Polemik Masjid Mirip Ka’bah di Jrengik Sampang , AUMA dan FPI Tegaskan Lepas Tanggung Jawab

- Redaksi

Jumat, 24 Januari 2025 - 15:25 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: 3 wanita sedang tik tok ria di samping bangunan dekat Ka'bah

SAMPANG|| ANGKAT BERITA – Polemik pembangunan masjid dengan desain menyerupai Ka’bah di Desa Taman, Kecamatan Jrengik, Kabupaten Sampang, terus menjadi perhatian publik.

Dalam sebuah pertemuan yang melibatkan berbagai pihak, seperti PCNU, Muhammadiyah, serta sejumlah instansi Pemerintah Kabupaten Sampang, disepakati bahwa pembangunan masjid tersebut tidak dianggap sebagai masalah.

Ketua AUMA, Abuya Kiai Karrar Sinhaji, melalui Habib Abdurrahman khered Ketua FPI Kabupaten Sampang, memberikan tanggapan singkat atas hasil pertemuan itu.

Beliau  menyatakan, “وما علينا إلا البلاغ (Kewajiban kami hanyalah menyampaikan). Di hadapan Allah, kami lepas tanggung jawab.” Ungkapnya, Jumat (24/01)

Baca Juga :  Bangunan Replika Ka'bah di Sampang Akan Difungsikan sebagai Tempat Ibadah dan Kegiatan Sosial

Sekretaris AUMA K.H Fadholi Ruham juga menambahkan, “Jangan hanya melihat dari sisi baiknya saja, tetapi wajib pula memperhatikan sisi kemungkarannya, belum jadi saja sudah seperti ini.

Kami sepenuhnya lepas tanggung jawab di hadapan Allah.” bebernya sambil menunjukkan video tiktok seorang perempuan yang Selvie sambil joged joged di pinggir bangunan mirip Ka’bah tersebut.

Pernyataan ini menunjukkan bahwa FPI sejalan dengan AUMA dalam sikapnya terhadap pembangunan masjid tersebut.

Baca Juga :  Kontroversi Bangunan Ibadah Menyerupai Ka'bah di Sampang: Ulama Tegaskan Sikap

Sementara Faisol Humas Kemenag, ketika dimintai keterangan terkait tidak diundangnya AUMA, dia menjawab untuk surat bukan dari pihak kemenag melainkan pihak Pemda

“Bukan saya yg buat undangan, Pemkab” tutupnya

Keputusan Pemerintah Kabupaten Sampang dan Kementerian Agama untuk tidak melibatkan AUMA dalam diskusi ini memicu pertanyaan publik, terutama mengingat AUMA telah secara aktif menyampaikan keberatannya sejak awal. Polemik ini pun masih menjadi isu yang hangat diperbincangkan di tengah masyarakat.”

Berita Terkait

Berlarut-Larut Kasus Sengketa Tanah Dengan PDAM Gresik Ahli Waris Gandeng LBH Brawijaya Majapahit Nusantara Sidoarjo
Ada Apa dengan Laporan Dugaan Kekerasan Seksual Anak di Polres Pelabuhan Belawan? Hampir Tiga Pekan, SP2HP Belum Diterima Pelapor
Temuan Dugaan Tumpang Tindih Proyek HIPPA Desa Nyalabuh Laok Dipersoalkan, GASI Soroti Sikap BBWS Brantas
Rayakan HUT ke-25, Demokrat Muratara Turun ke Desa Gelar Gotong Royong dan Cek Kesehatan Gratis
Bukan Sekedar Dijual, Tanah Aset Pemkab Sampang Diduga Hilangkan Lahan Produktif Warga
“Parah” Proyek HIPPA di Pamekasan Akali Pekerjaan, Saluran Lama Dipoles Seolah Bangunan Baru
Aset Tanah Pemkab Sampang Dijual, DPRD Mengaku Tak Pernah Membahas
Layangan Kembali Menghiasi Langit Kuala Tungkal, 130 Peserta Ramaikan Lomba Sauk’an

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 21:25 WIB

Berlarut-Larut Kasus Sengketa Tanah Dengan PDAM Gresik Ahli Waris Gandeng LBH Brawijaya Majapahit Nusantara Sidoarjo

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 21:22 WIB

Ada Apa dengan Laporan Dugaan Kekerasan Seksual Anak di Polres Pelabuhan Belawan? Hampir Tiga Pekan, SP2HP Belum Diterima Pelapor

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 12:30 WIB

Temuan Dugaan Tumpang Tindih Proyek HIPPA Desa Nyalabuh Laok Dipersoalkan, GASI Soroti Sikap BBWS Brantas

Jumat, 14 Agustus 2026 - 13:01 WIB

Rayakan HUT ke-25, Demokrat Muratara Turun ke Desa Gelar Gotong Royong dan Cek Kesehatan Gratis

Kamis, 13 Agustus 2026 - 08:49 WIB

Bukan Sekedar Dijual, Tanah Aset Pemkab Sampang Diduga Hilangkan Lahan Produktif Warga

Berita Terbaru