
TANJUNG JABUNG BARAT (ANGKAT BERITA) – Pembangunan rumah dinas kepala sekolah/guru/penjaga di SDN 135 Tanjung Jabung Barat menuai sorotan.
Proyek yang dibiayai dari APBD Perubahan (APBDP) Tahun 2025 itu disebut menimbulkan keluhan warga setempat terkait kualitas bangunan yang dinilai “tidak sesuai bestek” atau kurang kokoh.
Berdasarkan papan informasi proyek, pekerjaan tersebut berada di bawah program Pengelolaan Pendidikan, kegiatan Pengelolaan Pendidikan Sekolah Dasar, dengan sub kegiatan Pembangunan Rumah Dinas Kepala Sekolah/Guru/Penjaga Sekolah.
Nilai pagu anggaran tercatat sebesar Rp200.100.000, dengan HPS Rp199.951.956,52, untuk volume bangunan 40 meter persegi dan waktu pelaksanaan 45 hari kalender, lokasi proyek berada di kecamatan Tungkal ulu Desa pematang tambesu kabupaten Tanjung Jabung Barat provinsi Jambi
Pantauan di lapangan pada Senin, 22 Desember 2025, menunjukkan progres pembangunan masih berlangsung.
Namun, sejumlah warga menyampaikan kekhawatiran atas kondisi fisik bangunan, seorang warga yang diwawancarai mengaku ragu terhadap kekuatan konstruksi, terutama pada bagian struktur dinding dan pengerjaan beton yang dinilai perlu pengawasan lebih ketat.
“Kalau dilihat sepintas, kami khawatir kualitasnya, ini rumah dinas, dipakai jangka panjang, harusnya betul-betul kuat,” ujar warga setempat.
Pekerjaan ini mencakup tahapan pendahuluan, pekerjaan tanah dan pondasi, lantai, pasangan dan beton, kusen pintu dan jendela, atap dan plafon, instalasi listrik, pengecatan, hingga pekerjaan WC dan perlengkapan.
Spesifikasi juga mencantumkan kewajiban mengutamakan penggunaan bahan, peralatan, dan jasa produksi dalam negeri.
Warga berharap Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat melalui dinas terkait melakukan pengawasan intensif agar pekerjaan sesuai spesifikasi teknis dan anggaran.
Transparansi serta pengendalian mutu dinilai penting demi menjamin keselamatan dan kenyamanan penghuni rumah dinas ke depan.
Hingga berita ini diturunkan, pihak pelaksana maupun instansi teknis belum memberikan keterangan resmi terkait keluhan warga tersebut. Redaksi akan terus melakukan upaya konfirmasi lanjutan.





Komentar