Breaking News

Pengeroyokan di Polda Metro Jaya, Ketua KNPI Aceh Timur Desak Polisi Tangkap Aktor Intelektual

Menurutnya, aksi tersebut tidak mungkin terjadi secara spontan tanpa adanya pihak yang mengorganisir dan menggerakkan massa.

Angkat Berita - Redaksi
2 menit baca•58 tayangan

Aceh Timur / angkatberita.id – Ketua DPD KNPI Aceh Timur, Haji Sulaiman, mengecam keras aksi premanisme dan pengeroyokan terhadap seorang warga bernama Faisal yang terjadi di lingkungan Polda Metro Jaya.

Peristiwa tersebut terjadi pada Rabu siang, 26 Maret 2026, di lantai 2 ruang RPK PPA Polda Metro Jaya. Saat itu, Faisal bersama seorang rekannya tengah menghadiri agenda konfrontasi didampingi kuasa hukum. Namun, keduanya justru menjadi korban pengeroyokan oleh lebih dari 20 orang yang diduga preman.

Ironisnya, aksi kekerasan tersebut terjadi di hadapan aparat kepolisian yang seharusnya menjamin keamanan dan ketertiban.

Haji Sulaiman, yang akrab disapa Tole, mendesak aparat penegak hukum segera menangkap para pelaku serta mengungkap pihak yang berada di balik kejadian tersebut.

“Saya, khususnya sebagai masyarakat Aceh dan Ketua DPD KNPI, meminta pihak kepolisian di Jakarta segera menangkap pelaku dan juga otak di balik peristiwa ini,” ujar Tole dengan nada tegas.

Ia menilai, insiden tersebut semakin mencoreng wajah penegakan hukum dan demokrasi di Indonesia, terlebih karena terjadi di hadapan penyidik di lingkungan Polda Metro Jaya.

Lebih lanjut, Haji Sulaiman menegaskan pentingnya pengusutan kasus ini secara menyeluruh tanpa pandang bulu. Menurutnya, seluruh pihak yang terlibat harus dimintai pertanggungjawaban hukum.

“Tidak mungkin kejadian ini terjadi secara kebetulan tanpa ada yang menggerakkan. Karena itu, aparat penegak hukum harus mengusut tuntas siapa pun yang terlibat, baik pelaku di lapangan maupun pihak yang menggerakkan dan mendanai aksi tersebut,” tegasnya.

Kasus ini diharapkan segera ditangani secara transparan dan profesional guna menjaga kepercayaan publik terhadap institusi penegak hukum.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Nasional

Artikel Populer