Menu MBG di Patemon Tanah Merah Dinilai tidak Sesuai Saran BGN

- Redaksi

Minggu, 15 Februari 2026 - 13:06 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Bangkalan. Angkatberita.id

 Pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Desa Patemon, Kecamatan Tanah Merah, Kabupaten Bangkalan dinilai tidak sesuai standar kelayakan gizi yang sudah menjadi arahan Badan Gizi Nasional. (BGN)

Hal ini diketahui setelah adanya dokumentasi dari seorang siswa penerima manfaat.

 

Pantauan media di lapangan, menu yang dibagikan kepada siswa hanya berupa irisan lontong, satu butir telur rebus, sepotong tahu goreng, sedikit sayur kecambah dengan sambal kacang, serta dua butir anggur. 

 

Komposisi tersebut dinilai tidak sesuai dengan keseimbangan nutrisi dan porsi bagi anak usia sekolah se tingkat SD 

Baca Juga :  Mafia BBM Subsidi Solar Menggurita di Batang Asam: Puluhan Galon Ditemukan di Gudang Padi, Wajah Pelaku Terungkap!

Beberapa pihak menilai, menu tersebut belum mencerminkan prinsip dasar pemenuhan gizi seimbang yang seharusnya mengandung karbohidrat, protein, sayur, dan buah dalam jumlah memadai untuk menunjang nutrisi dan pertumbuhan mereka.

Saat dikonfirmasi, penanggung jawab Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Patemon, Mahrus membenarkan bahwa menu tersebut memang merupakan menu resmi yang dibagikan pada hari itu.

“Iya, itu benar menu MBG kami hari ini,” ujarnya singkat.

Namun, ketika ditanya lebih jauh mengenai standar kelayakan gizi dan dasar penentuan porsi, yang bersangkutan tidak memberikan penjelasan khusus. Ia justru mengalihkan pembicaraan dengan menanyakan posisi wartawan dan mengusulkan pertemuan langsung tanpa menjawab pokok pertanyaan.

Baca Juga :  Operasi Pekat Semeru 2026, Polres Bangkalan Ungkap 19 Kasus dan Amankan 24 Tersangka

“Mending kita ketemu saja biar kita selesaikan hal ini,” lanjut ketua SPPG Patemon.

Sikap tersebut menggiring opini masyarakat adanya dugaan penyimpangan terkait pelaksanaan program yang sejatinya bertujuan meningkatkan kualitas gizi anak sekolah. Minimnya penjelasan teknis mengenai standar menu, nilai kalori, maupun pengawasan distribusi memperkuat desakan agar dilakukan evaluasi lebih ketat.

Media akan terus memantau pelaksanaan program MBG ini terutama dalam pemenuhan Gisi sesuai dengan ketentuan pemerintah.

Follow WhatsApp Channel www.angkatberita.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dugaan Pelanggaran POJK, KB Bukopin Pamekasan Tahan SK Pensiun Nasabah Setahun Lebih
Pentas Budaya Minang dan India Warnai Malam Kebersamaan di Kuala Tungkal
80 Tahun Indonesia Merdeka, PUDAM Bangkalan Perkuat Semangat Pelayanan
HMI Dorong Evaluasi IPAL 22 Puskesmas di Bangkalan
Perkuat Kolaborasi dengan Kemenaker, Wabup Katamso Usulkan Modernisasi BLK dan Perluasan Program Magang
Layangan Kembali Menghiasi Langit Kuala Tungkal, 130 Peserta Ramaikan Lomba Sauk’an
Jangan Sampai Ketinggalan! Ini Kata Kasat Lantas Sumenep Soal Pemutihan Pajak 2026 di RRI
80 Tahun Indonesia Merdeka, PUDAM Bangkalan Perkuat Semangat Pelayanan
Berita ini 0 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Selasa, 11 Agustus 2026 - 16:38 WIB

Layangan Kembali Menghiasi Langit Kuala Tungkal, 130 Peserta Ramaikan Lomba Sauk’an

Selasa, 11 Agustus 2026 - 16:38 WIB

Dugaan Pelanggaran POJK, KB Bukopin Pamekasan Tahan SK Pensiun Nasabah Setahun Lebih

Selasa, 11 Agustus 2026 - 16:38 WIB

Pentas Budaya Minang dan India Warnai Malam Kebersamaan di Kuala Tungkal

Selasa, 11 Agustus 2026 - 16:38 WIB

80 Tahun Indonesia Merdeka, PUDAM Bangkalan Perkuat Semangat Pelayanan

Selasa, 11 Agustus 2026 - 16:38 WIB

HMI Dorong Evaluasi IPAL 22 Puskesmas di Bangkalan

Berita Terbaru