Klarifikasi Pemerintah kabupaten Nias Utara Atas Tudingan Korupsi Dana Pinjaman di Bank Sumut.

- Redaksi

Selasa, 23 Januari 2024 - 23:26 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Nias Utara (Sumut) Angkatberita,id_

Klarifikasi Sekda Nias Utara Bazatulo Zebua, atas tudingan sekelompok orang yang mengatasnamakan dirinya Koalisi Mahasiswa dan Pemuda Anti Korupsi Sumatera Utara (KAMPAK-SU) yang melakukan aksi damai di gedung KPK RI beberapa minggu yang lalu, mereka mengatakan bahwa Bupati Nias Utara Amizaro Waruwu diduga telah mengkorupsi dana pinjaman di Bank Sumut sebesar 17 Miliar untuk kepentingan pribadinya adalah tidak benar. Hal ini disampaikan oleh Setda Nias Utara pada konferensi pers yang digelar di aula Pendopo Nias Utara, Selasa 23/01/2023.

Sekda Nias Utara Bazatulo Zebua, Menjelaskan Anggaran yang sebesar 17 miliar sudah ada sasarannya kegunaannya tambahan perahu di kecamatan tuhemberua dan di kecamatan afulu,dan ada beberapa kegiatan lainnya, yang tidak dapat dibayarkan pada akhir tahun 2022. karena, keterlambatan proses pekerjaan, sehingga pinjaman tersebut sudah masuk di khas daerah.

“Bazatulo Zebua” menjelaskan bahwa anggaran yang di sebut-sebut yang 17 miliar itu merupakan sisa pinjaman Pemda Nias Utara di bank Sumut pada tahun 2022, kegiatan di tahun 2022 yang belum terbayarkan di tahun 2023 dan sudah dilakukan pembayaran dan tidak ada masalah.

Baca Juga :  Bupati Tanjabbar Hadiri Halal Bihalal Lembaga Adat Melayu Jambi

“kegiatan yang harus dibayarkan di tahun 2022 sebanyak 252 Aitem dan hal ini menjadi beban daerah yang harus di bayarkan pada akhir tahun.maka,dana yang 17 miliar tersebut di pergunakan untuk sementara.

“Memang hal ini salah satu temuan BPK akan tetapi setelah kami memperjelaskan penggunaan anggaran yang bersumber dari pinjaman Pemda Nias Utara di Bank Sumut, sehingga BPK mengetahuinya dan tidak menjadi masalah hanya karena kesalahan penggunaan karena sesuai dengan kebutuhan daerah pada akhir tahun 2022.

“Kalau ada pemberitaan yang menyebutkan

bahwa Bupati Nias Utara yang di duga korupsi 17 miliar untuk kepentingan pribadi, Sekarang kami menegaskan bahwa itu tidak benar, ” tutur Sekda Nias Utara”.

Baca Juga :  Wabup Hairan : MTQ Desa Gemuruh Jadi Wadah Pengembangan Bibit Baru SDM Berkualitas

” Lanjut Sekda Nias Utara Bazatulo Zebua, menambahkan melalui konferensi ini kami berharap supaya di sampaikan ke publik melalui media agar dapat mengetahuinya dan supaya tidak menjadi polemik di kalangan masyarakat yang 17 miliar itu bukan di gunakan oleh Bupati Nias Utara secara pribadinya.

“Dapat kami jelaskan cicilannya setiap bulan dan juga sampai saat ini dan tidak ada masalah dan batas pembayarannya itu Desember 2024 dan sehingga siapapun nanti pimpinan daerah Kabupaten Nias Utara kedepan tidak menjadi beban pemerintah kabupaten Nias Utara karena sudah selesai pembayarannya di bank Sumut, ” ucapnya”

“Bazatulo Zebua” sebelum di tutup pertemuan itu menyatakan bahwa Tetang pinjaman Pemda Nias Utara di bank Sumut, dipertegas bahwa total pinjaman di bank Sumut 72 miliar bukan 75 miliar.

“Klarifikasi ini di dampingi oleh kepala badan BPKAD Eliyudi Telaumbanua dan inspektur Nias Utara Yulianus Zalukhu.

 

( Armansyah)

Berita Terkait

Rayakan HUT ke-25, Demokrat Muratara Turun ke Desa Gelar Gotong Royong dan Cek Kesehatan Gratis
Orasi Memanas, Formatur Tuding Kasi Pidsus Kejari Pamekasan “Goblok” dan “Bangsat”
Tanggapi Keluhan Masyarakat, SPBU Karang Anyar Siap Evaluasi Pelayanan
Bukan Sekedar Dijual, Tanah Aset Pemkab Sampang Diduga Hilangkan Lahan Produktif Warga
Aset Tanah Pemkab Sampang Dijual, DPRD Mengaku Tak Pernah Membahas
Proyek Pelebaran Jembatan dan Jalan Pantura bProbolinggo-lumajang diduga Tanpa Mikirkan Hajat Pengguna Jalan.
Melalui Komunitas Pembudidaya Lele, Bangkalan Targetkan Hingga 10 Ton per Hari,
Berbagi Berkah Ramadan, Danlanal Batuporon Bagikan Takjil Gratis di Tanean Suramadu

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Jumat, 14 Agustus 2026 - 13:01 WIB

Rayakan HUT ke-25, Demokrat Muratara Turun ke Desa Gelar Gotong Royong dan Cek Kesehatan Gratis

Kamis, 13 Agustus 2026 - 23:20 WIB

Orasi Memanas, Formatur Tuding Kasi Pidsus Kejari Pamekasan “Goblok” dan “Bangsat”

Kamis, 13 Agustus 2026 - 20:37 WIB

Tanggapi Keluhan Masyarakat, SPBU Karang Anyar Siap Evaluasi Pelayanan

Kamis, 13 Agustus 2026 - 08:49 WIB

Bukan Sekedar Dijual, Tanah Aset Pemkab Sampang Diduga Hilangkan Lahan Produktif Warga

Rabu, 12 Agustus 2026 - 23:19 WIB

Aset Tanah Pemkab Sampang Dijual, DPRD Mengaku Tak Pernah Membahas

Berita Terbaru