Daeng Sultan: Meminta Masyarakat Tak Terprovokasi Penolakan Seismik PT. KEI Di Pulau Kangean

- Redaksi

Rabu, 8 Oktober 2025 - 18:55 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

 

Sumenep, angkatberita.id – Aktivitas Survei Seismik 3D Migas PT. KEI yang masih berpolemik di tengah masyarakat Pulau Kangean, kini memasuki babak baru dengan munculnya dukungan dari tokoh masyarakat dan pemuda Pulau Kangean. Senin (06/10/2025)

Dukungan terhadap aktivitas itu salah satunya datang dari Daeng Sultan, seorang tokoh masyarakat Desa Pajanangger, Kecamatan Arjasa, Kabupaten Sumenep di Pulau Kangean.

Daeng Sultan menegaskan, hadirnya PT KEI yang melakukan survei Seismik 3D Migas di perairan Kepulauan Kangean akan membawa dampak positif terhadap kemajuan Pulau Kangean.

” Hadirnya PT. kEI, sebagai solutif untuk kemajuan infrastuktur jalan dan peningkatan ekonomi masyarakat Pulau Kangean. Maka harus didorong dan didukung oleh masyarakat secara kolektif, ” tegasnya. Senin (06/10/2025)

Menurutnya, Pulau Kangean yang terbagi menjadi Kangean utara dan Kangean selatan harus saling menguatkan untuk memberi dukungan dengan melihat fakta kondisi jalan Kangean Selatan secara objektif.

Baca Juga :  INDAHNYA KEBERSAMAAN HALAL BIHALAL DAN ARISAN MADAS (Madura Asli Daerah Anak Serumpun) DPC PASURUAN RAYA

Ia berharap khususnya kepada masyarakat yg bermukim di Kangean selatan seperti di Desa Pajanangger, Buddi atau Tembang, Kolo-Kolo, Patereman dan Desa Angkatan bagian selatan, dimana selama ini jalan sepanjang puluhan kilo meter belum di bangun.

” Untuk itu jangan sampai terprovokasi dengan ajakan teman-teman dari pinggiran kota Arjasa yg selama ini mereka sudah lama menikmati jalan yg beraspal, ” harapnya.

Kehadiran PT KEI ini nantinya diharapkan bisa membangun jalan lingkar, khususnya Kangean selatan.

” Melihat fakta infrastuktur jalan Kangean selatan yang sangat tidak layak dan sangat memprihatinkan bila dilintasi, maka PT. KEI dengan kontribusinya akan membawa dampak perubahan yang signifikan terhadap kemajuan Pulau Kangean, ” tuturnya.

Namun demikian, ia menekankan kontribusi PT. KEI harus dikelola dengan benar agar peruntukannya tepat sasaran demi kepentingan masyarakat dan kemajuan Pulau Kangean ke depan.

Baca Juga :  Demi Rumah Layak Huni, Satgas TMMD Kerjakan Rangka Atap dengan Penuh Semangat

” Nanti kita kawal bersama kontribusi dari PT. KEI, jangan sampai yang terjadi di Pagerungan terulang lagi. Padahal, setelah saya dalami kontribusi dari HCML Pagerungan sangat nyata. Sayangnya, hanya dimanfaatkan oleh oknum tertentu saja bukan untuk kepentingan masyarakat, ” ungkapnya.

Situasi ini tentu menciptakan trauma masyarakat secara kolektif. Tetapi masyarakat harus bijak dalam memahami situasi yang berpolemik mengenai survei Seimik 3D Migas , agar tidak mengorbankan prospek kemajuan Pulau Kangean ke depan.

” Saya tahu betul, adanya gerakan provokatif yang terus menarik empati dan dukungan masyarakat demi kepentingan golongan tertentu, ” pungkasnya.

Survei Seismik 3D Migas PT. KEI dalam melakukan eksplorasi, selain melalui kajian ilmiah juga memperhatikan dampak keberlanjutan mata pencaharian masyarakat nelayan, petani dan kebutuhan dasar masyarakat Pulau Kangean,” pungkasnya. (Asm)

Berita Terkait

Ada Apa dengan Laporan Dugaan Kekerasan Seksual Anak di Polres Pelabuhan Belawan? Hampir Tiga Pekan, SP2HP Belum Diterima Pelapor
Berlarut-Larut Kasus Sengketa Tanah Dengan PDAM Gresik Ahli Waris Gandeng LBH Brawijaya Majapahit Nusantara Sidoarjo
Ada Apa dengan Laporan Dugaan Kekerasan Seksual Anak di Polres Pelabuhan Belawan? Hampir Tiga Pekan, SP2HP Belum Diterima Pelapor
Temuan Dugaan Tumpang Tindih Proyek HIPPA Desa Nyalabuh Laok Dipersoalkan, GASI Soroti Sikap BBWS Brantas
Rayakan HUT ke-25, Demokrat Muratara Turun ke Desa Gelar Gotong Royong dan Cek Kesehatan Gratis
Bukan Sekedar Dijual, Tanah Aset Pemkab Sampang Diduga Hilangkan Lahan Produktif Warga
“Parah” Proyek HIPPA di Pamekasan Akali Pekerjaan, Saluran Lama Dipoles Seolah Bangunan Baru
Aset Tanah Pemkab Sampang Dijual, DPRD Mengaku Tak Pernah Membahas

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Minggu, 16 Agustus 2026 - 09:30 WIB

Ada Apa dengan Laporan Dugaan Kekerasan Seksual Anak di Polres Pelabuhan Belawan? Hampir Tiga Pekan, SP2HP Belum Diterima Pelapor

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 21:25 WIB

Berlarut-Larut Kasus Sengketa Tanah Dengan PDAM Gresik Ahli Waris Gandeng LBH Brawijaya Majapahit Nusantara Sidoarjo

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 21:22 WIB

Ada Apa dengan Laporan Dugaan Kekerasan Seksual Anak di Polres Pelabuhan Belawan? Hampir Tiga Pekan, SP2HP Belum Diterima Pelapor

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 12:30 WIB

Temuan Dugaan Tumpang Tindih Proyek HIPPA Desa Nyalabuh Laok Dipersoalkan, GASI Soroti Sikap BBWS Brantas

Kamis, 13 Agustus 2026 - 08:49 WIB

Bukan Sekedar Dijual, Tanah Aset Pemkab Sampang Diduga Hilangkan Lahan Produktif Warga

Berita Terbaru