Bangkalan.angkatberita.id
Di tengah kebijakan efisiensi anggaran yang diterapkan pemerintah daerah, Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Bangkalan tetap berupaya menjaga keberlanjutan layanan sosial bagi warga yang paling membutuhkan. Kepala Bidang (Kabid) Rehabilitasi Sosial (Resos), RPA. Sjahid, merancang sebuah program kemanusiaan yang menyasar para lanjut usia (lansia) tunggal yang hidup sebatang kara tanpa dukungan keluarga.
Program ini dikonsep tanpa menggunakan anggaran daerah, melainkan melalui kerja sama dengan para pemilik rumah makan di Bangkalan. Sjahid menegaskan, pendekatan yang digunakan bukan berupa permintaan dana, melainkan ajakan kolaborasi untuk menyediakan makanan siap santap setiap hari.
“Saya tidak minta uang dari rumah makan, kalau bersedia, setiap harinya mereka memberikan dua bungkus nasi untuk program ini,” ujarnya. Jum’at (28/11)
Ia menambahkan, teknis pelaksanaannya akan dilakukan melalui koordinasi dengan sejumlah penyedia makanan di Bangkalan.
“Kami akan berkoordinasi dulu dengan rumah makan seperti Sinjay, Nya Letek, Amboina, dan yang lain yang omsetnya rata-rata tinggi,” jelas Sjahid.
Kabid yang baru menjabat beberapa bulan itu memaparkan bahwa ide tersebut lahir dari kegelisahan melihat banyaknya lansia yang berjuang memenuhi kebutuhan hidupnya seorang diri. Mereka adalah kelompok rentan yang tidak memiliki keluarga atau tempat bergantung.
“Dalam arti, untuk memenuhi kebutuhan hidupnya, dia berusaha sendiri,” tegasnya.
Meski tidak menggunakan APBD, Sahid tetap melakukan perhitungan kebutuhan program agar dapat berjalan terukur. Estimasi biaya yang dihitung berdasarkan standar dua kali makan per hari sekitar Rp 30 ribu. Jika dikalkulasikan, kebutuhan untuk 10 lansia mencapai kisaran Rp 100 juta per tahun.
Namun demikian, program ini masih dalam tahap uji coba. Pada tahap awal, Dinsos menargetkan penerima sebanyak 10 orang lansia. Jika pelaksanaan berjalan baik dan dukungan semakin banyak, jumlah penerima akan bertahap ditingkatkan.
“Ini masih tahap percobaan. Kalau nanti terus berkelanjutan, tentu bantuannya akan bertambah. Kita tunggu saja perkembangannya,” tutup Sjahid.
#Robin

Komentar