Kadis PUPR Pamekasan Disinyalir Mencari Pembenaran, Ditanya Alat Buka-Tutup Aliran Air Sungai di Desa Dasok

- Redaksi

Sabtu, 14 September 2024 - 19:55 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Pamekasan||angkatberita.id – Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Pamekasan Amin Jabir S.T tampaknya mencari pembenaran terkait polemik alat buka-tutup aliran air sungai yang ada di Desa Dasok, Kabupaten Pamekasan.

Ketika dimintai keterangan mengenai alat buka tutup tersebut, Kepala PUPR justru mengaku tidak tahu-menahu soal keberadaan  kerja alat itu, Ia hanya menyinggung bangunan yang mengelilingi sungai tersebut, yang dianggapnya sebagai bagian dari alat yang menutup aliran sungai tersebut.

Pernyataan kadis PUPR tersebut berbanding terbalik dengan kondisi di lapangan. Pasalnya, keberadaan alat buka-tutup aliran air itulah yang menjadi inti permasalahan yang dikeluhkan warga yang terdampak akibat penutupan tersebut,  bukan semata-mata bangunan yang berdiri di sekitarnya.

Baca Juga :  Direktur Ide@ Sentil Dinkes Sampang "Jangan Bungkus Luka dengan Data"

Masyarakat mengeluhkan alat tersebut karena penduduk hilir tidak menerima aliran air ketika musim hujan tiba.

Sekretaris Jenderal Laskar Pemberdayaan Masyarakat Madura (Lasbandra), Rifa’i, menyatakan bahwa pihaknya telah menelusuri masalah ini lebih jauh. Lasbandra menyoroti bahwa PUPR lebih terfokus pada bangunan penopang di sekitar sungai, sementara alat pengendali aliran air justru tidak diprioritaskan. “Kita heran, mengapa masalah utama yang berkaitan langsung dengan alat buka tutup aliran air malah diabaikan. Kepala PUPR hanya fokus pada bangunan, seolah tidak ada masalah lain,” ujarnya dalam pernyataannya.

Rifa’i juga menambahkan bahwa keberadaan bangunan di sekitar sungai seharusnya bukan menjadi isu utama, namun yang lebih penting adalah bagaimna dengan keberadaan alat buka tutup tersebut,  bagaimana aliran air.

Baca Juga :  Trah Cakraningrat IV Murka: Pencurian Artefak Museum Dinilai Pengkhianatan Warisan Leluhur

“Dengan adanya alat buka-tutup aliran air itu,  dampaknya sangat dirasakan oleh masyarakat hilir, bukan hanya soal estetik bangunan di sekitar sungai,” imbuhnya.

Lasbandra mendesak agar Dinas PUPR lebih transparan dalam menyampaikan informasi kepada publik terkait proyek ini. Menurut Rifa’i, masyarakat berhak tahu mengenai fungsi dan efektivitas alat buka-tutup aliran air, karena hal ini menyangkut kesejahteraan warga yang tinggal di sekitar sungai.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada penjelasan lebih lanjut dari pihak PUPR terkait upaya penyelesaian masalah ini. Masyarakat Desa yang terdampak berharap ada perbaikan yang nyata, bukan sekadar retorika atau pembenaran dari pihak berwenang.

Berita Terkait

Viral,,,,Polisi Periksa Gudang Dugaan Pengaplosan LPG 3kg Ternyata Omon_Omon
Tasyakuran HUT RI Ke-81: Tojo Kidul Mengukir Syukur Untuk Bangsa
Semarak HUT RI ke-81, SDN 1 Temuguruh Sempu Gelar Karnaval Adat Penuh Warna
Dari Bangunan Lama hingga Bungkamnya Pihak BBWS, Polemik P3-TGAI Nyalabuh Laok Makin Panas
Seragam Pelajar Jadi Senjata Promosi Molis, Sopiyan Jangan Eksploitasi Anak Demi Kejar Penjualan
Sinergi Budaya Sehat dan Karakter: Wajah Baru SDN Tenggiring Sambeng dalam Mencetak Generasi Unggul
Bung Taufik Ajak Pedagang Rokok Lokal Seluruh Indonesia Bersatu dan Memahami Hak serta Kewajiban Hukum
DPD Bangkalan melakukan kunjungan resmi ke Kantor Dinas Perhubungan (Dishub)

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Kamis, 20 Agustus 2026 - 15:47 WIB

Viral,,,,Polisi Periksa Gudang Dugaan Pengaplosan LPG 3kg Ternyata Omon_Omon

Rabu, 19 Agustus 2026 - 22:57 WIB

Semarak HUT RI ke-81, SDN 1 Temuguruh Sempu Gelar Karnaval Adat Penuh Warna

Rabu, 19 Agustus 2026 - 21:54 WIB

Dari Bangunan Lama hingga Bungkamnya Pihak BBWS, Polemik P3-TGAI Nyalabuh Laok Makin Panas

Rabu, 19 Agustus 2026 - 18:23 WIB

Seragam Pelajar Jadi Senjata Promosi Molis, Sopiyan Jangan Eksploitasi Anak Demi Kejar Penjualan

Rabu, 19 Agustus 2026 - 15:45 WIB

Sinergi Budaya Sehat dan Karakter: Wajah Baru SDN Tenggiring Sambeng dalam Mencetak Generasi Unggul

Berita Terbaru

Peristiwa

Kandang Sapi Terbakar di Ketapang, Dua Ekor Sapi Mati

Kamis, 20 Agu 2026 - 19:23 WIB

Peristiwa

Balita 4 Tahun Tenggelam di Kubangan Air Tembakau di Sampang

Kamis, 20 Agu 2026 - 12:15 WIB