Masyarakat 9 Desa Tuntut Hak 20% dari PT DAS, Didampingi Ormas GRIB JAYA

- Redaksi

Rabu, 18 September 2024 - 13:46 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Tanjung Jabung Barat||angkatberita.id– Masyarakat dari sembilan desa yang tersebar di tiga kecamatan, yaitu Kecamatan Merlung, Kecamatan Tungkal Ulu, dan Kecamatan Batang Asam, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, menggelar aksi damai di kantor PT Dasa Anugerah Sejati (DAS) yang berlokasi di Desa Lubuk Bernai, Kecamatan Batang Asam. Aksi ini dilatarbelakangi oleh dugaan wanprestasi yang dilakukan oleh PT DAS, terkait dengan kewajiban perusahaan yang belum dipenuhi kepada masyarakat sekitar.

Aksi yang dipimpin oleh Dedi Arianto, seorang tokoh masyarakat dan pemuda dari Desa Badang, mendapat pengawalan ketat dari ratusan anggota Ormas Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB JAYA) Tanjung Jabung Barat. GRIB JAYA, yang dipimpin oleh Ketua DPC-nya, juga memberikan pendampingan penuh kepada masyarakat dalam memperjuangkan hak mereka. Dedi Arianto dan massa dari sembilan desa tersebut berjuang menuntut kewajiban PT DAS yang belum dipenuhi sejak perusahaan ini beralih dari perkebunan karet ke perkebunan kelapa sawit.

Berdasarkan keterangan dari salah satu perwakilan massa, wanprestasi yang dilakukan oleh PT DAS sudah terjadi sejak perusahaan ini masih beroperasi di bidang perkebunan karet. Saat ini, PT DAS sudah beralih fokus ke perkebunan kelapa sawit, namun masalah kewajiban perusahaan terhadap masyarakat masih belum terselesaikan. Salah satu kewajiban yang dituntut masyarakat adalah alokasi 20% dari keuntungan perusahaan yang seharusnya diberikan kepada mereka, sesuai dengan perjanjian awal.

“Sudah lama kami menunggu hak kami, tetapi hingga perusahaan melakukan replanting kebun sawit, hak 20% itu tak kunjung diberikan,” ungkap salah satu perwakilan masyarakat yang turut serta dalam aksi tersebut.

Baca Juga :  Pengadilan Negeri Sampang Hentikan Penyediaan Mamin untuk Terdakwa: Cerminan Lemahnya Manajemen Anggaran?

Aksi yang digelar pada Rabu, 18 September 2024 ini sempat diwarnai ketegangan ketika massa aksi tiba di portal pertama pintu masuk menuju kantor PT DAS. Para demonstran yang ingin menyampaikan aspirasi mereka dihalangi oleh petugas keamanan perusahaan. Namun, setelah negosiasi yang panjang, akhirnya perwakilan masyarakat diizinkan masuk untuk melakukan orasi di depan pos portal gedung kantor PT DAS.

Meskipun sempat terjadi ketegangan, aksi ini berlangsung secara damai dan tertib. Massa tetap menjaga keamanan dan kenyamanan selama menyampaikan tuntutan mereka. Orasi yang mereka sampaikan berpusat pada satu hal utama, yaitu pemenuhan tanggung jawab perusahaan terhadap masyarakat. Mereka menegaskan bahwa hak masyarakat harus segera dipenuhi oleh PT DAS.

Ratusan anggota Ormas GRIB JAYA turut mengawal jalannya aksi ini. Mereka berdiri di garis depan bersama masyarakat sembilan desa, menegaskan komitmen mereka dalam mendampingi masyarakat hingga hak-hak mereka terpenuhi. Ketua DPC GRIB JAYA Tanjung Jabung Barat menekankan bahwa aksi ini merupakan bentuk dari ketidakpuasan masyarakat terhadap PT DAS yang dinilai tidak menjalankan kewajibannya secara adil.

“Kami bersama masyarakat akan terus mengawal kasus ini sampai tuntas. Perusahaan tidak bisa terus-menerus mengabaikan kewajibannya terhadap masyarakat yang telah memberikan banyak kontribusi terhadap operasi perkebunan,” tegas Ketua DPC GRIB JAYA.

