Pagaralam (Sumsel) AngkatBerita.id__, Pembangunan lima sekolah yang ada dikota pagaralam yang bersumber dari Dana APBN Aspirasi salah satu anggota DPR Ri ,namun dalam pengerjaan proyeknya terkesan ada dugaaan KKN (kulosi, korupsi dan nepotisme) dalam pengerjaannya
Sepertj halnya Proyek Pembangunan Sekolah di SMPN 1, .kota pagaralam
Yang menjadi perhatian publik ialah sumber dana mana yang dipakai dan batas waktu pelaksaannya tidak terterah di papan proyek karna patut diduga proyek yang berjumlah milyaran tersebut terkesan ada dugaan KKN apalagi dalam petunjuk sumber dananya tidak jelas dicantumkan dan
Dikerjakan oleh satu perusahaan Saja dan batas Waktunya tidak dicantumkan.
Dan lebih mecengangkan lagi proyek yg baru seumur jagung tersebut plafom bangunannya sudah lepas alias rusak
Pantauan awak media dan rekan ormas dilapangan Dari Semua titik proyek ruangan yang akan dikerjakan, berapa nominal angka yang dikeluarkan negara dalam pembangunan tersebut tidak diketahui ,karna dalam petunjuk proyek dibuat scara Global saja .
Hal ini dibuktikan saat beberapa rekan lsm dan media turun kelapangan ke smpn1 pada lokasi tampak proyek tersebut dibagian plafonya sudah lepas alias rusak pembangunan tersebut,tidak ada sama sekali papan plang spesifikasi sebagai penunjuk informasi yang bisa diakses masyarakat maupun awak media yang meliput dilokasi pekerjaan
Tentu hal tersebut memberikan tanda tanya yang besar, meskipun saat ini informasi keterbukaan publik telah di undang-undangkan dan diatur oleh negara masih saja ada beberapa kontraktor nakal yang menyepelekan aturan tersebut.
Dihubungi oleh ketua lembaga LPAKN, tarmizi mengaku hanya sebagai pengawas lapangan dalam pembangunan proyek Di SMP N.1 kota pagar alam ini yang mengerjakan pemborong dari pusat dan untuk hal plofon yang rusak itu menurut tarmizi proyek tersebut masih dalam perawatan nanti akan diperbaiki ujarnya saat dihubungi via telpon seluler
Sinarwan selaku ketua Lembaga LPAKN RI PROJAMIN
mingggu 31/3/2024.Sinarwan juga akan melaporkah proyek ini kepihak kejaksaan dan BPK (badan pemerikasan keuangan) agar dilakukan audit, terangnya karna patut diduga proyek ini tidak sesuai spaek ungkapnya.
Terpisah, Kabid Dikdas Dinas Pendidikan kota Pagaralam Enharudin.ST.M.Si dibincangi diruang kerjanya selasa /2023 menyebutkan, bahwa pihaknya hanya penerima Azas Manfaat, dan segala Sesuatunya ada di Pihak Pekerjaan Umum Cipta Karya Provinsi Sumatera Selatan.
” Ini kegiatan yang di laksanakan oleh Balai PU CK provinsi Sumsel, Aspirasi dari pak Eddy Santana (DPR RI), Bukan dari kota Pagaralam, Seluruh pekerjaan langsung di bawah Balai PUCK,
Kita hanya sebagai penerima azas manfaat/ hasil, Sebelum Proses ini berlangsung, pihak Sekolah sudah di beritahu oleh pihak pelaksana, untuk proses belajar mengajar mereka menumpang ke sekolah lain sampai sekolah tersebut,selesai di bangun”Jelasnya.
By – Tim






Komentar