Ada Apa BNN Kota Surabaya Hanya Berani Melakukan Razia RHU Kelas Menengah Kebawah

- Redaksi

Senin, 29 Januari 2024 - 00:45 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Surabaya,Angkatberita.id – Aliansi Madura Indonesia mengapresiasi Pemkot Surabaya dan BNN Kota Surabaya yang menggelar Razia ke sejumlah RHU di wilayah pusat kota Surabaya, tapi perlu disayangkan Razia tersebut hanya dilaksanakan di RHU kelas menengah ke bawah dan tidak punya nyali untuk melakukan Razia ke RHU kelas menengah keatas.

Dewan Pimpinan Pusat Aliansi Madura Indonesia (AMI) sangat kecewa dan miris melihat kinerja BNN Kota Surabaya yang hanya berani dan bernyali melakukan Razia di RHU yang kelasnya menengah kebawah, dan BNN Kota Surabaya tidak punya nyali dan keberanian untuk melakukan Razia ke RHU kelas menengah keatas.

Baca Juga :  Dukung Nur Faizin, GASI Tegaskan Bahaya Rokok Ilegal untuk Pasar dan Negara

Kami juga bertanya-tanya kenapa BNN Kota Surabaya hanya berani melakukan Razia di RHU menengah kebawah dan ini ada apa, padahal di kota Surabaya banyak sekali RHU yang katagorinya menengah keatas dan diduga menjadi sarang peredaran dan penyalahgunaan Narkoba.

Kami juga kecewa terhadap kinerja BNN Provinsi Jawa Timur yang dimana pada saat itu di media sosialnya menyanggupi akan melakukan Razia ke RHU yang kelasnya menengah keatas tapi sampai detik ini belum ada progres yang jelas.

Baca Juga :  Diduga Lakukan Pungli Program PTSL, PJ Kades Lar Lar Dilaporkan ke Polisi

Dengan ini kami meminta kepada BNN Kota Surabaya dan BNN Provinsi Jawa Timur untuk jangan hanya bisa membangun pencitraan semata, karna banyak istri, saudara, anak dan orang tua yang mengadu ke Aliansi Madura Indonesia (AMI) terkait kinerja BNN Kota Surabaya dan BNN Provinsi Jawa Timur.

Kami Aliansi Madura Indonesia (AMI) dalam waktu dekat ini akan menggelar aksi demo besar-besaran di kantor BNN Kota Surabaya dan BNN Provinsi Jawa Timur terkait kinerjanya, kami juga akan membawa data dan Saksi terkait dugaan kebobrokan kinerja BNN Kota Surabaya.

Berita Terkait

Perempuan di Sampang Diduga Dianiaya dan Disiram Sambal, Polisi Turun Tangan
Ditetapkan Tersangka, SPDP Kasus Dugaan Pencabulan Disabilitas Warga Camplong Diterima Kejari Sampang
Dua Kali Mangkir Pemeriksaan, Direktur PT SBP SH Bakal Dijemput Paksa Polisi
Manajemen SPBU 54.612.08 Diduga Tak Responsif, Aktivitas Pengisian Berulang Disebut Berlanjut dengan Pola Jam Berubah
Dugaan Pelanggaran POJK, KB Bukopin Pamekasan Tahan SK Pensiun Nasabah Setahun Lebih
Marak Dugaan Perjudian di Desa Kalibendo, Warga Pasirian Desak Polres Lumajang Tindak Tegas Penyelenggara
Uang Negara Dipakai Pribadi, Pengelola Parkir Pasar Srimangunan Sampang Terancam Pasal Penggelapan dalam Jabatan
Sengketa hak asuh anak di Pasuruan Berlanjut ke MA, LPA dan GM FKPPI Minta Pertimbangkan Fakta Persidangan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 16:49 WIB

Perempuan di Sampang Diduga Dianiaya dan Disiram Sambal, Polisi Turun Tangan

Jumat, 14 Agustus 2026 - 10:45 WIB

Ditetapkan Tersangka, SPDP Kasus Dugaan Pencabulan Disabilitas Warga Camplong Diterima Kejari Sampang

Selasa, 11 Agustus 2026 - 16:38 WIB

Dua Kali Mangkir Pemeriksaan, Direktur PT SBP SH Bakal Dijemput Paksa Polisi

Selasa, 11 Agustus 2026 - 16:38 WIB

Manajemen SPBU 54.612.08 Diduga Tak Responsif, Aktivitas Pengisian Berulang Disebut Berlanjut dengan Pola Jam Berubah

Selasa, 11 Agustus 2026 - 16:38 WIB

Dugaan Pelanggaran POJK, KB Bukopin Pamekasan Tahan SK Pensiun Nasabah Setahun Lebih

Berita Terbaru