Masyarakat menuntut agar PT DAS segera memenuhi kewajiban 20% yang seharusnya dialokasikan untuk masyarakat sesuai perjanjian awal. Mereka juga berharap pihak perusahaan segera memberikan penjelasan dan solusi konkret atas masalah ini.

Baca Juga :  Polres Sumenep Melakukan penangkapan Terhadap Oknum LSM dan Oknum ASN yang diduga Melakukan Pemerasan

“Kami hanya ingin hak kami sebagai masyarakat yang selama ini berkontribusi besar terhadap perusahaan. Jika hak ini tidak dipenuhi, maka kami akan terus melakukan aksi hingga tuntutan kami didengar,” lanjut salah satu orator.

Sampai berita ini diturunkan, pihak PT DAS belum memberikan pernyataan resmi terkait aksi yang dilakukan oleh masyarakat sembilan desa tersebut. Namun, masyarakat dan Ormas GRIB JAYA telah berjanji akan terus memperjuangkan hak mereka sampai ada kepastian dari pihak perusahaan.

Aksi damai ini menjadi sorotan di Tanjung Jabung Barat, mengingat masalah ini telah berlangsung cukup lama tanpa adanya penyelesaian yang memadai dari pihak PT DAS. Masyarakat berharap bahwa dengan adanya aksi ini, perusahaan akan lebih memperhatikan kesejahteraan warga sekitar yang telah mendukung operasi mereka selama bertahun-tahun.

Masyarakat dari sembilan desa berharap bahwa tuntutan mereka akan segera dipenuhi oleh PT DAS tanpa harus ada aksi lanjutan. Mereka juga meminta agar pihak perusahaan lebih transparan dalam menjalankan kewajibannya, terutama dalam hal yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat sekitar.

“Kami hanya ingin keadilan, kami ingin hak kami sebagai masyarakat dipenuhi. Kami tidak minta lebih, hanya apa yang seharusnya menjadi milik kami,” tutup Dedi Arianto dalam orasinya.

Berita Terkait

Merdeka di Bendera; Kemerdekaan yang Dirayakan, Keadilan yang Dipertanyakan
HMI Dorong Evaluasi IPAL 22 Puskesmas di Bangkalan
Abdul Majid, Wartawan Muratara, Raih Top Juara D’Star Dangdut IMTV Competition di Jakarta
Ini Perjalanan Karier Pembalap Internasional M Zidan Keluar Juara Umum Motocross Grasstrack Open 2026 Muratara
Wabup Muratara Buka Ajang Bergensi Tingkat Nasional Super Grasstrack Open 2026 di Sirkuit pratama
Juknis Tunjangan Guru Dirombak, Pencairan Kini Lebih Cepat Mulai April 2026
Dugaan Mark Up Sapi Bantuan Rp7,5 M Mengemuka, Publik Desak Polda Aceh Turun Tangan
Dana Sapi Meugang Rp 7,5 Miliar di Aceh Timur Disorot, APH Didesak Selidiki

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Selasa, 11 Agustus 2026 - 16:38 WIB

HMI Dorong Evaluasi IPAL 22 Puskesmas di Bangkalan

Senin, 20 Juli 2026 - 10:16 WIB

Abdul Majid, Wartawan Muratara, Raih Top Juara D’Star Dangdut IMTV Competition di Jakarta

Minggu, 24 Mei 2026 - 22:17 WIB

Ini Perjalanan Karier Pembalap Internasional M Zidan Keluar Juara Umum Motocross Grasstrack Open 2026 Muratara

Sabtu, 23 Mei 2026 - 19:37 WIB

Wabup Muratara Buka Ajang Bergensi Tingkat Nasional Super Grasstrack Open 2026 di Sirkuit pratama

Rabu, 15 April 2026 - 04:54 WIB

Juknis Tunjangan Guru Dirombak, Pencairan Kini Lebih Cepat Mulai April 2026

Berita Terbaru