Pelaku Curanmor Di Talang Jeruk Pagaralam ,terekam Kamera CCTV.

- Redaksi

Jumat, 1 November 2024 - 19:46 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Pagaralam (Angkatberita-Id) Pencurian kendaraan bermotor (curanmor) terjadi Di desa talang jeruk kelurahan sukorejo pagaralam utara

Pelaku yang diduga berjumlah dua orang berhasil membawa kabur satu unit kendaraan motor matic Honda beat milik seorang warga yang sedang bertamu didaerah pemukiman tersebut.
Aksi curanmor itu bahkan sempat terekam dalam CCTV warga setempat gelagat mencurigakan dua orang pelaku dugaan pencurian kendaraan motor tersebut kini viral

Korban curanmor di pagaralam, (Heri 29thn) mengatakan bahwa peristiwa itu terjadi pada jumat malam (31/10) sekitar pukul 20.30 WIB.

“Motor saya Honda Beat plat nomor BG 5973 JAO warna pink, baru hilang dicuri,” ungkapnya kepada awak media Jumat (31/11).

Menyadari motornya hilang, korban pun kemudian melakukan pencarian dengan menghubungi keluarganya guna melakukan pengadangan dan sempat terlihat motor korban di seputaran jarai hendak menuju ke arah lintang empat lawang tetapi para pelaku berbalik arah kembali kearah pagaralam dan hilang dikegelapan saat terjadi aksi kejar kejaran ketika dilakukan periksaan CCTV di lingkungan tetangga rumah tempat dia memarkirkan motornya di area tersebut terlihat para pelaku berjumlah dua orang.

Baca Juga :  Pemdes Tanjung Punak adakan Rapat Persiapan MTQ ke XXI 

Dalam rekaman CCTV, terekam sejumlah orang yang tengah melancarkan aksinya mencuri motor milik korban.

“Kalau dari CCTV terlihat dua orang, terduga pelaku yang sudah mengintai kendaraan saya dan ada saksi yang melihat salah satu pelaku yang terekam CCTV tersebut gelagatnya memang mencurigakan satu ambil motor saya, yang satu menunggu di didepan sambil mengawasi area sekitarnya terang korban.

Baca Juga :  Proyek Rabat Beton Desa Rapa Daya Disorot, Keretakan dan Kurangnya Transparansi Pelaksanaan

Meski samar, namun korban mencurigai para pelaku dan motornya masih ada dipagaralam dan para pelaku masih bebas berkeliaran di sekitar Pemukiman tersebut.

Korban mengaku telah melaporkan apa yang dialaminya ke Polres pagaralam

“Saya sudah laporan ke polisi, saya berharap pelaku dapat segera ditangkap karena khawatir ada korban lainnya,” tukasnya

Kasat resrim polres pagaralam Iptu chandra kirana SH saat dikompirmasi awak media mengatakannya kita sudah terima laporan anggota sudah kita turunkan ke TKP mudah mudahan pelaku segera cepat ditanggkap apalagi ada CCTV ujarnya.

– Boy

;;;;;;;

Berita Terkait

Empat Orang Satu Keluarga Terjatuh di Jalan Imam Bonjol Sampang, Diduga Akibat Tumpahan Minyak
Temuan Dugaan Tumpang Tindih Proyek HIPPA Desa Nyalabuh Laok Dipersoalkan, GASI Soroti Sikap BBWS Brantas
Besi Tulangan Proyek SPAM Murtajih Terukur 11,2 Milimeter, DPRKP Pamekasan Belum Beri Penjelasan
Bukan Sekedar Dijual, Tanah Aset Pemkab Sampang Diduga Hilangkan Lahan Produktif Warga
“Parah” Proyek HIPPA di Pamekasan Akali Pekerjaan, Saluran Lama Dipoles Seolah Bangunan Baru
Proyek Pelebaran Jembatan dan Jalan Pantura bProbolinggo-lumajang diduga Tanpa Mikirkan Hajat Pengguna Jalan.
Dua Kali Mangkir Pemeriksaan, Direktur PT SBP SH Bakal Dijemput Paksa Polisi
80 Tahun Indonesia Merdeka, PUDAM Bangkalan Perkuat Semangat Pelayanan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Minggu, 16 Agustus 2026 - 19:05 WIB

Empat Orang Satu Keluarga Terjatuh di Jalan Imam Bonjol Sampang, Diduga Akibat Tumpahan Minyak

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 12:30 WIB

Temuan Dugaan Tumpang Tindih Proyek HIPPA Desa Nyalabuh Laok Dipersoalkan, GASI Soroti Sikap BBWS Brantas

Kamis, 13 Agustus 2026 - 18:54 WIB

Besi Tulangan Proyek SPAM Murtajih Terukur 11,2 Milimeter, DPRKP Pamekasan Belum Beri Penjelasan

Kamis, 13 Agustus 2026 - 08:49 WIB

Bukan Sekedar Dijual, Tanah Aset Pemkab Sampang Diduga Hilangkan Lahan Produktif Warga

Kamis, 13 Agustus 2026 - 06:23 WIB

“Parah” Proyek HIPPA di Pamekasan Akali Pekerjaan, Saluran Lama Dipoles Seolah Bangunan Baru

Berita Terbaru