Cipta Kondisi Pasca Pilkada Serentak 2024, Polres Langkat Tingkatkan Patroli KRYD

- Redaksi

Jumat, 3 Januari 2025 - 20:18 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Langkat/angkatberita.id

Untuk menciptakan kondusifitas di tengah masyarakat pasca pelaksanaan Pilkada serentak 2024, Polres Langkat tingkatkan Patroli KRYD Kewilayahan, Kamis (02/01/2025) Pagi.

 

Kapolres Langkat, AKBP David Triyo Prasojo, SH, SIK, MSi, melalui Kasi Humas AKP Rajendra kusuma menyampaikan, kegiatan KRYD dan Cooling System ini dilakukan dalam rangka cipta kondisi setelah pelaksanaan Pilkada serentak tahun 2024.

 

”Dalam menjaga Kondusifitas di tengah masyarakat, Patroli mobile Polres Langkat dan Polsek jajaran terus intens di lakukan dalam rangka Ops Mantap Praja Toba tahun 2024 guna mengantisipasi tindak kejahatan dan juga gangguan keamanan,” ucap Kasi Humas.

Baca Juga :  Pimpin Upacara Bendera Bulanan, Ini Pesan Kapolres Langkat

 

Lebih lanjut AKP Rajendra mengatakan, Patroli dilakukan secara mobile, adapun route yang di singgahi seperti Pusat keramaian masyarakat, Kantor penyelenggara Pemilu, area perkantoran dan pemukiman warga.

 

“Upaya ini bertujuan untuk mengantisipasi gangguan keamanan serta tindak kejahatan pasca pelaksanaan Pilkada serentak 2024,” ujarnya.

Baca Juga :  *Kasad: Dalam Pertandingan, Mental dan Disiplin Menentukan Kemenangan*

 

Terakhir Kasi Humas mengimbau kepada seluruh masyarakat Kabupaten Langkat, untuk bersama -sama menjaga kesejukan dan kedamaian, saling menghargai pendapat politik masing – masing serta ciptakan harkamtibmas di lingkungan masing-masing dan hindari hal-hal yang melanggar hukum.

 

“Mari bersama-sama menjaga situasi Kamtibmas yang aman dan kondusif pasca Pilkada 2024 di Kabupaten Langkat,” Tutupnya(Sinta AN)

Berita Terkait

Empat Orang Satu Keluarga Terjatuh di Jalan Imam Bonjol Sampang, Diduga Akibat Tumpahan Minyak
Temuan Dugaan Tumpang Tindih Proyek HIPPA Desa Nyalabuh Laok Dipersoalkan, GASI Soroti Sikap BBWS Brantas
Besi Tulangan Proyek SPAM Murtajih Terukur 11,2 Milimeter, DPRKP Pamekasan Belum Beri Penjelasan
Bukan Sekedar Dijual, Tanah Aset Pemkab Sampang Diduga Hilangkan Lahan Produktif Warga
“Parah” Proyek HIPPA di Pamekasan Akali Pekerjaan, Saluran Lama Dipoles Seolah Bangunan Baru
Proyek Pelebaran Jembatan dan Jalan Pantura bProbolinggo-lumajang diduga Tanpa Mikirkan Hajat Pengguna Jalan.
Dua Kali Mangkir Pemeriksaan, Direktur PT SBP SH Bakal Dijemput Paksa Polisi
Layangan Kembali Menghiasi Langit Kuala Tungkal, 130 Peserta Ramaikan Lomba Sauk’an

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Minggu, 16 Agustus 2026 - 19:05 WIB

Empat Orang Satu Keluarga Terjatuh di Jalan Imam Bonjol Sampang, Diduga Akibat Tumpahan Minyak

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 12:30 WIB

Temuan Dugaan Tumpang Tindih Proyek HIPPA Desa Nyalabuh Laok Dipersoalkan, GASI Soroti Sikap BBWS Brantas

Kamis, 13 Agustus 2026 - 18:54 WIB

Besi Tulangan Proyek SPAM Murtajih Terukur 11,2 Milimeter, DPRKP Pamekasan Belum Beri Penjelasan

Kamis, 13 Agustus 2026 - 08:49 WIB

Bukan Sekedar Dijual, Tanah Aset Pemkab Sampang Diduga Hilangkan Lahan Produktif Warga

Kamis, 13 Agustus 2026 - 06:23 WIB

“Parah” Proyek HIPPA di Pamekasan Akali Pekerjaan, Saluran Lama Dipoles Seolah Bangunan Baru

Berita Terbaru