Truk Lohan Angkutan Batu Split di Palas Tembilahan Ulu Ganggu Lalu Lintas, Warga Merasa Terancam

- Redaksi

Selasa, 17 Februari 2026 - 19:02 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Indragiri Hilir (ANGKAT BERITA) – Kelancaran lalu lintas di ruas jalan raya yang melintasi Kelurahan Palas, Kecamatan Tembilahan Ulu, Kabupaten Indragiri Hilir, Provinsi Riau, kini terancam terganggu parah. Penyebabnya bukan lain adalah aktivitas angkutan batu split dari stok file yang beroperasi menggunakan truk besar jenis lohan yang bergerak bolak-balik sepanjang hari.

Warga setempat mengaku sudah lama merasakan dampak negatif dari keberadaan truk-truk tersebut. “Setiap hari truk lohan itu lewat terus, kadang-kadang muatannya terlalu penuh sampai batu splitnya jatuh di jalan. Kalau hujan, jalannya jadi licin dan berdebu parah kalau panas. Kami yang mau lewat dengan sepeda motor atau mobil kecil jadi takut banget,” ujar salah satu warga Palas, Ahmad (38), dengan nada kesal. Pada Selasa (17/2/2026)

Baca Juga :  LSM BIN Soroti Konser Amal 1 Irama di Sampang, Tiket Dijual Tanpa Laporan Pajak dan Kejelasan Dana Amal

Tidak hanya masalah kelancaran lalu lintas yang terganggu, truk-truk besar ini juga dianggap membahayakan keselamatan masyarakat. Banyak warga yang khawatir akan terjadinya kecelakaan, terutama karena truk lohan seringkali melaju dengan kecepatan tinggi meskipun di area yang padat penduduk dan banyak pejalan kaki. “Anak-anak kami kalau mau main di depan rumah pun jadi takut, takut ada truk yang lewat tiba-tiba. Kami sudah berharap pihak berwenang bisa menindaklanjuti hal ini supaya kami bisa merasa aman lagi,” tambah Siti (45), ibu rumah tangga lainnya.

Sampai saat ini, belum ada tindakan tegas yang terlihat dari pihak terkait untuk mengatasi masalah ini. Warga berharap Dinas Perhubungan Kabupaten Indragiri Hilir serta kepolisian setempat bisa segera turun tangan, baik dengan melakukan pengawasan ketat terhadap muatan dan kecepatan truk, maupun mencari solusi agar jalur alternatif bisa disiapkan untuk angkutan barang berat ini. Jalan raya yang seharusnya menjadi sarana yang memudahkan mobilitas masyarakat, kini justru menjadi sumber kekhawatiran dan ancaman bagi keselamatan mereka yang tinggal di sekitarnya.

Baca Juga :  Bupati dan Wabup Tanjab Barat Sambut Kajari Baru, Perkuat Sinergi Hukum dan Pembangunan

Apakah pihak berwenang akan segera merespons keluhan warga dan mengembalikan kelancaran serta keamanan lalu lintas di Kelurahan Palas? Kita tunggu langkah selanjutnya dari pihak terkait.

Berita Terkait

Bukan Sekedar Dijual, Tanah Aset Pemkab Sampang Diduga Hilangkan Lahan Produktif Warga
“Parah” Proyek HIPPA di Pamekasan Akali Pekerjaan, Saluran Lama Dipoles Seolah Bangunan Baru
Aset Tanah Pemkab Sampang Dijual, DPRD Mengaku Tak Pernah Membahas
HMI Dorong Evaluasi IPAL 22 Puskesmas di Bangkalan
Perkuat Kolaborasi dengan Kemenaker, Wabup Katamso Usulkan Modernisasi BLK dan Perluasan Program Magang
Layangan Kembali Menghiasi Langit Kuala Tungkal, 130 Peserta Ramaikan Lomba Sauk’an
Dugaan Pelanggaran POJK, KB Bukopin Pamekasan Tahan SK Pensiun Nasabah Setahun Lebih
Pentas Budaya Minang dan India Warnai Malam Kebersamaan di Kuala Tungkal

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Kamis, 13 Agustus 2026 - 08:49 WIB

Bukan Sekedar Dijual, Tanah Aset Pemkab Sampang Diduga Hilangkan Lahan Produktif Warga

Kamis, 13 Agustus 2026 - 06:23 WIB

“Parah” Proyek HIPPA di Pamekasan Akali Pekerjaan, Saluran Lama Dipoles Seolah Bangunan Baru

Selasa, 11 Agustus 2026 - 16:38 WIB

HMI Dorong Evaluasi IPAL 22 Puskesmas di Bangkalan

Selasa, 11 Agustus 2026 - 16:38 WIB

Perkuat Kolaborasi dengan Kemenaker, Wabup Katamso Usulkan Modernisasi BLK dan Perluasan Program Magang

Selasa, 11 Agustus 2026 - 16:38 WIB

Layangan Kembali Menghiasi Langit Kuala Tungkal, 130 Peserta Ramaikan Lomba Sauk’an

Berita Terbaru