MURATARA – Kabut asap yang masih menyelimuti wilayah Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Sumatera Selatan, membuat kegiatan belajar mengajar bagi siswa TK hingga SMP dialihkan menjadi Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ).
Melalui kebijakan tersebut, para siswa tetap mengikuti kegiatan belajar dari rumah, sedangkan para guru tetap masuk sekolah untuk menyiapkan materi dan bahan ajar yang akan diberikan kepada siswa secara daring.
Penerapan sistem PJJ ini dilakukan sebagai langkah untuk menjaga kesehatan para siswa di tengah kondisi kabut asap yang belum memungkinkan untuk beraktivitas secara normal di luar ruangan.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Muratara, M. Andrian Fatirsyah, SP., MM., mengimbau seluruh siswa agar tetap berada di rumah selama kondisi kabut asap belum membaik.
Ia meminta para siswa tetap mengikuti kegiatan pembelajaran dari rumah serta tidak berkeliaran di luar rumah jika kondisi udara masih belum memungkinkan.
Selain itu, para siswa juga diminta untuk menjaga kesehatan agar terhindar dari dampak buruk paparan kabut asap.
“Selama kondisi kabut asap masih belum memungkinkan, kami mengimbau para siswa untuk tidak berkeliaran di luar rumah. Tetap belajar dari rumah dan jaga kesehatan,” demikian imbauan Kepala Dinas Pendidikan Muratara.Senin (12/10/2026)
Sementara itu, pelaksanaan pembelajaran daring akan berlangsung hingga kondisi kabut asap dinyatakan kembali normal.
Dinas Pendidikan Muratara masih menunggu laporan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Muratara terkait perkembangan kondisi kabut asap sebelum kegiatan belajar mengajar kembali dilaksanakan secara normal di sekolah.

Komentar