K3S Klampis Bantah Pungutan Tak Jelas, Guru Sebut Dana Kegiatan Sudah Ada; Dinas Pendidikan Diminta Audit

- Redaksi

Kamis, 6 Agustus 2026 - 20:42 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Bangkalan. Angkatberita id

Polemik dugaan pungutan terhadap guru di Kecamatan Klampis, Kabupaten Bangkalan, Madura kini mulai menarik untuk disimak. Setelah muncul keluhan dari sejumlah guru terkait permintaan sumbangan yang disebut mencapai Rp 60.000 per orang, Ketua Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) Kecamatan Klampis akhirnya memberikan klarifikasi.

 

Ketua K3S Kecamatan Klampis, membantah anggapan bahwa tidak ada kegiatan yang menjadi dasar penggalangan dana tersebut. Menurutnya, selama peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia tahun 2026, terdapat sejumlah agenda yang melibatkan sekolah-sekolah di wilayah Kecamatan Klampis.

 

“Sebetulnya di Klampis banyak kegiatan, Pak. Mulai tanggal 12–14 Agustus ada perkemahan, tanggal 16 jalan santai, kemudian tanggal 19–22 Agustus lomba antar sekolah, baik lomba keagamaan, kreativitas siswa maupun olahraga,” jelas nya, Kamis (6/8).

 

Ia mengaku keputusan meminta sumbangan telah dibahas bersama para kepala sekolah dalam forum K3S. Menurutnya, karena keterbatasan anggaran, mekanisme penggalangan dana dilakukan dengan mengacu pada kebiasaan yang sudah berlangsung pada peringatan HUT RI tahun sebelumnya.

Baca Juga :  Bantuan Pangan di Desa Meteng Dibagikan Tidak Sesuai Ketentuan, Pendampingan Aparat Dipertanyakan

 

“Itu pun saya telah mengadakan musyawarah tingkat kepala sekolah bersama K3S. Karena tidak ada biaya, saya terpaksa mengikuti pola Agustus tahun 2025, yaitu meminta sumbangan kepada teman-teman kepala sekolah dan juga guru,” ujarnya.

 

Namun, penjelasan tersebut bertolak belakang dengan keterangan sumber yang sebelumnya menyampaikan informasi kepada media ini. Sumber menilai sebagian besar kegiatan yang disebutkan Ketua K3S sebenarnya telah memiliki pos pendanaan masing-masing sehingga tidak semestinya dibebankan lagi kepada seluruh guru.

 

“Pramuka sudah ada pos biayanya. Jalan santai juga kuponnya dibeli. Lomba antar sekolah juga sudah ada sumbangan dari sekolah. Sumbangan itu sifatnya sukarela. Kalau dipatok nominal, apalagi tanpa musyawarah dengan guru, itu sudah berbeda,” ungkap sumber.

 

Perbedaan keterangan ini memunculkan pertanyaan mengenai mekanisme pengambilan keputusan, transparansi pengelolaan dana, serta dasar penetapan nominal sumbangan yang disebut berlaku sama bagi seluruh guru.

Baca Juga :  LPKRI Pertanyakan Sanksi Ringan Dua Oknum Perangkat Desa Mojorejo yang Diduga Terlibat Narkoba

 

Apabila benar dana kegiatan telah tersedia dari pos anggaran masing-masing, maka perlu dijelaskan secara terbuka mengapa masih dilakukan penggalangan dana tambahan. Sebaliknya, apabila memang terdapat kebutuhan anggaran yang belum terakomodasi, pihak penyelenggara juga perlu menyampaikan rincian penggunaan dana agar tidak menimbulkan kesalahpahaman di kalangan guru.

 

Untuk itu, Dinas Pendidikan Kabupaten Bangkalan diharapkan turun tangan melakukan klarifikasi dan audit administratif guna memastikan seluruh mekanisme pengumpulan dana telah sesuai dengan ketentuan yang berlaku, mengedepankan asas transparansi, akuntabilitas, serta prinsip sukarela.

 

Media ini juga membuka ruang hak jawab bagi seluruh pihak yang berkepentingan, termasuk K3S Kecamatan Klampis, para kepala sekolah, maupun Dinas Pendidikan Kabupaten Bangkalan, demi menjaga keberimbangan dan akurasi pemberitaan sesuai dengan Kode Etik Jurnalistik.

#Robin

Follow WhatsApp Channel www.angkatberita.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Perkuat Kolaborasi dengan Kemenaker, Wabup Katamso Usulkan Modernisasi BLK dan Perluasan Program Magang
Layangan Kembali Menghiasi Langit Kuala Tungkal, 130 Peserta Ramaikan Lomba Sauk’an
Dugaan Pelanggaran POJK, KB Bukopin Pamekasan Tahan SK Pensiun Nasabah Setahun Lebih
Pentas Budaya Minang dan India Warnai Malam Kebersamaan di Kuala Tungkal
80 Tahun Indonesia Merdeka, PUDAM Bangkalan Perkuat Semangat Pelayanan
HMI Dorong Evaluasi IPAL 22 Puskesmas di Bangkalan
Jangan Sampai Ketinggalan! Ini Kata Kasat Lantas Sumenep Soal Pemutihan Pajak 2026 di RRI
80 Tahun Indonesia Merdeka, PUDAM Bangkalan Perkuat Semangat Pelayanan
Berita ini 0 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Selasa, 11 Agustus 2026 - 16:38 WIB

HMI Dorong Evaluasi IPAL 22 Puskesmas di Bangkalan

Selasa, 11 Agustus 2026 - 16:38 WIB

Perkuat Kolaborasi dengan Kemenaker, Wabup Katamso Usulkan Modernisasi BLK dan Perluasan Program Magang

Selasa, 11 Agustus 2026 - 16:38 WIB

Layangan Kembali Menghiasi Langit Kuala Tungkal, 130 Peserta Ramaikan Lomba Sauk’an

Selasa, 11 Agustus 2026 - 16:38 WIB

Dugaan Pelanggaran POJK, KB Bukopin Pamekasan Tahan SK Pensiun Nasabah Setahun Lebih

Selasa, 11 Agustus 2026 - 16:38 WIB

Pentas Budaya Minang dan India Warnai Malam Kebersamaan di Kuala Tungkal

Berita Terbaru