GASI Sambangi Bulog Sampang, Soroti Mutu Beras yang Dinilai Tak Konsisten

- Redaksi

Rabu, 24 Desember 2025 - 07:43 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: GASI Saat Audensi ke gudang Bulog Sampang

Sampang (ANGKAT BERITA) – Gabungan Aktivis Sosial Indonesia (GASI) mendatangi Perum Bulog Sampang untuk mempertanyakan kualitas beras yang disalurkan ke masyarakat. Selasa (23/12)

Langkah ini diambil setelah muncul keluhan dari sejumlah kecamatan terkait mutu beras yang dinilai tidak seragam selama penyaluran November-Desember 2025.

Audiensi digelar di Gudang Bulog Sampang, dihadiri Ketua GASI Rifa’i bersama jajaran serta Kepala Gudang Bulog Sampang, Triono. 

Fokus utama pertemuan itu satu: mengapa kualitas beras berbeda antara pengiriman awal dan pengiriman berikutnya.

Menurut Rifa’i, laporan masyarakat menyebut beras pada penyaluran awal, sekitar Oktober, memiliki kualitas lebih baik dibanding beras yang diterima pada November dan Desember.

Perbedaan itu, kata dia, bukan sekedar soal selera, melainkan kondisi fisik dan tekstur beras.

“Keluhan datang dari banyak titik, ada perbedaan nyata antara pengiriman awal dan selanjutnya, ini yang kami minta penjelasan,” kata Rifa’i.

Baca Juga :  Tak Lagi Sekadar Penertiban, Pemerintah Cari Solusi Legal untuk Sumur Minyak Rakyat Aceh Timur

GASI bahkan mengamankan sampel beras dari beberapa kecamatan, di antaranya Omben, Banyuates, Karang Penang, dan Jrengik, sebagai bahan pembanding. Selain mutu, GASI juga mempertanyakan asal pasokan dan pola distribusi beras, apakah seluruhnya berasal dari Gudang Bulog Sampang atau didatangkan dari luar daerah.

Pihak Bulog dalam audiensi itu menyampaikan bahwa beras yang disalurkan merupakan beras kategori medium yang telah memenuhi standar mutu, perbedaan kondisi fisik, menurut Bulog, masih dimungkinkan selama berada dalam batas ketentuan.

Namun, Kepala Gudang Bulog Sampang, Triono, menegaskan keterbatasan kewenangannya, ia menyebut tidak bisa memberikan penjelasan kebijakan pengadaan maupun distribusi secara rinci karena hal tersebut menjadi ranah kantor cabang.

“Ada aturan internal, pernyataan resmi terkait kebijakan pengadaan dan distribusi harus melalui kantor cabang,” ujar Triono.

Baca Juga :  H. Eko Yunianto Soroti Krisis Air Musim Kemarau, Dorong Ketahanan Air Berkelanjutan di Jawa Timur

Pernyataan itu membuka fakta lain. Rifa’i menyebut, berdasarkan informasi yang dihimpun GASI, termasuk dari armada pengangkut yang masuk ke gudang, pasokan beras ke Sampang berasal dari Pamekasan, artinya, kendali pengadaan dan distribusi tidak berada di tingkat gudang.

“Kalau pasokan dari Pamekasan, berarti kebijakan ada di kantor cabang Bulog Pamekasan,” tegas Rifa’i.

Hal tersebut dibenarkan oleh pihak Gudang Bulog Sampang, penjelasan lanjutan, kata mereka, memang menjadi kewenangan kantor cabang.

Rifa’i menutup dengan penegasan bahwa langkah GASI bukan untuk menyudutkan Bulog, melainkan menjalankan fungsi kontrol sosial, namun ia menekankan, perbedaan kualitas dalam satu sistem distribusi tidak boleh dianggap sepele.

“Kalau dibilang masih layak, kami hormati, tapi faktanya, ada pembanding dari pengiriman awal yang kualitasnya lebih baik, disitu letak pertanyaannya,” pungkasnya.

Berita Terkait

Aset Tanah Pemkab Sampang Dijual, DPRD Mengaku Tak Pernah Membahas
Pentas Budaya Minang dan India Warnai Malam Kebersamaan di Kuala Tungkal
80 Tahun Indonesia Merdeka, PUDAM Bangkalan Perkuat Semangat Pelayanan
HMI Dorong Evaluasi IPAL 22 Puskesmas di Bangkalan
Perkuat Kolaborasi dengan Kemenaker, Wabup Katamso Usulkan Modernisasi BLK dan Perluasan Program Magang
Layangan Kembali Menghiasi Langit Kuala Tungkal, 130 Peserta Ramaikan Lomba Sauk’an
Dugaan Pelanggaran POJK, KB Bukopin Pamekasan Tahan SK Pensiun Nasabah Setahun Lebih
Jangan Sampai Ketinggalan! Ini Kata Kasat Lantas Sumenep Soal Pemutihan Pajak 2026 di RRI

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Rabu, 12 Agustus 2026 - 23:19 WIB

Aset Tanah Pemkab Sampang Dijual, DPRD Mengaku Tak Pernah Membahas

Selasa, 11 Agustus 2026 - 16:38 WIB

Pentas Budaya Minang dan India Warnai Malam Kebersamaan di Kuala Tungkal

Selasa, 11 Agustus 2026 - 16:38 WIB

80 Tahun Indonesia Merdeka, PUDAM Bangkalan Perkuat Semangat Pelayanan

Selasa, 11 Agustus 2026 - 16:38 WIB

HMI Dorong Evaluasi IPAL 22 Puskesmas di Bangkalan

Selasa, 11 Agustus 2026 - 16:38 WIB

Perkuat Kolaborasi dengan Kemenaker, Wabup Katamso Usulkan Modernisasi BLK dan Perluasan Program Magang

Berita Terbaru