Diam-Diam Jalankan Restoratif Justice, Kubu Makruf Tuai Kecaman

- Redaksi

Jumat, 10 Oktober 2025 - 13:51 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

BANGKALAN.angkatberita.id

Langkah sepihak kubu Ma’ruf alias Makrub dalam menjalankan proses Restoratif Justice (RJ) terkait kasus dugaan kekerasan di Gedung DPRD Bangkalan menuai perbincangan seriius di kalangan aktivis dan masyarakat Bangkalan.

Sejumlah tokoh dan aktivis menilai, tindakan tersebut tidak hanya menciderai etika hukum, tetapi juga mengkhianati solidaritas yang selama ini dibangun oleh rekan media dan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) yang membelanya.

Informasi yang berkembang dikutip dari link media online klikku.id (Jum’at,10/10) memberitakan, pihak Makruf diduga telah melakukan proses RJ secara diam-diam tanpa melibatkan atau berkoordinasi dengan kuasa hukum resminya bahkan dengan LSM Madura Asli (MADAS) dan Khabertana.

Baca Juga :  Pemdes Sukajaya Bangun Jalan Lapen 497 Meter di Dusun 4

“Teman-teman media dan LSM sudah turun sampai ke Polda Jatim untuk memberikan dukungan moral. Tapi ternyata, Ma’ruf menjalankan RJ tanpa melalui kuasa hukum MADAS,” tegas Abdussalam Kabhertana, salah satu pengurus MADAS dan ketua Khabertana dengan nada kecewa.y

Hal itu juga dibenarkan dengan tegas oleh Abah Hasyim selaku sesepuh dan aktivis senior di Bangkalan. Bahwa sampai saat ini Ma’ruf belum ada koordinasi dengan pihaknya yang selama ini mengawal dari awal kasus tersebut.

Baca Juga :  “Lingkungan Bersih Dimulai dari Kita” Pesan TMMD Pasuruan Lewat Aksi Nyata

“Ya itu benar sekali, sampai saat ini Ma’ruf belum ada koordinasi dengan kami bahkan dengan kuasa hukumnya Bung Taufiik terkait RJ tersebut, apakah ia terlalu mendapat tekanan dari terlapor atau ada 86, saya kurang tahu,” ungkap Abah Hasyim saat dihubungi melalui ponselnya. Jum’at (10/10).

Abah Hasyim juga menjelaskan bahwa pihaknya belum bisa memastikan perkembangan kasus tersebut karena dikabarkan Bung Taufik selaku kuasa hukum Ma’ruf kondisinya lagi berduka.

” Kita tunggu saja langkah selanjutnya dari Bung Taufik karena saat ini ia masih berduka,” pungkasnya.

Robin

Berita Terkait

Berlarut-Larut Kasus Sengketa Tanah Dengan PDAM Gresik Ahli Waris Gandeng LBH Brawijaya Majapahit Nusantara Sidoarjo
Ada Apa dengan Laporan Dugaan Kekerasan Seksual Anak di Polres Pelabuhan Belawan? Hampir Tiga Pekan, SP2HP Belum Diterima Pelapor
Temuan Dugaan Tumpang Tindih Proyek HIPPA Desa Nyalabuh Laok Dipersoalkan, GASI Soroti Sikap BBWS Brantas
Rayakan HUT ke-25, Demokrat Muratara Turun ke Desa Gelar Gotong Royong dan Cek Kesehatan Gratis
Bukan Sekedar Dijual, Tanah Aset Pemkab Sampang Diduga Hilangkan Lahan Produktif Warga
“Parah” Proyek HIPPA di Pamekasan Akali Pekerjaan, Saluran Lama Dipoles Seolah Bangunan Baru
Aset Tanah Pemkab Sampang Dijual, DPRD Mengaku Tak Pernah Membahas
Dugaan Pelanggaran POJK, KB Bukopin Pamekasan Tahan SK Pensiun Nasabah Setahun Lebih

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 21:25 WIB

Berlarut-Larut Kasus Sengketa Tanah Dengan PDAM Gresik Ahli Waris Gandeng LBH Brawijaya Majapahit Nusantara Sidoarjo

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 21:22 WIB

Ada Apa dengan Laporan Dugaan Kekerasan Seksual Anak di Polres Pelabuhan Belawan? Hampir Tiga Pekan, SP2HP Belum Diterima Pelapor

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 12:30 WIB

Temuan Dugaan Tumpang Tindih Proyek HIPPA Desa Nyalabuh Laok Dipersoalkan, GASI Soroti Sikap BBWS Brantas

Jumat, 14 Agustus 2026 - 13:01 WIB

Rayakan HUT ke-25, Demokrat Muratara Turun ke Desa Gelar Gotong Royong dan Cek Kesehatan Gratis

Kamis, 13 Agustus 2026 - 08:49 WIB

Bukan Sekedar Dijual, Tanah Aset Pemkab Sampang Diduga Hilangkan Lahan Produktif Warga

Berita Terbaru