

Bangkalan. Angkatberita.id
Jajaran Polsek Tanah Merah sigap bantu penanganan kecelakaan tunggal sebuah truk Fuso bermuatan garam terguling di Jalan Raya Desa Dumajah, Kecamatan Tanah Merah, Kabupaten Bangkalan, Kamis (5/2).
Truk Fuso bernomor polisi BE 8218 FU yang dikemudikan Mei Nugroho (37), warga Lampung, mengalami kecelakaan tunggal hingga terjungkir ke sisi utara jalan dan masuk ke halaman rumah warga. Muatan sekitar 40 ton garam sempat berserakan di area sekitar lokasi kejadian.
Peristiwa nahas tersebut terjadi tiga hari sebelumnya, tepatnya Senin (2/2) sekitar pukul 20.00 WIB. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.
Menurut pengakuan Nugroho, garam tersebut dimuat dari wilayah Pangarengan, Kabupaten Sampang, menuju Jambi sesuai surat jalan dari perusahaan jasa ekspedisi tempat ia bekerja.
Dari arah timur kabupaten Sampang ke Barat, dan saat melintas di Kecamatan Tanah Merah, kondisi tubuhnya mulai terasa lelah sehingga membuatnya kehilangan konsentrasi.
“Saya merasa capek dan mengantuk. Saya kira hanya terlelap beberapa detik, tapi begitu sadar, saya kaget saat saya dan truk sudah terjungkir,” ungkap Nugroho saat ditemui di lokasi. Kamis, (5/2)
Di hari yang sama, bantuan dari perusahaan datang ke lokasi untuk mengamankan muatan dengan memindahkannya ke truk lain. Rencananya, pengiriman ke Jambi tetap akan dilanjutkan.
Sementara itu, Kapolsek Tanah Merah AKP Suyitno, S.H., M.H., menjelaskan bahwa upaya evakuasi truk Fuso yang terguling belum berhasil dilakukan karena keterbatasan peralatan.
“Sudah dilakukan penarikan menggunakan dua kendaraan Fuso, namun belum berhasil. Kami menyarankan agar evakuasi menggunakan alat berat seperti crane, tetapi terkendala biaya sewa,” jelas AKP Suyitno.
Meski kendaraan masih berada di lokasi, AKP Suyitno memastikan bahwa posisi truk tidak mengganggu arus lalu lintas dari kedua arah. Selama proses penanganan, anggota Polsek setempat juga diterjunkan untuk mengatur lalu lintas yang sempat padat.
“Alhamdulillah tidak sampai terjadi kemacetan karena anggota kami langsung melakukan pengaturan arus saat evakuasi dilakukan,” tambahnya.
Nugroho menyampaikan bahwa pihaknya akan kembali melakukan evakuasi pada malam hari dengan meminta bantuan beberapa Fuso lain yang bermuatan pasir untuk menarik kendaraannys agar bisa aman.
“Saya yakin kalau ditarik pakai dua Fuso dilakukan bersama-sama dan kompak, truk bisa ditarik,” pungkasnya.





Komentar