H. Hairan Hadiri Acara Pra Penilaian Kinerja Penurunan Stunting

- Redaksi

Sabtu, 18 Mei 2024 - 12:37 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

KUALATUNGKAL||ANGKATBERITA.ID- Wakil Bupati Tanjung Jabung Barat (Wabup Tanjabbar), H. Hairan, SH menghadiri acara Pra Penilaian Kinerja Upaya Percepatan Penurunan Stunting Kabupaten/Kota Provinsi Jambi Tahun 2023, Kamis (16/05/24).

Acara yang diselenggarakan di Kantor Bappeda Provinsi Jambi tersebut turut dihadiri oleh Para Tim Panelis, Para Kepala OPD/mewakili, Moderator serta tamu undangan lainnya.

Dalam paparannya, Wabup menjelaskan bahwa target penurunan stunting dalam RPJMD 2021-2026 di Kabupaten Tanjabbar sesuai dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020-2024 yaitu menurunkan prevalensi stunting (pendek dan sangat pendek) pada anak bawah usia 2 tahun menjadi 14%.

Baca Juga :  Bupati & Kapolres Kompak Tanam Jagung di Tanjab Barat, Dukung Program Makan Bergizi Gratis

Selain itu menurutnya, peran Kabupaten/Kota dalam percepatan penurunan angka stunting yaitu harus menyiapkan kebijakan berkaitan dengan penurunan stunting, melaksanakan Standar Pelayanan Minimal secara Maksimal, menetapkan target percepatan penurunan stunting untuk mendukung pencapaian target nasional, menetapkan program dan kegiatan terkait penurunan stunting dalam dokumen perencanaan dan penganggaran.

Lebih lanjut, meningkatkan alokasi dan efektifitas penggunaan dana desa untuk penurunan stunting, melakukan monitoring dan evaluasi kegiatan-kegiatan yang terkait dengan penurunan stunting, untuk Penurunan Stunting Pemda melaksanakan 8 aksi konvergensi serta melibatkan peran multisektor termasuk non pemerintahan dalam upaya penurunan stunting.

Baca Juga :  Gali Inspirasi UMKM, Bupati Tanjab Barat dan Ketua Dekranasda Sambangi Kota Samarinda

“Saya menghimbau kepada Pemerintah Daerah untuk perlu mengambil langkah-langkah aksi konvergensi dalam percepatan penurunan stunting sesuai dengan target nasional 14% 2024,” tutur Hairan.

“Oleh karena itu, kita harus menetapkan dan memperkuat kelembagaan daerah dalam upaya penurunan stunting yaitu dengan menetapkan kebijakan kepala daerah dan tim koordinasi lintas sektor dan Memasukkan materi percepatan penurunan stunting sebagai isu prioritas daerah dalam RPJMD dan RKPD,” pungkasnya. (/*)

Berita Terkait

Rayakan HUT ke-25, Demokrat Muratara Turun ke Desa Gelar Gotong Royong dan Cek Kesehatan Gratis
Orasi Memanas, Formatur Tuding Kasi Pidsus Kejari Pamekasan “Goblok” dan “Bangsat”
Tanggapi Keluhan Masyarakat, SPBU Karang Anyar Siap Evaluasi Pelayanan
Bukan Sekedar Dijual, Tanah Aset Pemkab Sampang Diduga Hilangkan Lahan Produktif Warga
Aset Tanah Pemkab Sampang Dijual, DPRD Mengaku Tak Pernah Membahas
Proyek Pelebaran Jembatan dan Jalan Pantura bProbolinggo-lumajang diduga Tanpa Mikirkan Hajat Pengguna Jalan.
Melalui Komunitas Pembudidaya Lele, Bangkalan Targetkan Hingga 10 Ton per Hari,
Berbagi Berkah Ramadan, Danlanal Batuporon Bagikan Takjil Gratis di Tanean Suramadu

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Jumat, 14 Agustus 2026 - 13:01 WIB

Rayakan HUT ke-25, Demokrat Muratara Turun ke Desa Gelar Gotong Royong dan Cek Kesehatan Gratis

Kamis, 13 Agustus 2026 - 23:20 WIB

Orasi Memanas, Formatur Tuding Kasi Pidsus Kejari Pamekasan “Goblok” dan “Bangsat”

Kamis, 13 Agustus 2026 - 20:37 WIB

Tanggapi Keluhan Masyarakat, SPBU Karang Anyar Siap Evaluasi Pelayanan

Kamis, 13 Agustus 2026 - 08:49 WIB

Bukan Sekedar Dijual, Tanah Aset Pemkab Sampang Diduga Hilangkan Lahan Produktif Warga

Rabu, 12 Agustus 2026 - 23:19 WIB

Aset Tanah Pemkab Sampang Dijual, DPRD Mengaku Tak Pernah Membahas

Berita Terbaru