Perempuan di Sampang Diduga Dianiaya dan Disiram Sambal, Polisi Turun Tangan

- Redaksi

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 16:49 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SAMPANG (ANGKAT BERITA) Kepolisian Resor Sampang, Jawa Timur, mendalami laporan dugaan penganiayaan terhadap seorang perempuan berinisial MR (29), warga Kecamatan Ketapang, Kabupaten Sampang.

MR melaporkan dugaan kekerasan yang dialaminya setelah dituduh memiliki hubungan dengan seorang pria berinisial F yang disebut sebagai suami salah satu terlapor.

Kasi Humas Polres Sampang AKP Eko Puji Waluyo membenarkan adanya laporan tersebut.

“Iya (melapor ke Polres Sampang),” kata Eko, Jumat (14/8).

Menurut Eko, peristiwa itu terjadi di sebuah tempat praktik bidan di Dusun Tetean, Desa Bira Barat, Kecamatan Ketapang, pada Senin (10/8).

Peristiwa bermula ketika MR diajak oleh seorang perempuan berinisial H (29) datang ke lokasi tersebut. Di tempat itu telah berada ibu H berinisial S (45) serta seorang perempuan lainnya berinisial H (25).

Setibanya di lokasi, MR ditanya mengenai dugaan hubungan asmara dengan F. Kepada H, MR mengakui pernah menjalin hubungan dengan F, namun hubungan tersebut disebut telah berakhir.

Baca Juga :  DPRD Sampang Sahkan Perda Fasilitasi Pesantren, Dorong Kemajuan Dunia Pendidikan Keagamaan

“H menanyakan kepada MR apakah pernah dan sudah selingkuh dengan F (suami H), dan korban mengaku pernah selingkuh tetapi sekarang sudah putus,” ujar Eko.

Pengakuan tersebut diduga memicu emosi. H kemudian diduga menampar dan menjambak rambut MR.

S yang berada di lokasi juga diduga melakukan kekerasan dengan menjambak serta menarik rambut korban hingga terjatuh.

Eko mengatakan, perlakuan terhadap korban kemudian berlanjut. S diduga menarik pakaian dalam korban hingga robek dan terlepas.

“Kemudian S menarik pakaian dalam korban atau menelanjangi korban dengan menarik celana dalam korban sampai robek dan terlepas,” katanya.

MR selanjutnya diduga disiram sambal pada bagian wajah dan kemaluannya. Korban juga diseret keluar dari ruang praktik bidan.

Baca Juga :  Pondasi Lemah, Proyek Revitalisasi SDN Madupat 1 Sampang Mulai Disorot Publik

Peristiwa tersebut direkam dan video dugaan kekerasan itu kemudian beredar di media sosial.

“Kejadian tersebut direkam dan disebarkan oleh H (terlapor 3),” ungkap Eko.

Akibat kejadian tersebut, MR mengeluhkan sakit pada bagian kepala, leher belakang, dan pergelangan tangan kanan. Korban juga mengaku mengalami rasa panas pada bagian kemaluan selama dua hari.

“Serta rasa panas pada bagian kemaluan selama dua hari,” tutur Eko.

Setelah menerima laporan, polisi mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan pengecekan. Hingga kini, Polres Sampang masih melakukan penyelidikan guna mengungkap rangkaian kejadian serta mendalami peran masing-masing pihak yang dilaporkan.

Polisi juga akan mendalami rekaman video yang beredar di media sosial sebagai bagian dari proses penyelidikan.

 

(AB/Redaksi)

Berita Terkait

Temuan Dugaan Tumpang Tindih Proyek HIPPA Desa Nyalabuh Laok Dipersoalkan, GASI Soroti Sikap BBWS Brantas
Ditetapkan Tersangka, SPDP Kasus Dugaan Pencabulan Disabilitas Warga Camplong Diterima Kejari Sampang
Tanggapi Keluhan Masyarakat, SPBU Karang Anyar Siap Evaluasi Pelayanan
Besi Tulangan Proyek SPAM Murtajih Terukur 11,2 Milimeter, DPRKP Pamekasan Belum Beri Penjelasan
Aset Tanah Pemkab Sampang Dijual, DPRD Mengaku Tak Pernah Membahas
Proyek Pelebaran Jembatan dan Jalan Pantura bProbolinggo-lumajang diduga Tanpa Mikirkan Hajat Pengguna Jalan.
Bocah 8 Tahun Tenggelam di Sungai Rawas, Ditemukan Meninggal Dunia
Dua Kali Mangkir Pemeriksaan, Direktur PT SBP SH Bakal Dijemput Paksa Polisi

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 16:49 WIB

Perempuan di Sampang Diduga Dianiaya dan Disiram Sambal, Polisi Turun Tangan

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 12:30 WIB

Temuan Dugaan Tumpang Tindih Proyek HIPPA Desa Nyalabuh Laok Dipersoalkan, GASI Soroti Sikap BBWS Brantas

Jumat, 14 Agustus 2026 - 10:45 WIB

Ditetapkan Tersangka, SPDP Kasus Dugaan Pencabulan Disabilitas Warga Camplong Diterima Kejari Sampang

Kamis, 13 Agustus 2026 - 18:54 WIB

Besi Tulangan Proyek SPAM Murtajih Terukur 11,2 Milimeter, DPRKP Pamekasan Belum Beri Penjelasan

Rabu, 12 Agustus 2026 - 23:19 WIB

Aset Tanah Pemkab Sampang Dijual, DPRD Mengaku Tak Pernah Membahas

Berita Terbaru