SAMPANG||ANGKATBERITA.ID – Pj Bupati Sampang Rudi Arifiyanto memimpin pembukaan Musrenbang RKPD Kabupaten Sampang Tahun 2025 dan RPJPD Kabupaten Sampang Tahun 2025-2045 di Pendapa Trunojoyo, Senin (25/3/2024).
Turut hadir Sekretaris Daerah Kabupaten Sampang, Perwakilan Forkopimda Kabupaten Sampang, Ketua Komisi dan Anggota DPRD Sampang, Kepala Kantor Kemenag Sampang, Ketua TP PKK Sampang, Ketua DWP Sampang, Kepala Bakorwil IV Pamekasan, Kepala Bappeda Provinsi Jatim, Kepala Balai Besar Wilayah Sungai Brantas, Kepala Balai Pemeliharaan Jalan Nasional VIII Wilayah Jawa Timur, Kepala Bappeda Bangkalan dan Pamekasan, segenap pimpinan dan anggota OPD Kabupaten Sampang, Pimpinan BUMD dan BUMN, Akademisi serta Tokoh Agama dan Masyarakat.
Kegiatan tersebut dilaksakan selama dua hari yakni mulai tanggal 25-26 Maret 2024 untuk perumusan arah dan langkah kebijakan pembangunan Kabupaten Sampang 2025 yang akan dirumuskan bersama dalam bentuk Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) dan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) yang mempertimbangkan hasil musyawarah rencana pembangunan (Musrenbang) dimana sebelumnya telah dilaksanakan mulai dari tingkat desa, kecamatan hingga saat ini dibahas pada tingkat kabupaten.
Andika Herlambang yang hadir mewakili Kepala Bappeda Provinsi Jatim menyampaikan sejumlah apresiasi atas capaian Kabupaten Sampang selama ini dan sejumlah target yang perlu dicapai Pemkab Sampang pada Pembangunan Tahun 2025 mendatang agar sejalan dengan arah pembangunan Provinsi Jawa Timur.
Di sisi lain Pj. Bupati Sampang, Rudi Arifiyanto mengundang segenap stakeholder dan unsur-unsur terkait dengan harapan agar hasil Musrenbang semakin tajam dan menjawab persoalan fundamental dalam pembangunan Sampang.
“Kita berharap forum ini dapat berjalan dengan optimal, produktif, serta menghasilkan rumusan-rumusan kebijakan rencana pembangunan yang tepat dan berpihak pada kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Sampang,” ujarnya.
Menurutnya forum tersebut bukan sekadar kumpulan individu atau lembaga yang berkumpul untuk berdiskusi, namun wujud komitmen pemerintah daerah untuk berkolaborasi, berbagi gagasan, serta menghasilkan keputusan yang akan memberikan dampak positif bagi masyarakat Sampang secara luas.
“Mari kita tingkatkan sinergi antara pemerintah, masyarakat, sektor swasta, dan elemen-elemen lainnya dan jadikan musyawarah ini sebagai wahana untuk menyamakan pemahaman, mempertajam gagasan, dan membangun komitmen bersama demi terwujudnya cita-cita pembangunan yang kita impikan,” tutupnya





Komentar