AMI Audiensi dengan Dinas Kesehatan Surabaya, Bahas Dampak Bau PT Central Proteina Prima

- Redaksi

Senin, 10 Maret 2025 - 13:27 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Surabaya||ANGKAT BERITA– Aliansi Madura Indonesia (AMI) menggelar audiensi dengan Dinas Kesehatan Kota Surabaya terkait bau menyengat yang diduga berasal dari PT Central Proteina Prima.

Dalam pertemuan tersebut, Sekretaris Jenderal AMI, Aziz, SH, menegaskan bahwa masyarakat sekitar telah mengalami dampak kesehatan akibat paparan bau tersebut.

“Kami menerima banyak keluhan dari warga yang mengalami gangguan penciuman. Mereka tidak bisa lagi membedakan antara bau harum dan bau busuk. Ini jelas bukan masalah sepele, dan kami mendesak Dinas Kesehatan untuk segera mengambil tindakan,” ujar Aziz.

Menurut Aziz, permasalahan ini sudah berlangsung lama, tetapi hingga kini belum ada solusi konkret dari pihak perusahaan maupun pemerintah. Ia juga menyoroti pentingnya transparansi dalam penanganan kasus ini agar masyarakat mendapatkan kepastian mengenai dampak kesehatan yang mereka alami.

Baca Juga :  Proyek Pembangunan Drainase Didesa TanjungKerta Diduga Tidak Sesuai Spek Dan Terindikasi Korupsi   

Menanggapi keluhan tersebut, Sekretaris Dinas Kesehatan Kota Surabaya, Prima, menyatakan bahwa pihaknya akan segera mengambil langkah untuk menyelidiki permasalahan ini.

“Kami akan melakukan skrining kesehatan terhadap para pekerja untuk mengetahui dampak bau ini terhadap kesehatan mereka. Selain itu, kami juga akan meminta klarifikasi kepada perusahaan mengenai tanggung jawab mereka dalam memberikan perlindungan kesehatan bagi karyawan, termasuk apakah mereka sudah mengalokasikan dana kesehatan sesuai dengan ketentuan Hiperkes, (Higiene Perusahaan dan Kesehatan Kerja),” kata Prima.

Ia menegaskan bahwa Dinas Kesehatan akan berkoordinasi dengan instansi terkait guna memastikan bahwa perusahaan memenuhi standar kesehatan dan keselamatan kerja.

Baca Juga :  Sat Reskrim Polres Tulang Bawang Gelar Rangkaian Kegiatan Humanis dan Penuh Kepedulian di HUT Reserse ke-78

Aziz berharap langkah yang diambil pemerintah benar-benar memberikan solusi bagi warga. “Kami tidak ingin ini hanya menjadi wacana. Masyarakat butuh kepastian dan tindakan nyata,” tegasnya.

Sementara itu, Dinas Kesehatan berkomitmen untuk terus memantau perkembangan kasus ini dan akan melaporkan hasil skrining serta evaluasi kepada pihak terkait. Jika ditemukan pelanggaran, pihaknya tidak akan ragu untuk merekomendasikan tindakan lebih lanjut terhadap perusahaan.

Masyarakat sekitar berharap agar permasalahan ini segera terselesaikan, mengingat bau yang ditimbulkan sudah mengganggu aktivitas sehari-hari dan berpotensi menimbulkan dampak kesehatan yang lebih serius.

Berita Terkait

Empat Orang Satu Keluarga Terjatuh di Jalan Imam Bonjol Sampang, Diduga Akibat Tumpahan Minyak
Temuan Dugaan Tumpang Tindih Proyek HIPPA Desa Nyalabuh Laok Dipersoalkan, GASI Soroti Sikap BBWS Brantas
Besi Tulangan Proyek SPAM Murtajih Terukur 11,2 Milimeter, DPRKP Pamekasan Belum Beri Penjelasan
Bukan Sekedar Dijual, Tanah Aset Pemkab Sampang Diduga Hilangkan Lahan Produktif Warga
“Parah” Proyek HIPPA di Pamekasan Akali Pekerjaan, Saluran Lama Dipoles Seolah Bangunan Baru
Proyek Pelebaran Jembatan dan Jalan Pantura bProbolinggo-lumajang diduga Tanpa Mikirkan Hajat Pengguna Jalan.
Dua Kali Mangkir Pemeriksaan, Direktur PT SBP SH Bakal Dijemput Paksa Polisi
Kolaborasi Budaya Melayu-Tionghoa Tutup Meriah Pentas Bhineka Kebangsaan, Tanjab Barat Teguhkan Semangat Persatuan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Minggu, 16 Agustus 2026 - 19:05 WIB

Empat Orang Satu Keluarga Terjatuh di Jalan Imam Bonjol Sampang, Diduga Akibat Tumpahan Minyak

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 12:30 WIB

Temuan Dugaan Tumpang Tindih Proyek HIPPA Desa Nyalabuh Laok Dipersoalkan, GASI Soroti Sikap BBWS Brantas

Kamis, 13 Agustus 2026 - 18:54 WIB

Besi Tulangan Proyek SPAM Murtajih Terukur 11,2 Milimeter, DPRKP Pamekasan Belum Beri Penjelasan

Kamis, 13 Agustus 2026 - 08:49 WIB

Bukan Sekedar Dijual, Tanah Aset Pemkab Sampang Diduga Hilangkan Lahan Produktif Warga

Kamis, 13 Agustus 2026 - 06:23 WIB

“Parah” Proyek HIPPA di Pamekasan Akali Pekerjaan, Saluran Lama Dipoles Seolah Bangunan Baru

Berita Terbaru