan Dana Desa Rp215 juta di Dusun Junjungan, Desa Jaba’an, Manding, tampak terbengkalai. Hingga akhir Desember, pekerjaan belum menunjukkan progres signifikan meski tahun

Sumenep (angkatberita) — Proyek rehabilitasi jalan di Dusun Junjungan, Desa Jaba’an, Kecamatan Manding, Kabupaten Sumenep, yang diduga bersumber dari Dana Desa (DD) Tahun Anggaran 2025 senilai Rp215.111.805, menuai sorotan tajam publik. Hingga akhir Desember, proyek tersebut terindikasi mangkrak tanpa kejelasan progres dan pertanggungjawaban.

Pantauan di lapangan hingga Sabtu (27/12/2025) menunjukkan tidak adanya aktivitas pengerjaan. Di lokasi, hanya tampak susunan bebatuan di beberapa titik, sementara sebagian besar badan jalan belum tersentuh sama sekali. Kondisi ini memicu keresahan warga, terlebih tahun anggaran hampir berakhir, namun pekerjaan belum menunjukkan tanda-tanda penyelesaian.

Situasi ini semakin menimbulkan tanda tanya besar karena proyek yang dibiayai dari anggaran tahun berjalan seharusnya selesai tepat waktu dan dapat dipertanggungjawabkan sebelum tutup buku. Namun fakta di lapangan justru berbanding terbalik dengan prinsip tata kelola Dana Desa yang transparan dan akuntabel.

Baca Juga :  Pembangunan KDMP Bangkalan Disorot, Kodim Tegaskan Hanya Dukung Sesuai Tupoksi

Upaya konfirmasi yang dilakukan media ini kepada Kepala Desa Jaba’an, Hammad, berulang kali tidak membuahkan penjelasan substansial. Setelah beberapa kali dihubungi, Hammad enggan memberikan keterangan melalui telepon dan memilih menghindari penjelasan terbuka.

“Endak, lebih baik sampean saya tunggu di rumah, biar tahu duduk permasalahannya dan kendalanya. Kalau duduk bersama kan jelas,” ujarnya, Sabtu (27/12/2025).

Baca Juga :  PARAH! Dishub Pamekasan Tarik Uang Parkir, Tapi Lepas Tangan Jika Motor Hilang?

Pernyataan tersebut dinilai publik sebagai upaya mengaburkan transparansi, sebab pengelolaan Dana Desa merupakan urusan publik yang semestinya dijelaskan secara terbuka, bukan dibatasi dalam pertemuan tertutup.

Tak berhenti di situ, SuaraFaktual.id juga mencoba mengonfirmasi informasi sensitif lain yang berkembang di masyarakat, yakni dugaan adanya permintaan uang sebesar Rp500 ribu kepada korban kasus penggelapan, yang disebut-sebut untuk melancarkan proses laporan.

Alih-alih memberikan klarifikasi tegas, Hammad kembali mengelak dan meminta persoalan dibahas secara langsung.

“Lebih jelasnya ayo duduk bersama, biar tahu apakah itu disebut pemerasan atau hanya partisipasi kerja petugas yang semalam suntuk bekerja,” dalihnya. 

Berita Terkait

Aset Tanah Pemkab Sampang Dijual, DPRD Mengaku Tak Pernah Membahas
80 Tahun Indonesia Merdeka, PUDAM Bangkalan Perkuat Semangat Pelayanan
HMI Dorong Evaluasi IPAL 22 Puskesmas di Bangkalan
Perkuat Kolaborasi dengan Kemenaker, Wabup Katamso Usulkan Modernisasi BLK dan Perluasan Program Magang
Layangan Kembali Menghiasi Langit Kuala Tungkal, 130 Peserta Ramaikan Lomba Sauk’an
Dugaan Pelanggaran POJK, KB Bukopin Pamekasan Tahan SK Pensiun Nasabah Setahun Lebih
Pentas Budaya Minang dan India Warnai Malam Kebersamaan di Kuala Tungkal
Jangan Sampai Ketinggalan! Ini Kata Kasat Lantas Sumenep Soal Pemutihan Pajak 2026 di RRI

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Rabu, 12 Agustus 2026 - 23:19 WIB

Aset Tanah Pemkab Sampang Dijual, DPRD Mengaku Tak Pernah Membahas

Selasa, 11 Agustus 2026 - 16:38 WIB

80 Tahun Indonesia Merdeka, PUDAM Bangkalan Perkuat Semangat Pelayanan

Selasa, 11 Agustus 2026 - 16:38 WIB

HMI Dorong Evaluasi IPAL 22 Puskesmas di Bangkalan

Selasa, 11 Agustus 2026 - 16:38 WIB

Perkuat Kolaborasi dengan Kemenaker, Wabup Katamso Usulkan Modernisasi BLK dan Perluasan Program Magang

Selasa, 11 Agustus 2026 - 16:38 WIB

Layangan Kembali Menghiasi Langit Kuala Tungkal, 130 Peserta Ramaikan Lomba Sauk’an

Berita Terbaru