Breaking News

Diduga Langgar SOP, Konsumen Isi BBM Sendiri ke Motor di SPBU Pamolokan, Manajemen Enggan Klarifikasi

Diduga Langgar SOP, Konsumen Isi BBM Sendiri ke Motor di SPBU Pamolokan, Manajemen Enggan Klarifikasi

Angkat Berita - Redaksi
2 menit baca•212 tayangan

Sumenep, angkatberita.id — Dugaan pelanggaran standar operasional prosedur (SOP) kembali mencuat di salah satu Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kabupaten Sumenep. Seorang konsumen terpantau mengisi BBM sendiri ke sepeda motornya sambil memegang nozzle tanpa dilayani petugas di SPBU Pamolokan, sebuah praktik yang bertentangan dengan aturan keselamatan SPBU Pertamina, Kamis (04/11/2025).

Peristiwa tersebut disaksikan langsung oleh warga sekitar dan dinilai sangat berbahaya karena pengisian BBM seharusnya hanya dilakukan oleh petugas resmi SPBU, bukan oleh konsumen secara mandiri.

“Kami melihat sendiri, konsumen itu pegang nozzle dan mengisi sendiri ke motornya. Tidak ada petugas yang melayani. Ini jelas melanggar aturan dan membahayakan,” ujar salah satu warga yang enggan disebutkan namanya.

Selain membahayakan keselamatan, praktik semacam ini juga menunjukkan lemahnya pengawasan petugas SPBU di lapangan. Padahal, SOP Pertamina secara tegas mewajibkan setiap pengisian BBM dilakukan oleh operator yang telah dibekali pelatihan keselamatan kerja.

Ironisnya, saat awak media mencoba mengonfirmasi pihak manajemen SPBU Pamolokan terkait insiden tersebut, tidak ada penjelasan terbuka yang disampaikan kepada publik. Pihak manajemen justru menginstruksikan wartawan untuk datang langsung ke kantor, tanpa memberikan klarifikasi awal atas kejadian yang telah menyebar di tengah masyarakat.

Sikap tersebut memicu kekecewaan warga. Mereka menilai manajemen SPBU terkesan menghindar dan tidak transparan, padahal kejadian ini menyangkut keselamatan konsumen secara langsung.

“Ini bukan soal sepele. Kalau sampai terjadi kebakaran atau ledakan, siapa yang bertanggung jawab?” tegas warga lainnya.

Hingga berita ini diturunkan, pihak manajemen SPBU Pamolokan belum memberikan keterangan resmi kepada publik. (Yf)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Nasional

Artikel Populer