PJ Desa Tanah Merah Bungkam, Proyek Rabat Beton Diduga dari Dana Desa Tanpa Prasasti, Sudah Retak Sebelum Digunakan

- Redaksi

Selasa, 22 Oktober 2024 - 06:10 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Sampang||angkatberita.id – Hingga saat ini, PJ Desa Tanah Merah, Torjun Sampang, Sanah, masih memilih bungkam terkait berbagai isu yang tengah mencuat di wilayahnya, salah satunya adalah proyek rabat beton di Dusun Lon Leber Anggaran pertama th 2024 . Proyek yang diduga berasal dari Dana Desa ini menjadi sorotan publik karena tidak terpasang prasasti dan sudah mengalami  keretakan dibeberapa tempat  bahkan sebelum sempat digunakan oleh warga. Selasa (22/10/24)

Tim media yang berusaha mencari klarifikasi dari PJ Desa Tanah Merah, Sanah, belum mendapatkan jawaban yang memadai. Begitu pula ketika media menghubungi Faisol, Kabid Bina Desa Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD), yang hanya memberikan tanggapan singkat, “Waalaikum salam, sampean bisa menghubungi Plh Camat Torjun untuk konfirmasi terkait sidak yang dilakukan oleh kecamatan Torjun.” Namun, hingga berita ini dipublikasikan, baik PJ Desa maupun pihak kecamatan tetap bungkam.

Baca Juga :  8 PJU Polres Muratara Berganti, Kapolres Pimpin Acara Kenal Pamit

Sikap bungkam ini membuat masyarakat semakin khawatir akan potensi ketidakwajaran dalam pengelolaan Dana Desa. Proyek rabat beton di Dusun Lon Leber yang sudah retak sebelum digunakan menimbulkan kecurigaan terkait kualitas pekerjaan yang dilaksanakan. Selain itu, ketiadaan prasasti pada proyek tersebut semakin memperkuat dugaan adanya pelanggaran prosedur yang seharusnya transparan dalam setiap penggunaan anggaran desa.

Ketika seorang pejabat publik memilih untuk bungkam dalam situasi seperti ini, wajar jika masyarakat mulai mempertanyakan apakah ada sesuatu yang disembunyikan atau ini sekadar bentuk ketidakpedulian terhadap kewajiban sebagai pelayan masyarakat. Pengelolaan dana desa dan pelaksanaan program pembangunan haruslah dipertanggungjawabkan kepada masyarakat, yang mana uang tersebut berasal dari mereka.

Baca Juga :  Insiden Pengusiran Tim Bola Volley SMPN 3 Sindang Ciderai Semangat HUT Guru di Kabupaten Indramayu  

Menanggapi kebungkaman tersebut, Garuda 08, sebuah tim pemantau yang fokus pada pengawasan penggunaan anggaran daerah, berencana mengambil tindakan tegas. “Jika PJ Desa Tanah Merah masih terus bungkam, kami akan bersurat ke DPMD untuk meminta kehadiran pejabat terkait guna memberikan penjelasan. Jika perlu, masalah ini akan kami eskalasi ke Inspektorat untuk investigasi lebih lanjut,” tegas salah satu anggota Garuda 08.

Masyarakat dan tim pemantau berharap agar pejabat terkait segera memberikan penjelasan dan memastikan proyek-proyek yang dibiayai oleh Dana Desa dilaksanakan dengan baik dan transparan, demi kepercayaan publik yang terus tergerus akibat kebungkaman ini.;;;;;;;

Berita Terkait

Empat Orang Satu Keluarga Terjatuh di Jalan Imam Bonjol Sampang, Diduga Akibat Tumpahan Minyak
Temuan Dugaan Tumpang Tindih Proyek HIPPA Desa Nyalabuh Laok Dipersoalkan, GASI Soroti Sikap BBWS Brantas
Besi Tulangan Proyek SPAM Murtajih Terukur 11,2 Milimeter, DPRKP Pamekasan Belum Beri Penjelasan
Bukan Sekedar Dijual, Tanah Aset Pemkab Sampang Diduga Hilangkan Lahan Produktif Warga
“Parah” Proyek HIPPA di Pamekasan Akali Pekerjaan, Saluran Lama Dipoles Seolah Bangunan Baru
Proyek Pelebaran Jembatan dan Jalan Pantura bProbolinggo-lumajang diduga Tanpa Mikirkan Hajat Pengguna Jalan.
Dua Kali Mangkir Pemeriksaan, Direktur PT SBP SH Bakal Dijemput Paksa Polisi
80 Tahun Indonesia Merdeka, PUDAM Bangkalan Perkuat Semangat Pelayanan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Minggu, 16 Agustus 2026 - 19:05 WIB

Empat Orang Satu Keluarga Terjatuh di Jalan Imam Bonjol Sampang, Diduga Akibat Tumpahan Minyak

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 12:30 WIB

Temuan Dugaan Tumpang Tindih Proyek HIPPA Desa Nyalabuh Laok Dipersoalkan, GASI Soroti Sikap BBWS Brantas

Kamis, 13 Agustus 2026 - 18:54 WIB

Besi Tulangan Proyek SPAM Murtajih Terukur 11,2 Milimeter, DPRKP Pamekasan Belum Beri Penjelasan

Kamis, 13 Agustus 2026 - 08:49 WIB

Bukan Sekedar Dijual, Tanah Aset Pemkab Sampang Diduga Hilangkan Lahan Produktif Warga

Kamis, 13 Agustus 2026 - 06:23 WIB

“Parah” Proyek HIPPA di Pamekasan Akali Pekerjaan, Saluran Lama Dipoles Seolah Bangunan Baru

Berita Terbaru