Relawan Komit Gunung Sitoli Minta Bobby Nasution Agar Sumut tidak Lagi Menganaktirikan Pulau nias

- Redaksi

Sabtu, 2 November 2024 - 15:03 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Relawan Komit Gunung Sitoli Minta Bobby Nasution Agar Sumut tidak Lagi Menganaktirikan Pulau Nias


Gunung Sitoli (Angkatberita)- Pasangan Calon Gubernur Sumatera Utara Nomor Urut 1 Bobby Nasution melakukan ngopi bareng pemuda dan relawan di Gunung Sitoli pada Kamis(31/10/2024) di cafee Kopi Kana – Gunung Sitoli. Kegiatan itu diinisiasi untuk menampung aspirasi pemuda di daerah itu.

Ketua Relawan KOMIT (Kolaborasi Mitra Taruna) Koorda Kota Gunung Sitoli Budiyarman Lahagu yang turut menghadiri diskusi itu menyampaikan bahwa selama ini masyarakat Kepulauan Nias merasa sebagai anak tiri Sumatera Utara. Hal itu tampak dari perhatian minim Pemerintah Provinsi Sumatera Utara terhadap pulau Nias. Ia meminta Bobby agar ketika terpilih menghapus paradigma itu sehingga dipandang sejajar dengan Kabupaten dan Kota lain di Sumatera Utara.

“Selama ini kami merasa sebagai anak tiri Sumatera Utara karena minim perhatian. Mohon Pak Bobby ketika terpilih, melihat kami dengan perhatian yang sama seperti Kabupaten/kota lain”. Pintanya.

Lebih lanjut, Aktivis senior itu juga meminta atensi Bobby terhadap monopoli penyeberangan dengan biaya yang mahal, baik laut maupun udara. Menurutnya biaya penyeberangan yang mahal telah mempengaruhi harga barang di wilayah itu yang berimbas pada kerentanan ekonomi.

“Kami juga minta atensi biaya penyeberangan yang mahal yang berimplikasi pada kenaikan harga barang di wilayah Kepulauan Nias”. Bebernya.

Merespon itu, Calon Gubernur Sumatera Utara Bobby Afif Nasution memastikan perhatian terhadap pulau Nias. Ia berjanji akan berkantor di pulau Nias selama 2 bulan untuk memberikan perhatian serius terhadap pulau terluar itu. Bobby menjelaskan bahwa 4 daerah tertinggal di Sumatera Utara ada di pulau Nias, sehingga akan memberikan penanganan khusus untuk memperbaikinya.

“4 daerah tertinggal di Sumatera Utara berada di pulau Nias. Jadi tidak ada alasan untuk tidak memperhatikan pulau Nias. Maka ketika terpilih kami akan memberikan perhatian khusus. Salah satunya berkantor di sini selama 2 bulan untuk melihat dari dekat apa yang harus dilakukan”. Respon Bobby.

Tampak kegiatan itu dihadiri ribuan pemuda dan beberapa tokoh politik diantaranya: Anggota DPR RI Fraksi Gerindra Ade Jona Prasetyo, Cakada Kota Gunung Sitoli Karya Bate’e dan Yunius Larosa, cakada Kabupaten Nias Utara Amizaro Waruwu dan Cakada Kabupaten Nias Selatan Fajarius La’ia, Serta dihadiri beberapa anggota DPRD.
(Armansyah)

Baca Juga :  Syahwat Makan-Minum Pejabat Pamekasan di Tengah Belenggu Utang Rp260 Miliar





;;;;;;;

Berita Terkait

Ada Apa dengan Laporan Dugaan Kekerasan Seksual Anak di Polres Pelabuhan Belawan? Hampir Tiga Pekan, SP2HP Belum Diterima Pelapor
Berlarut-Larut Kasus Sengketa Tanah Dengan PDAM Gresik Ahli Waris Gandeng LBH Brawijaya Majapahit Nusantara Sidoarjo
Ada Apa dengan Laporan Dugaan Kekerasan Seksual Anak di Polres Pelabuhan Belawan? Hampir Tiga Pekan, SP2HP Belum Diterima Pelapor
Temuan Dugaan Tumpang Tindih Proyek HIPPA Desa Nyalabuh Laok Dipersoalkan, GASI Soroti Sikap BBWS Brantas
Rayakan HUT ke-25, Demokrat Muratara Turun ke Desa Gelar Gotong Royong dan Cek Kesehatan Gratis
Bukan Sekedar Dijual, Tanah Aset Pemkab Sampang Diduga Hilangkan Lahan Produktif Warga
“Parah” Proyek HIPPA di Pamekasan Akali Pekerjaan, Saluran Lama Dipoles Seolah Bangunan Baru
Aset Tanah Pemkab Sampang Dijual, DPRD Mengaku Tak Pernah Membahas

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Minggu, 16 Agustus 2026 - 09:30 WIB

Ada Apa dengan Laporan Dugaan Kekerasan Seksual Anak di Polres Pelabuhan Belawan? Hampir Tiga Pekan, SP2HP Belum Diterima Pelapor

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 21:25 WIB

Berlarut-Larut Kasus Sengketa Tanah Dengan PDAM Gresik Ahli Waris Gandeng LBH Brawijaya Majapahit Nusantara Sidoarjo

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 21:22 WIB

Ada Apa dengan Laporan Dugaan Kekerasan Seksual Anak di Polres Pelabuhan Belawan? Hampir Tiga Pekan, SP2HP Belum Diterima Pelapor

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 12:30 WIB

Temuan Dugaan Tumpang Tindih Proyek HIPPA Desa Nyalabuh Laok Dipersoalkan, GASI Soroti Sikap BBWS Brantas

Kamis, 13 Agustus 2026 - 08:49 WIB

Bukan Sekedar Dijual, Tanah Aset Pemkab Sampang Diduga Hilangkan Lahan Produktif Warga

Berita Terbaru